"Saya Kira Seorang Jenderal Tidak Mau Turun ke Tengah Sawah..." - Kompas.com

"Saya Kira Seorang Jenderal Tidak Mau Turun ke Tengah Sawah..."

Kompas.com - 16/04/2018, 09:43 WIB
Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 2 Tubagus Hasanuddin atau akrab disapa Kang Hasan menemui para petani di Indramayu dan ikut serta memanen padi (ngarit) di sawah bersama para petani.KOMPAS.com/Putra Prima Perdana. Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 2 Tubagus Hasanuddin atau akrab disapa Kang Hasan menemui para petani di Indramayu dan ikut serta memanen padi (ngarit) di sawah bersama para petani.

INDRAMAYU, KOMPAS.com - Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 2 Tubagus Hasanuddin atau akrab disapa Kang Hasan menemui para petani di Indramayu. Tanpa segan, Hasan pun ikut serta memanen padi (ngarit) di sawah bersama para petani.

Hal tersebut ia lakukan pada kegiatan Syukuran Panen Rendengan di Desa Tugu, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, Minggu (15/4/2018) kemarin.

Aksi Hasan mengundang decak kagum para petani. Seperti yang diungkapkan salah satu Ketua Kelompok Tani Sliyeg, Ratno. Ia menyebut Kang Hasan merakyat dan peduli terhadap nasib petani.

Kedatangan Kang Hasan pun dimanfaatkan oleh para petani untuk menyampaikan aspirasi dan keluhan perihal kesejahteraan mereka.

"Kami kira seorang jenderal tidak mau turun. Ternyata beliau langsung turun menyambangi petani ke tengah sawah pula. Kami kelompok tani bangga mempunyai calon pemimpin seperti Kang Hasan yang dekat dengan para petani," kata Ratno, Minggu sore.

Ratno menambahkan, para petani juga siap mengawal program Kang Hasan terkait ketahanan pangan melalui program Jabar Seubeuh yang akan digulirkan bersama pasangannya, calon wakil gubernur Jawa Barat Anton Charliyan.

Baca juga : Hasanudin: Dari Data Intelijen, Berita Hoaks Bukan dari Jawa Barat

Ratno berharap program Jabar Sebeuh dapat menjadi solusi bagi setiap permasalahan petani di Jawa Barat. Dia juga optimistis program tersebut mampu memakmurkan para petani di Jawa Barat khususnya di Kabupaten Indramayu.

"Program beliau tentang menjaga ketahanan pangan di Jawa Barat, akan kami dukung beserta program lainnya yang memang dekat dengan rakyat," pungkasnya.

Sementara itu, Hasan menyampaikan komitmennya terkait kepedulian terhadap petani dengan menjaga ketahanan pangan di Jawa Barat. Melalui program Jabar Seubeuh, kata dia, pemerintah akan menyubsidi para petani mulai dari pupuk, bibit, sarana pertanian, hingga irigasi demi memenuhi kebutuhan perairan lahan tani di Jawa Barat.

"Soal irigasi ini seperti kita ketahui Pak Presiden Jokowi telah mewujudkan waduk Jatigede. Ini tentu saja bisa mengairi persawahan di Majalengka, Cirebon dan Indramayu," ucapnya.

Kang Hasan menegaskan, jika nantinya terpilih menjadi pemimpin di Jawa Barat, dia akan bersinergi dengan program Jokowi dan pemerintah pusat dalam pembangunan irigasi dan pengairan di Jawa Barat.

Selain itu, dengan program Jabar Seubeuh akan memberikan solusi bagi kestabilan harga pangan yang berkeadilan baik bagi petani maupun konsumen dengan cara memangkas para spekulator.

"Pemerintah harus mengatur bagaimana caranya harga beras terjangkau oleh seluruh masyarakat tanpa harus merugikan petani," tuturnya.

