Masalah “Stunting” Saat Debat Pilkada Jatim, Puti Mengaku Tidak Sebut Nama Anak Balita yang Dimaksud

Kompas.com - 16/04/2018, 21:23 WIB
Kondisi rumah salah satu warga yang berada di Desa Kayen, Kecamatan Karangan, Trenggalek, yang menjadi obyek perdebatan sengit antara calon wakil gubernur Jawa Timur Emil Dardak dengan Puti Guntur pada debat Pilkada Jatim, minggu lalu. Slamet WidodoKondisi rumah salah satu warga yang berada di Desa Kayen, Kecamatan Karangan, Trenggalek, yang menjadi obyek perdebatan sengit antara calon wakil gubernur Jawa Timur Emil Dardak dengan Puti Guntur pada debat Pilkada Jatim, minggu lalu.

TRENGGALEK, KOMPAS.com - Debat Pilkada Jawa Timur beberapa waktu lalu menjadi topik pembahasan utama di berbagai kalangan masyarakat maupun media sosial.

Dalam debat itu terlihat dua calon wakil gubernur Jawa Timur, Emil Dardak dan Puti Guntur Soekarno, terlibat dalam perdebatan sengit membahas masalah stunting yang terjadi di wilayah kepemimpinan Emil Dardak, yakni Trenggalek, tepatnya di Desa Kayen, Kecamatan Karangan.

Akibatnya, bermacam reaksi dari masyarakat bermunculan dan menjadi perdebatan ringan antar-pendukung masing-masing calon, utamanya di Trenggalek, Jawa Timur.

Dalam keterangan yang disampaikan oleh Ketua Ranting PDI-P Desa Kayen, Siswanto, kepada Kompas.com, saat debat Pilkada Jawa Timur minggu lalu, Puti tidak pernah menyebut nama anak balita penderita gizi buruk yang terjadi di Desa Kayen, Kecamatan Karangan, Trenggalek.

“Kami perlu mengingatkan bahwa Mbak Puti tidak pernah menyebut nama balita penderita gizi buruk,” kata Siswanto, Senin (16/4/2018). 

Baca juga: Keluarga Anak Balita yang Jadi Bahan Debat Emil dan Puti Kena Bully

Ia melanjutkan, ketika berkunjung ke salah satu anak balita di Desa Kayen pada 2 April 2018, cawagub nomor 2 itu juga tidak membeberkan jati diri keluarga berikut kondisi anak balitanya. Namun, sebatas menanyakan terkait masalah stunting yang terjadi di desa itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Mbak Puti memegang teguh etika moral. Mengungkap jati diri seseorang berikut kondisi yang dialami, tanpa izin yang bersangkutan (penderita gizi buruk), secara moral tidak tepat,” ujar Siswanto.

Puti mengunjungi Desa Kayen karena media massa sebelumnya memberitakan bahwa Trenggalek masuk 100 kabupaten stunting (desa miskin dan gizi buruk). Di Trenggalek ada 10 desa, salah satunya di Desa Kayen.

“Dalam kunjungan itu, warga mengeluhkan fasilitas MCK (mandi, cuci, kakus), yang mendesak diperhatikan pemerintah,” ucap Siswanto.

PDI-P, kata Siswanto, perlu meluruskan fakta itu karena menjadi bagian dari koalisi empat parpol yang mengusung Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno.

Dia mengharapkan orang yang belum melihat secara detail video debat Pilkada Jatim agar melihat dulu tayangan tersebut yang sudah banyak terdapat di media sosial.

“Video debat bisa diputar ulang. Mbak Puti tidak menyebut nama sampai hari ini,” tutur Siswanto.

Baca juga: Dalam Debat Pertama Pilgub Jatim, Puti dan Emil Adu Argumen soal Gizi Buruk

Kompas TV Gus Ipul - Puti menjanjikan pemerataan pembangunan di segala bidang dan menambah alokasi dana untuk daerah tertinggal.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.