Dengan Mahar 2 Ekor Ikan, Pasangan Kekasih Resmi Mengikat Janji Setia di Atas Gazebo

Kompas.com - 15/04/2018, 11:30 WIB
Setelah sekian tahun menjalin kisah asmara, Dua pasangan kekasih resmi mengikat janji setia di kantor kua Matakali Polewali mandar dengan mahar 2 ekor ikan, Jumat (13/4/2018) lalu. KOMPAS.ComSetelah sekian tahun menjalin kisah asmara, Dua pasangan kekasih resmi mengikat janji setia di kantor kua Matakali Polewali mandar dengan mahar 2 ekor ikan, Jumat (13/4/2018) lalu.

POLEWALI MANDAR, KOMPAS.COM – Sepasang kekasih yang sudah bertahun-tahun merajut kisah asmara dengan pasangannya, sepakat mengakhiri petualangan cinta mereka di Kantor KUA Matakali, Polewali Mandar, Sulawesi Barat dengan cara unik, sederhana namun tetap berlangsung sakral, Jumat Lalu (13/4/2018).

Pasangan ini, Arham dan Herna, menandai pernikahan mereka secara resmi dengan melepas dua ekor ikan bersamaan dari atas gazebo kantor KUA Matakali, yang beratapkan daun Nipa yang sejuk dan berdiri di atas kolam, persis di depan Kantor KUA Matakali Polewali Mandar.

Resepsi pernikahannya pun tak hanya dihadiri pihak keluarga kedua mempelai, namun juga Kepala Kantor Departemen Agama Hingga Wakil Ketua DPRD Polewali Mandar.

Keluarga kedua mempelai hadir memberi dukungan moril kepada kedua pasangan ini, termasuk sejumlah pejabat seperti Kepala Kantor Departemen Agama Polewali Mandar Imran K Kessa, Wakil Ketua DPRD Polewali Mandar Amiruddin dan sejumlah pejabat di kantor KUA Matakali Polewlai Mandar yang ikut memberi suport dan dukungan moril terhadap keduanya.

Setelah sekian tahun menjalin kisah asmara, Dua pasangan kekasih resmi mengikat janji setia di kantor kua Matakali Polewali mandar dengan mahar 2 ekor ikan, Jumat (13/4/2018) lalu.KOMPAS.Com Setelah sekian tahun menjalin kisah asmara, Dua pasangan kekasih resmi mengikat janji setia di kantor kua Matakali Polewali mandar dengan mahar 2 ekor ikan, Jumat (13/4/2018) lalu.

Dua ekor ikan lainnya dilepas Kakandepag dan Wakil Ketua DPRD Polman sebagai saksi pernikahan keduanya.

Kedua pasangan ini berharap, filosofi ikan yang hidup di air sejuk kelak bisa mewarnai perjalanan kehidupan rumah tangga mereka hingga langgeng dan beranak cucu.

 

Sakral dan Unik

Kepala Kantor Departemen Agama Polewali Mandar Imran K Kessa yang menikahkan kedua pasangan asal Desa Pasiang, Kecamatan Matakali, Polewali Mandar ini mengakui pernikahan kedua mempelai ini terbilang sakral dan unik karena menggunakan filosofi hidup ikan.

Imran berharap semangat memelihara ikan bisa menjadi inspirasi kedua pasangan ini untuk selalu mengedepankan sikap dan sifat saling memelihara, hingga keluarga mereka menjadi langgeng dan beranak cucu.

“Pernikahannya unik namun tetap sakral. Keduanya melepas ikan untuk menandai pernikahan mereka secara resmi, kita berharap filosopi hidup ikan kelak keluarga mewarnai kehidupan keluarga mereka untuk selalu saling mengedepankan sikap untuk saling memelihara,” katanya.

Setelah sekian tahun menjalin kisah asmara, Dua pasangan kekasih resmi mengikat janji setia di kantor kua Matakali Polewali mandar dengan mahar 2 ekor ikan, Jumat (13/4/2018) lalu.KOMPAS.Com Setelah sekian tahun menjalin kisah asmara, Dua pasangan kekasih resmi mengikat janji setia di kantor kua Matakali Polewali mandar dengan mahar 2 ekor ikan, Jumat (13/4/2018) lalu.

