Debat Pilkada Kota Bandung, Pasangan Calon Paparkan Masalah dan Solusi

Kompas.com - 15/04/2018, 23:25 WIB
Pasangan nomor urut 1 Pilkada Kota Bandung, Nurul Arifin dan Chairul Yaqin Hidayat KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIPasangan nomor urut 1 Pilkada Kota Bandung, Nurul Arifin dan Chairul Yaqin Hidayat

BANDUNG, KOMPAS.com - Para kontestan Pilkada Kota Bandung 2018 saling memaparkan masalah pokok di Kota Bandung dalam debat publik yang kedua di Hotel Holiday Inn, Jalan Pasteur, Minggu (15/4/2018) malam.

Menurut pasangan nomor urut 1, Nurul Arifin-Chairul Yaqin Hidayat, ada sejumlah persoalan krusial di Kota Bandung. Masalah krusial itu adalah pendidikan, kemacetan, kesehatan, dan ekonomi.

Secara umum, Nurul menawarkan solusi untuk meretas empat masalah tadi. Antara lain, pendidikan inklusi dan vokasional, menambah fasilitas rawat inap di Puskesmas, dan memfasilitasi satu ambulan satu kelurahan.

"Untuk kemacetan, program jangka panjang kolaborasi dengan kepala daerah Bandung Raya, dan untuk ekonomi berbasis digitalisasi dan new economy 'Balik Bandung'," tutur Nurul Arifin.

(Baca juga: Debat Kedua Pilkada Kota Bandung, Warga Boleh Tanya Langsung ke Calon)

Sementara, pasangan nomor urut 2, Yossi Irianto-Aries Supriatna, mengurai ada lima persoalan pokok di Kota Bandung, yaitu kemacetan, banjir, ketimpangan sosial, ekonomi, dan lingkungan hidup.

Pasangan nomor urut 2 Pilkada Kota Bandung, Yossi Irianto-Aries SupriatnaKOMPAS.com/DENDI RAMDHANI Pasangan nomor urut 2 Pilkada Kota Bandung, Yossi Irianto-Aries Supriatna
Untuk masalah kemacetan, Yossi memiliki gagasan untuk melahirkan moda transportasi massal dan modern, serta smart parking.

"Paslon nomor 2 hadir untuk mengatasi banjir, bagaimana kaitan solusi pengelolaan banjir terpadu dari hulu ke hilir. Aktivasi sumur resapan dan embung-embung, sodetan dan tentu sumur retensi. Kita juga harus melakukan aktifasi revitalisasi sungai. Tak lupa memberikan edukasi masyarakat tidak buang sampah ke sungai," tutur Yossi.

Sedangkan, pasangan nomor urut 3, Oded M Danial-Yana Mulyana juga memaparkan pokok masalah di Bandung seperti kemacetan, kesenjangan ekonomi, pelayanan publik, dan tata kelola sampah.

(Baca juga: Debat Perdana Pilkada Kota Bandung Usung Tema "Lebih Dekat Lebih Akrab")

Pasangan nomor urut 3 Pilkada Kota Bandung, Oded M Danial-Yana MulyanaKOMPAS.com/DENDI RAMDHANI Pasangan nomor urut 3 Pilkada Kota Bandung, Oded M Danial-Yana Mulyana
Sebagai wakil wali kota nonaktif yang juga petahana, Oded mengataku banyak kemajuan yang telah lahir di Bandung. Namun, tak sedikit pula pekerjaan rumah yang harus dibenahi.

"Untuk macet kami akan sediakan angkutan massal yang nyaman dan terjangkau serta menata kantong parkir. Untuk banjir, kami membangun kolam retensi, revitalisasi sungai," ucap Oded.

"Kesenjangan ekonomi, kami akan mempermudah akses pekerjaan dan membuka lapangan usaha baru. Kami juga akan meningkatkan akuntabilitas pelayanan publik termasuk mempermudah prosesnya," kata dia.

Pada debat kali ini para kontestan belum bisa menjabarkan rincian masalah dan solusi detail yang diberikan lantaran keterbatasan waktu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X