Cerita Duka Ibunda Ziqri, Dalang Cilik Korban Robohnya Bangunan Walet yang Timpa Sanggar Seni - Kompas.com

Cerita Duka Ibunda Ziqri, Dalang Cilik Korban Robohnya Bangunan Walet yang Timpa Sanggar Seni

Kompas.com - 16/04/2018, 23:17 WIB
Aminah memegang foto anaknya, Muhammad Az-Ziqri (14). Ziqri menjadi salah satu korban tewas  yang tertimpa reruntuhan tembok bangunan sarang burung walet yang menimpa Sanggar Kesenian Wayang Kulit Hidayat Jati di Blok III Desa Gegesik Wetan, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon, Senin (16/4/2018).Tribun Jabar/Siti Masithoh Aminah memegang foto anaknya, Muhammad Az-Ziqri (14). Ziqri menjadi salah satu korban tewas yang tertimpa reruntuhan tembok bangunan sarang burung walet yang menimpa Sanggar Kesenian Wayang Kulit Hidayat Jati di Blok III Desa Gegesik Wetan, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon, Senin (16/4/2018).

CIREBON, KOMPAS.com - Runtuhnya dinding bangunan sarang burung walet yang menimpa bangunan Sanggar Kesenian Wayang Kulit Hidayat Jati di Blok III Desa Gegesik Wetan, Kecamatan Gegesik, Kabupaten  Cirebon, Senin (16/4/2018), mengakibatkan meninggalnya salah satu korban bernama Muhammad Az-Ziqri (14).

Anak kelas II SMPN 3 Gegesik itu adalah warga asal Blok II Desa Gegesik Wetan, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon.

Ziqri datang ke sanggar itu untuk berlatih bersama teman-temannya sekitar pukul 10.00. Dia masuk ke dalam sanggar, sedangkan teman-temannya menunggu di luar sanggar.


Saat Ziqri itulah terjadi runtuhnya dinding bangunan sarang burung walet yang menimpa bangunan sanggar tersebut.

Ziqri dan siswa lainnya tidak sempat menyelamatkan diri. Mereka sempat dibawa ke rumah sakit, tetapi jiwanya tidak tertolong.

Baca juga: Bangunan Walet Roboh dan Timpa Sanggar Seni, 7 Orang Tewas

Kemudian, Ziqri dimakamkan di Pemakaman Ki Semar, Desa Gegesik Kulon, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon, sekitar pukul 16.00.

"Saya tahunya Ziqri meninggal saat berada di rumah sakit," kata Aminah (43), ibunda Ziqri, saat ditemui ketika pemakaman Ziqri, Senin (16/4/2018) sore.

Aminah pun mulai bercerita tentang minat Ziqri terhadap kesenian wayang sembari menangis.

Waktu duduk di kelas I SMPN 3 Gegesik sekitar setahun lalu, Aminah mengatakan, Ziqri mulai menyukai wayang dan rajin berlatih di Sanggar Kesenian Wayang Kulit Hidayat Jati.

Dia berlatih langsung kepada pemilik sanggar tersebut, yaitu dalang Suherman, yang juga menjadi korban tewas dalam peristiwa itu.

Ziqri kerap datang ke sanggar tersebut untuk berlatih wayang setelah pulang sekolah.

Dia pun menjadi dalang cilik berprestasi dan menjadi juara dalam perlombaan di daerah setempat hingga tingkat nasional di Jakarta.

Kecintaan Ziqri terhadap wayang juga terlihat dari sejumlah fotonya yang sering menggunakan ikat di kepala bermotif batik megamendung.

Baca juga: Dalang Andalan dan Anaknya Pun Tewas di Sanggar Seni Tempatnya Mengabdi

 

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Dalang Cilik Ini Meninggal Tertimpa Reruntuhan Dinding, Sang Ibu Kenang Masa Hidup Anaknya



Close Ads X