Imran mengajak warga dan masyarakat menikah secara gratis di kantor KUA setempat juga menjadi salah satu gerakan yang terus dikampanyekan Kementerian Agama dan kantor KUA setempat sebagai ujung tombak dalam membantu memudahkan setiap warga yang telah memenuhi ketentuan untuk menikah secara syariat yang sah dan diakui negara tanpa harus melalui prosedur yang ribet.

Wakil Ketua DPRD Polewali Mandar, Ahmad Amiruddin mengapresiasi langkah kedua pasangan pengantin ini, unik namun tetap sesuai syariat islam dan sah menurut ketentuan negara. Amiruddin juga memberi apresiasi positif terhadap program nikah gratis departemen agama yang menyediakan fasilitas gazebo yang bisa dimanfaatkan warga untuk melangsungkan pernikahan mereka.

“Menarik dan unik, ini bisa jadi momentum awal untuk mengajak warga, mari datang menikah di KUA tanpa harus ribet,” tuturnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Asyik Berswafoto di Jembatan Layang, Seorang Pemuda Tewas Terjatuh

Asyik Berswafoto di Jembatan Layang, Seorang Pemuda Tewas Terjatuh

Regional
Tak Sanggup Hidup Susah, Siswi SMP di Lombok Memutuskan Nikahi Remaja 17 Tahun

Tak Sanggup Hidup Susah, Siswi SMP di Lombok Memutuskan Nikahi Remaja 17 Tahun

Regional
Dampak Gempa M 5,9 Pangandaran, Puluhan Rumah di Tasik, Garut, hingga Ciamis Rusak

Dampak Gempa M 5,9 Pangandaran, Puluhan Rumah di Tasik, Garut, hingga Ciamis Rusak

Regional
Reaksi Keras Kapolda Riau Menyikapi Oknum Anggotanya Jadi Kurir Sabu 16 Kg

Reaksi Keras Kapolda Riau Menyikapi Oknum Anggotanya Jadi Kurir Sabu 16 Kg

Regional
5 Demonstran Penolak Omnibus Law Jadi Tersangka Perusakan Kantor DPRD Jember

5 Demonstran Penolak Omnibus Law Jadi Tersangka Perusakan Kantor DPRD Jember

Regional
Dulu Perwira Polisi, Kini Dipecat dan Disebut Pengkhianat Bangsa

Dulu Perwira Polisi, Kini Dipecat dan Disebut Pengkhianat Bangsa

Regional
10 Pegawai PLN Ponorogo Positif Covid-19 Setelah Menerima Tamu dari Surabaya

10 Pegawai PLN Ponorogo Positif Covid-19 Setelah Menerima Tamu dari Surabaya

Regional
Cegah Penularan Covid-19 di Pesantren dengan Protokol Kesehatan Ketat

Cegah Penularan Covid-19 di Pesantren dengan Protokol Kesehatan Ketat

Regional
Pemkot Batam Usulkan Pulau Pengalap Jadi KEK Pariwisata

Pemkot Batam Usulkan Pulau Pengalap Jadi KEK Pariwisata

Regional
Terlibat Judi, Oknum Kades Datangi Polisi dan Menyerahkan Diri

Terlibat Judi, Oknum Kades Datangi Polisi dan Menyerahkan Diri

Regional
Anggota DPRD Dibacok gara-gara Knalpot Bising Adiknya, Ini Kronologinya

Anggota DPRD Dibacok gara-gara Knalpot Bising Adiknya, Ini Kronologinya

Regional
Geger, Bayi Baru Lahir di Palembang Ditemukan di Tempat Sampah

Geger, Bayi Baru Lahir di Palembang Ditemukan di Tempat Sampah

Regional
Jalan Tol Trans Lampung Ditemukan Banyak Lubang dan Bergelombang

Jalan Tol Trans Lampung Ditemukan Banyak Lubang dan Bergelombang

Regional
Eks TKI Alami Gangguan Jiwa, Hidup dengan 4 Anaknya yang Kurang Gizi, Popok Sampai Berulat

Eks TKI Alami Gangguan Jiwa, Hidup dengan 4 Anaknya yang Kurang Gizi, Popok Sampai Berulat

Regional
Perahu Wisata Terbalik di Bendungan Cikoncang, Banten, 3 Orang Tewas

Perahu Wisata Terbalik di Bendungan Cikoncang, Banten, 3 Orang Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X