Terkait Pembebasan Lahan, Jembatan Musi VI Terancam Tak Bisa Digunakan Saat Asian Games - Kompas.com

Terkait Pembebasan Lahan, Jembatan Musi VI Terancam Tak Bisa Digunakan Saat Asian Games

Kompas.com - 16/04/2018, 22:15 WIB
Jembatan Musi IVhttps://www.google.co.id Jembatan Musi IV

PALEMBANG, KOMPAS.com - Pembangunan Jembatan Musi VI yang diperuntukkan sebagai salah satu fasilitas penunjang pelaksanaan Asian Games 2018 terancam tak bisa digunakan ketika pesta olahraga itu berlangsung.

Sebab, pembebasan lahan untuk pembangunan Jembatan Musi VI yang menghubungkan antara kawasan Seberang Ulu dan Ilir sampai saat ini masih belum selesai.

Jembatan Musi VI sebelumnya direncanakan Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Selatan sebagai salah satu akses jalan alternatif yang digunakan masyarakat Seberang Ulu dan Ilir ketika Asian Games. Sebab, Jembatan Ampera yang selama ini digunakan akan ditutup untuk masyarakat umum dan dikhususkan sebagai akses jalan para atlet pada Asian Games nanti.


Pejabat Pembuat Komite (PPK) Jembatan Musi VI Joko Saputra mengatakan, penyelesaian jembatan Musi VI diperkirakan membutuhkan wakttu selama lima bulan ke depan. Hingga saat ini, progres pembangunan itu baru mencapai 61,578 persen.

Baca juga: Polri Ingin Pangkas Waktu Tempuh dari Penginapan ke Venue Asian Games

“Untuk pembangunan konstruksi jembatan tak ada masalah, memang sampai sekarang terkendala di pembebasan lahan. Sampai saat ini lahan di Sebrang Ilir dan Ulu masih belum bebas, belum tahu kapan selesainya pembebasan lahan ini,” kata Joko, Senin (16/4/2018).

Luas lahan untuk pembangunan Jembatan Musi VI pun masih sekitar 300 meter di kawasan Seberang Ilir dan 200 meter di Seberang Ulu yang harus membebaskan 45 rumah warga.

Pengerjaan Jembatan Musi VI pun sekarang difokuskan pada pembersihan lantai bentang tengah. Lalu nantinya akan dilanjutkan pengecoran lantai P6, P7, P8, P9, dan P10, sedangkan P11 belum bisa dikerjakan karena lahannya belum bebas.

"Secara kontrak, pembangunan Jembatan Musi VI ini selesai sampai akhir Desember 2018. Jadi kalau sampai batas waktu tersebut pembangunannya belum selesai maka dibuat kontrak baru lagi,” ujar Joko.

Baca juga: Asian Games di Palembang Dihantui Bencana Kabut Asap


Terkini Lainnya


Close Ads X