Korban Tewas akibat Miras di Jabar Bertambah Menjadi 61 Orang

Kompas.com - 13/04/2018, 16:21 WIB
Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto tengah memperlihatkan barang bukti sejumlah bahan dasar miras oplosan di rumah tersangka HM yang merupakan tempat produksi miras oplosan yang merenggut 41 orang warga di wilayah Kabupaten Bandung, Kamis (12/4/2018). KOMPAS.com/AGIE PERMADIKapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto tengah memperlihatkan barang bukti sejumlah bahan dasar miras oplosan di rumah tersangka HM yang merupakan tempat produksi miras oplosan yang merenggut 41 orang warga di wilayah Kabupaten Bandung, Kamis (12/4/2018).

BANDUNG, KOMPAS.com — Korban meninggal diduga akibat minuman keras bertambah menjadi tiga orang. Hal tersebut disampaikan Direktur RSUD Cicalengka Yani Sumpena yang dihubungi pada Jumat (13/4/2018). 

"Iya bertambah tiga," kata Yani saat dikonfirmasi Kompas.com soal kabar bertambahnya korban tewas akibat miras oplosan di Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Adapun ketiga korban ini datang ke Rumah Sakit Umum Daerah Cicalengka pada Kamis (12/4/2018) kemarin dalam keadaan mual dan kejang-kejang. Korban sempat mendapatkan perawatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD), tetapi tidak lama kemudian mengembuskan napas terakhir.

"Yang dua meninggal pada tanggal 12, sedang yang satu tanggal 13 (hari ini)," kata Yani.


Dengan bertambahnya tiga orang meninggal tersebut, korban miras di RSUD Cicalengka bertambah menjadi 34 orang. Adapun jumlah total korban tewas akibat miras di Kabupaten Bandung menjadi 44 orang.

Baca juga: Miras Oplosan Mematikan, 91 Orang Meninggal di Jakarta, Bekasi, hingga Bandung

Sebelumnya diberitakan, Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto menyebut korban tewas akibat minuman keras (miras) oplosan di Jabar total seluruhnya menjadi 58 orang. Namun, dengan bertambahnya tiga orang korban meninggal di wilayah Cicalengka, korban miras di Jabar mencapai 61 orang.

Dengan demikian, rincian saat ini korban meninggal akibat miras terdiri dari 44 orang di wilayah Kabupaten Bandung, 7 orang di Kota Bandung, 7 orang di Sukabumi, 2 orang di Cianjur, dan 1 orang di Ciamis.

Menurutnya, korban di masing-masing wilayah ini tidak ada kaitannya dengan miras ginseng di Cicalengka, seperti halnya di Kabupaten Sukabumi, Cianjur, dan Ciamis. 

"Mereka (korban) ini meracik sendiri, minum sendiri, mabuk, dan akhirnya meninggal," ujar Agung.

Baca juga: Korban Tewas Akibat Miras Oplosan di Jabar Jadi 58 Orang

Namun, pihaknya menduga ada korelasi miras di wilayah Cicalengka dengan Kota Bandung. Sebab, miras minola ginseng ini ditemukan persis dengan miras yang dikonsumsi korban meninggal di Kota Bandung.

"Ada korelasi itu antara Kota Bandung dan Cicalengka. Di Polrestabes kalau melihat barang bukti (miras) dan warung mirip, ada indikasi ini didistribusikan ke wilayah Bandung," ujar Agung.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X