Baca juga : Hasanudin Janji Selesaikan Masalah Warga Terdampak Waduk Jatigede

Melalui Jabar Sebeuh, kata Kang Hasan, hak para petani akan terlindungi serta produktivitas para petani Jawa Barat terus meningkat. Sehingga ke depan, hasil produksi tani mampu memenuhi kebutuhan pangan untuk seluruh rakyat Jawa Barat dan memakmurkan para petaninya.

"Kami perhatikan setiap aspek kebutuhan petani, mulai dari bibitnya, perairannya, hingga pupuknya. Jika itu dilakukan, Insya Allah hasil panennya melimpah, dan petani bisa menikmati panennya," tandasnya.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

WFP: Terorisme Subur Tanpa Ketahanan Pangan dan Pendidikan yang Baik

WFP: Terorisme Subur Tanpa Ketahanan Pangan dan Pendidikan yang Baik

Internasional
TKN Jokowi-Ma'ruf Persilakan Bawaslu Usut Pembelian Sabun Rp 2 Miliar

TKN Jokowi-Ma'ruf Persilakan Bawaslu Usut Pembelian Sabun Rp 2 Miliar

Nasional
Angkasa Pura II Sediakan 'Vending Machine' bagi Pengguna Bus Bandara Soekarno-Hatta

Angkasa Pura II Sediakan "Vending Machine" bagi Pengguna Bus Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Arab Saudi Akan Gelar Festival Lari Dikejar Banteng Ala Spanyol

Arab Saudi Akan Gelar Festival Lari Dikejar Banteng Ala Spanyol

Internasional
Polisi Inggris Gelar Operasi untuk Selamatkan Seekor 'Gerbil Lapar'

Polisi Inggris Gelar Operasi untuk Selamatkan Seekor "Gerbil Lapar"

Internasional
Jaksa Bantah Eksepsi Hakim Merry Purba soal Tak Punya Bukti Permulaan

Jaksa Bantah Eksepsi Hakim Merry Purba soal Tak Punya Bukti Permulaan

Nasional
Polisi Sebut 6 Tersangka Kasus Amblesnya Jalan Gubeng Surabaya

Polisi Sebut 6 Tersangka Kasus Amblesnya Jalan Gubeng Surabaya

Regional
[HOAKS] Surat Optimalisasi Pemenuhan Kebutuhan PNS oleh BKN

[HOAKS] Surat Optimalisasi Pemenuhan Kebutuhan PNS oleh BKN

Nasional
Moderator Debat Kedua Pilpres Ditentukan Jumat Besok

Moderator Debat Kedua Pilpres Ditentukan Jumat Besok

Nasional
Penyetaraan Gaji Perangkat Desa Diterapkan Paling Lambat Maret 2019

Penyetaraan Gaji Perangkat Desa Diterapkan Paling Lambat Maret 2019

Nasional
Pengendara Motor Tewas Terlindas Mobil Boks di Jalan Daan Mogot

Pengendara Motor Tewas Terlindas Mobil Boks di Jalan Daan Mogot

Megapolitan
Dijemput di Lapas Porong, Tersangka Mafia Bola Diperiksa di Mapolda Jatim

Dijemput di Lapas Porong, Tersangka Mafia Bola Diperiksa di Mapolda Jatim

Regional
Arsul Sani: Kita Sama-sama Tahu, Tahun 2014 PPP Usung Prabowo-Hatta

Arsul Sani: Kita Sama-sama Tahu, Tahun 2014 PPP Usung Prabowo-Hatta

Nasional
Kalapas Cipinang Terkesan dengan Sikap Ahok Selama Jadi Narapidana

Kalapas Cipinang Terkesan dengan Sikap Ahok Selama Jadi Narapidana

Megapolitan
Fakta di Balik Kecelakaan Maut Wakil Ketua DPRD Banjar, Sopir Mengantuk hingga Dikenal Jalur Maut

Fakta di Balik Kecelakaan Maut Wakil Ketua DPRD Banjar, Sopir Mengantuk hingga Dikenal Jalur Maut

Regional

Close Ads X