Tiga Pria di Kota Bandung Tewas Seusai Tenggak Miras Oplosan

Kompas.com - 09/04/2018, 16:44 WIB
Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto dan Kapolrestabes Bandung Kombes Hendro Pandowo tengah merilis sitaan miras ginseng di Kota Bandung, Senin (9/8/2018). ada sekitar 3000 botol miras ginseng dan 25 galon miras berhasil disita Polrestabes Bandung dan Jajaran. KOMPAS.com/AGIE PERMADIKapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto dan Kapolrestabes Bandung Kombes Hendro Pandowo tengah merilis sitaan miras ginseng di Kota Bandung, Senin (9/8/2018). ada sekitar 3000 botol miras ginseng dan 25 galon miras berhasil disita Polrestabes Bandung dan Jajaran.

BANDUNG, KOMPAS.com — Minuman keras oplosan tidak hanya memakan korban jiwa di Cicalengka, tetapi juga di Kota Bandung.

Tiga pria tewas pada Minggu (8/4/2018) setelah menenggak miras jenis minola ginseng.

Ketiga orang tersebut adalah Dadang Setiawan (45), Yeye (60), dan Rohendi (43) yang merupakan warga Kelurahan Sekejati, Kecamatan Buah Batu, Kota Bandung.

“Selain di Cicalengka, juga ada di wilayah Polrestabes Bandung, ada tiga korban meninggal,” kata Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto di Mapolrestabes Bandung, Senin (9/4/2018).

Baca juga: Korban Tewas akibat Miras Oplosan di Bandung Jadi 15 orang

Agung menjelaskan, ketiga pria tersebut menenggak miras oplosan yang dinamakan minola ginseng.

“Ini menamakan ginseng kemudian dioplos dengan obat batuk Komik dan Autan,” katanya.

Saat ini, pihak kepolisian tengah menyelidiki kandungan dalam miras tersebut.

Sementara itu, Kapolrestabes Bandung Kombes Hendro Pandowo menjelaskan, ketiga korban tersebut menenggak miras oplosan pada Sabtu (7/4/2018) di Jalan Rancabolang Barat, Buah Batu.

Baca juga: 12 Orang di Bandung Tewas Usai Tenggak Miras Oplosan Jenis Ginseng

Seusai menenggak miras, korban merasa sakit badan dan kejang-kejang. Korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawat. Setelah sehari perawatan, polisi mendapatkan laporan ketiganya meninggal pada Minggu (8/4/2018).

“Satu hari dirawat, ketiganya meninggal. Kami turut berdukacita atas kasus tersebut," katanya.

Kompas TV Para korban rata-rata mengalami pusing mula dan gangguan sesak nafas.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Akibat Hujan Deras di Tanjung Raya Agam, 1 Tewas, 13 Rumah Rusak, Akses Jalan Lumpuh

Akibat Hujan Deras di Tanjung Raya Agam, 1 Tewas, 13 Rumah Rusak, Akses Jalan Lumpuh

Regional
Buntut Konflik Tanah di Flores Timur: Polisi dan Istri Disandera, Rumah Rohaniawan Dirusak, 7 Orang Ditangkap

Buntut Konflik Tanah di Flores Timur: Polisi dan Istri Disandera, Rumah Rohaniawan Dirusak, 7 Orang Ditangkap

Regional
Derita Nenek Theresia, Tinggal di Gubuk Bekas Toilet Warga Tanpa Listrik

Derita Nenek Theresia, Tinggal di Gubuk Bekas Toilet Warga Tanpa Listrik

Regional
Ketika Trayek Angkot di Tasikmalaya Jadi Istilah Transaksi Narkoba

Ketika Trayek Angkot di Tasikmalaya Jadi Istilah Transaksi Narkoba

Regional
Jenazah Tersangka Teroris Abu Alfat Dimakamkan di Medan, Sang Ibu Tak Sanggup Turun dari Mobil

Jenazah Tersangka Teroris Abu Alfat Dimakamkan di Medan, Sang Ibu Tak Sanggup Turun dari Mobil

Regional
Pabrik Sepatu Hengkang ke Jateng, Pengangguran Berpotensi Naik hingga Gubernur Banten Janjikan Investasi Baru

Pabrik Sepatu Hengkang ke Jateng, Pengangguran Berpotensi Naik hingga Gubernur Banten Janjikan Investasi Baru

Regional
Franz Magnis Suseno: Negara Harus Intoleran terhadap Intoleransi

Franz Magnis Suseno: Negara Harus Intoleran terhadap Intoleransi

Regional
Fakta Sidang Suap Bupati Muara Enim: Minta Mobil Lexus, Wakil Bupati dan 22 Anggota DPRD Ikut Terlibat

Fakta Sidang Suap Bupati Muara Enim: Minta Mobil Lexus, Wakil Bupati dan 22 Anggota DPRD Ikut Terlibat

Regional
[POPULER NUSANTARA] Cerita di Balik Perjuangan Hidup Dewi | 10 Pabrik Sepatu Pilih Hengkang ke Jateng

[POPULER NUSANTARA] Cerita di Balik Perjuangan Hidup Dewi | 10 Pabrik Sepatu Pilih Hengkang ke Jateng

Regional
Korban Robohnya Aula SMKN 1 Miri Dapat Bantuan Pengobatan dari Pemkab Sragen

Korban Robohnya Aula SMKN 1 Miri Dapat Bantuan Pengobatan dari Pemkab Sragen

Regional
Waspada, 'The Silent Killer' Penurunan Muka Tanah Ancam Wilayah Semarang

Waspada, "The Silent Killer" Penurunan Muka Tanah Ancam Wilayah Semarang

Regional
Fakta Pria 70 Tahun Ditemukan Tewas di Balikpapan, Diduga Korban Pembunuhan hingga Masih Diselidiki

Fakta Pria 70 Tahun Ditemukan Tewas di Balikpapan, Diduga Korban Pembunuhan hingga Masih Diselidiki

Regional
Batal Jadi Pembicara di Seminar Sesko TNI, Menhan Prabowo Rapat Terbatas dengan Presiden

Batal Jadi Pembicara di Seminar Sesko TNI, Menhan Prabowo Rapat Terbatas dengan Presiden

Regional
Dituding Rugikan Mitra Individu, Grab dan PT TPI Jalani Sidang di KPPU Medan

Dituding Rugikan Mitra Individu, Grab dan PT TPI Jalani Sidang di KPPU Medan

Regional
Ini Reaksi Umar Patek Saat Istrinya Resmi Jadi WNI, Tanda Cinta 'Saranghae' hingga 2,5 Tahun Menunggu

Ini Reaksi Umar Patek Saat Istrinya Resmi Jadi WNI, Tanda Cinta "Saranghae" hingga 2,5 Tahun Menunggu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X