Jadi Korban Penipuan Abu Tours, Nenek 70 Tahun Alami Depresi - Kompas.com

Jadi Korban Penipuan Abu Tours, Nenek 70 Tahun Alami Depresi

Kompas.com - 16/04/2018, 18:16 WIB
Sitti Bunayya dengan pandangan kosong sambil mengenakan jilbab yang rencananya akan dipakai saat beribadah umrah.KOMPAS.com/Chermanto Tjaombah Sitti Bunayya dengan pandangan kosong sambil mengenakan jilbab yang rencananya akan dipakai saat beribadah umrah.

MAKASSAR, KOMPAS.com - Akibat kecelakaan yang dialaminya pada tahun 2016 saat namanya tercatat dalam kuota haji 2016, Sitti Bunayya (70) kemudian mengalihkan dana yang awalnya diniatkan untuk berangkat haji menjadi biaya umrah melalui biro perjalanan Abu Tours.

Mengingat kondisi kesehatan ibunya akibat termakan usia, Cece Nurjihad yang bekerja sebagai tukang jahit dengan penghasilan tidak tetap akhirnya mendaftarkan diri untuk mendampingi ibunya, Sitti Bunayya, dengan meminjam sejumlah uang kepada keluarga.

Meski telah menyetor Rp 34 juta dan dijadwalkan berangkat pada 14 Februari 2018, tetapi hingga saat ini keduanya belum diberangkatkan.

Kasus yang menjerat Abu Tours dan memosisikan keduanya menjadi korban sebenarnya telah diketahui Cece, tetapi dia berusaha menyembunyikan hal itu kepada ibunya.

Hingga pada suatu hari, Bunayya pun mempertanyakan perihal pemberangkatannya yang beberapa kali mengalami penundaan.

Baca juga: Korban Tak Mengira Abu Tours Menipu karena Harga Paket Umrah Dinilai Wajar

Saat disampaikan bahwa dirinya menjadi salah satu korban, Bunayya pun menangis dan mulai saat itu kerap mengangkat-angkat kopernya dalam rumah.

Kondisi ini pun memaksa keluarga untuk menyembunyikan koper tersebut di dalam kamar agar tidak menambah kondisi kesedihan Bunayya.

Meski masih dapat mengendalikan diri, Bunayya sesekali membaca bacaan Talbiyyah atau doa-doa yang ada dalam buku panduan umrah.

“Itu koper kami sembunyikan di kamar karena kalau tidak, selalu diangkat angkat seperti orang sudah mau berangkat umrah," ujar Cece.

Bahkan setiap kali melihat orang baru yang datang berkunjung ke rumahnya, Bunayya kerap menanyakan tentang uang setorannya tersebut.

“Mana uangku?” tanya Bunayya sambil menunjuk ke arah agennya yang berkunjung ke rumahnya, Senin (16/4/2018).

Baca juga: Tak Berangkatkan Jemaah Umrah, Bos Abu Tours Kembali Dilaporkan ke Polisi

Bunayya yang menjanda setelah suaminya meninggal dunia saat Cece masih berusia 3 bulan kini hanya menumpang di rumah saudara perempuannya di Jalan Karaeng Patingalloa Nomor 23, Kecamatan Biringkanaya, sekitar perlimaan Bandara Sultan Hasanuddin, Kota Makassar.

Saat ini, Cece yang hanya mengandalkan penghasilan dari menjahit berharap dia dan ibunya segera diberangkatkan untuk melaksanakan umrah dengan harapan dapat mendampingi ibunya ke Baitullah sebelum ajal menjemputnya kelak.



Close Ads X