Ruangan Rapat Disperindag Bandung Barat Disegel Sejak Kemarin

Kompas.com - 11/04/2018, 13:18 WIB
Salah satu ruangan di dalam  Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bandung Barat disegel sejak Selasa (10/4/2018) kemarin. KOMPAS.com/Putra Prima PerdanaSalah satu ruangan di dalam Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bandung Barat disegel sejak Selasa (10/4/2018) kemarin.

BANDUNG, KOMPAS.com - Salah satu ruangan di dalam Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bandung Barat disegel sejak Selasa (10/4/2018).

Di pintu ruang yang dimanfaatkan sebagai ruang rapat tersebut terpampang kertas segel berwarna merah bertuliskan 10 April 2018. Tidak ada logo Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) pada segel merah putih tersebut.

Penyegelan diduga terkait penangkapan sejumlah pejabat dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat.

“Iya, satu ruangan ini disegel tim penyidik,” kata Kepala Bagian Humas Pemerintah Kabupaten Bandung Barat Hari Mustika saat ditemui di kantor Diseperindag Kabupaten Bandung Barat, Ngamprah, Bandung Barat, Rabu (11/4/2018).

(Baca juga : Bupati Bandung Barat Jalani Kemoterapi, KPK Minta Dokter Profesional )

Sementara itu, Kepala Bidang Perindustrian Non Agro, Nina Saadah mengatakan, dirinya tidak mengetahui kapan stiker segel dipasang. Sepengetahuannya, ruangan tersebut masih di pakai untuk rapat kemarin.

"Jam 9.30 WIB hingga 11.30 WIB rapat bidang perindustrian dipimpin Kepala Disperindag Weti Lembanawati, setelah itu bidang perdagangan. Saya sudah keluar," jelasnya.

Menurutnya, pegawai Disperindag tak mengira jika segel itu sungguhan. Saat diketahui pukul 14.00 WIB sudah terpasang stiker segel tersebut.

"Saya kira hanya main-main saja disegel, pegawai juga gak ngeh," tandasnya.

(Baca juga : Pemkab Bandung Barat Benarkan Sejumlah Kepala Dinas Diamankan KPK )

Diberitakan sebelumnya, Kepala Bagian Humas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat Hari Mustika membenarkan jika sejumlah Kepala Dinas di lingkungan Pemkab Bandung Barat ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.

“Informasi iya, memang ada (kepala dinas) yang diamankan. Jumlahnya belum ada yang bisa menjawab pasti,” ujar Hari saat ditemui di Kantor Pemkab Bandung Barat, Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (11/4/2018).

Meski demikian, Hari juga belum bisa membeberkan siapa saja kepala dinas di lingkungan Pemkab Bandung Barat yang diamankan. Salah satu yang santer terdengar adalah kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Sebab, kepala dinas tersebut tidak hadir di ruangannya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembuangan Limbah Pabrik di Jalanan Cianjur Berpotensi Mencemari DAS Citarum

Pembuangan Limbah Pabrik di Jalanan Cianjur Berpotensi Mencemari DAS Citarum

Regional
Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Regional
Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Regional
Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Regional
KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

Regional
Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Regional
'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X