Jenazah Pendaki Asal Slovakia yang Hilang di Gunung Merbabu Dikremasi - Kompas.com

Jenazah Pendaki Asal Slovakia yang Hilang di Gunung Merbabu Dikremasi

Kompas.com - 16/04/2018, 13:08 WIB
Basarnas bersama tim SAR gabungan mengevakuasi jasad Andrey Voytech (39), pendaki berkewarganegaraan Slovakia (awalnya diberitakan Selandia Baru) yang hilang di Gunung Merbabu, Sabtu (7/8/2018).Basarnas Jateng Basarnas bersama tim SAR gabungan mengevakuasi jasad Andrey Voytech (39), pendaki berkewarganegaraan Slovakia (awalnya diberitakan Selandia Baru) yang hilang di Gunung Merbabu, Sabtu (7/8/2018).

SEMARANG, KOMPAS.com - Andrey Voytech, pendaki asing asal Slovakia yang ditemukan tewas saat mendaki di Gunung Merbabu, Jawa Tengah, akhirnya dikremasi, Senin (16/4/2018) pagi tadi.

Jenazah Andrey dikremasi di Krematorium Kedungmundu, Kota Semarang, tanpa dihadiri anggota keluarganya.

Proses kremasi diwakili oleh anggota Basarnas Jawa Tengah, Rindang Krisnavianto yang diberi surat kuasa dari pihak keluarga.

Namun demikian, teman Andrey selama tinggal di Indonesia bernama Sistha Amina Verdiani, datang untuk melepas jenazahnya.

Rindang mengatakan, pihaknya mendapat surat kuasa langsung berbahasa Slovakia. Surat itu merupakan tindak lanjut atas komunikasi intensif dari Basarnas kepada pihak keluarga.

Baca juga : Hilang Sepekan, Pendaki Asal Slovakia Ditemukan Tewas di Gunung Merbabu

Sejak dinyatakan hilang, Basarnas terus mengabarkan kepada keluarga terkait progres pencariannya. Setelah mendapat kuasa, Rindang kemudian mengurus berbagai hal berkaitan dengan jenazah hingga proses kremasi.

"Permintaan keluarga agar jenazahnya dikremasi. Nanti abunya dibawa ke Slovakia," ujar Rindang.

Di sela proses kremasi itu, Rindang pun menyempatkan untuk melakukan video call dengan pihak keluarga untuk mengikuti prosesi kremasi.

Usai dikremasi, seluruh barang beserta abu jenazah Andrey nantinya diserahkan ke Kedutaan Besar Slovakia di Jakarta.

"Nanti dikoordinasikan dengan keduataan, mungkin butuh beberapa waktu," katanya.

Baca juga : Kawanan Monyet Mengerumuni Jasad Pendaki Asal Slovakia yang Hilang di Gunung Merbabu

Andrey Voytech ditemukan meninggal dunia oleh tim pencari pada Sabtu (7/4/2018) lalu. Andrey ditemukan di sungai karena terjatuh dari tebing setinggi 13 meter.

Setelah dievakuasi, jenazah sempat dibawa ke RS Bhayangkara Semarang, lalu disimpan di RS Kariadi Semarang.

Terkini Lainnya

Tim Prabowo-Sandiaga: Wajar Kepuasan terhadap Pemerintah Menurun

Tim Prabowo-Sandiaga: Wajar Kepuasan terhadap Pemerintah Menurun

Nasional
Viral, Pengungsi Gempa Sulteng di Mamboro Ketakutan Suara Hantu Pokpok

Viral, Pengungsi Gempa Sulteng di Mamboro Ketakutan Suara Hantu Pokpok

Regional
Trump Ingin Bertemu Putin di Peringatan Gencatan Senjata PD I

Trump Ingin Bertemu Putin di Peringatan Gencatan Senjata PD I

Internasional
4 Fakta Baru Kasus Ahmad Dhani, Permohonan Cekal hingga Mangkir Pemeriksaan

4 Fakta Baru Kasus Ahmad Dhani, Permohonan Cekal hingga Mangkir Pemeriksaan

Regional
Viral, Siswi SMK Karanganyar Jualan Cilok Pakai Baju Seragam

Viral, Siswi SMK Karanganyar Jualan Cilok Pakai Baju Seragam

Regional
Kerugian Prabowo-Sandiaga akibat Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet

Kerugian Prabowo-Sandiaga akibat Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet

Nasional
Warga Minta Uang Kompensasi Bau Dinaikkan, Anggota DPRD Bekasi Desak PKS Bantergebang Dievaluasi

Warga Minta Uang Kompensasi Bau Dinaikkan, Anggota DPRD Bekasi Desak PKS Bantergebang Dievaluasi

Megapolitan
Selamat dari Gempa Palu, Atlet Paralayang Singapura Tewas di India saat Beraksi

Selamat dari Gempa Palu, Atlet Paralayang Singapura Tewas di India saat Beraksi

Internasional
Cerita Ma'ruf Amin Dapat Senjata Tradisional Setiap ke Daerah

Cerita Ma'ruf Amin Dapat Senjata Tradisional Setiap ke Daerah

Nasional
Trump Sebut Upaya Tutupi Pembunuhan Khashoggi sebagai Aksi Terburuk

Trump Sebut Upaya Tutupi Pembunuhan Khashoggi sebagai Aksi Terburuk

Internasional
Cerita Katon Bagaskara, dari Seniman Menuju ke Parlemen

Cerita Katon Bagaskara, dari Seniman Menuju ke Parlemen

Nasional
Masuk Zona Merah Rawan Bencana, Bengkulu Butuh Banyak Alat Deteksi Tsunami

Masuk Zona Merah Rawan Bencana, Bengkulu Butuh Banyak Alat Deteksi Tsunami

Regional
Berita Populer: Perintah Bunuh Khashoggi via Skype, hingga Jembatan Terpanjang Dunia

Berita Populer: Perintah Bunuh Khashoggi via Skype, hingga Jembatan Terpanjang Dunia

Internasional
Wali Kota Pekanbaru Jelaskan Soal Pernyataan Dukungannya ke Jokowi kepada Bawaslu

Wali Kota Pekanbaru Jelaskan Soal Pernyataan Dukungannya ke Jokowi kepada Bawaslu

Regional
Proses Pemilihan Cawagub DKI Tanpa Perkembangan Berarti

Proses Pemilihan Cawagub DKI Tanpa Perkembangan Berarti

Megapolitan

Close Ads X