Kecelakaan KA Sancaka di Ngawi, Kedatangan Kereta Terlambat 5-10 Jam

Kompas.com - 09/04/2018, 11:48 WIB
TERBALIK--Inilah kondisi lokomotif kereta Sancaka yang terbalik pasca bertabrakan dengan truk trailer di perlintasan kereta api tanpa pintu di Desa Sambirejo, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. KOMPAS.com/PranotoTERBALIK--Inilah kondisi lokomotif kereta Sancaka yang terbalik pasca bertabrakan dengan truk trailer di perlintasan kereta api tanpa pintu di Desa Sambirejo, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.

MADIUN, KOMPAS.com - Kecelakaan kereta api Sancaka di perlintasan tanpa palang pintu di Desa Sambirejo, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, mengakibatkan kedatangan kereta mengalami keterlambatan lima hingga sepuluh jam. 

"Sampai tadi malam (8/4/2018) perjalanan KA yang melewati lokasi masih banyak mengalami kelambatan. Namun pagi ini (9/4/2018) perjalanan KA dari arah barat menuju Stasiun Madiun relatif lancar," kata Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Supriyanto kepada Kompas.com, Senin ( 9/4/2018).

Terhadap kertelambatan ini, Suprianto menjelaskan, PT KAI Daop 7 Madiun, selain memantau kondisi jalur kereta api di lokasi juga memperkuat jalur agar bisa segera dilewati perjalanan dengan kecepatan normal sesuai yang ditetapkan.

(Baca juga : Sebabkan Kecelakaan Kereta Sancaka di Ngawi, Sopir Truk Jadi Tersangka )

"KAI Daop 7 terus melakukan pemulihan kondisi jalur KA agar bisa segera dilewati perjalanan KA dengan kecepatan normal," jelas Suprianto. 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengakuan Penganiaya Pengemudi Ojol di Pekanbaru: Saya Waktu Itu Lagi Enggak Hati

Pengakuan Penganiaya Pengemudi Ojol di Pekanbaru: Saya Waktu Itu Lagi Enggak Hati

Regional
2 Beruang Berkeliaran di Permukiman Selama 3 Hari, Warga Ketakutan

2 Beruang Berkeliaran di Permukiman Selama 3 Hari, Warga Ketakutan

Regional
Pandemi Covid-19, Kerawanan Pilkada di Kabupaten Semarang Meningkat

Pandemi Covid-19, Kerawanan Pilkada di Kabupaten Semarang Meningkat

Regional
Partai Nasdem dan Gerindra Dukung Danny Pomanto di Pilkada Makassar 2020

Partai Nasdem dan Gerindra Dukung Danny Pomanto di Pilkada Makassar 2020

Regional
Belajar dari Kasus Balita Rafadan, Orang Miskin Dilarang Sakit?

Belajar dari Kasus Balita Rafadan, Orang Miskin Dilarang Sakit?

Regional
8 Destinasi Wisata Non Pendakian di Gunung Rinjani Dibuka 7 Juli 2020

8 Destinasi Wisata Non Pendakian di Gunung Rinjani Dibuka 7 Juli 2020

Regional
Tak Lagi Kantongi Izin, 14 Tempat Karaoke di Kota Tegal Nekat Beroperasi

Tak Lagi Kantongi Izin, 14 Tempat Karaoke di Kota Tegal Nekat Beroperasi

Regional
Tekan Covid-19, Jam Malam Diberlakukan di Sidoarjo, Sejumlah Jalan Ditutup

Tekan Covid-19, Jam Malam Diberlakukan di Sidoarjo, Sejumlah Jalan Ditutup

Regional
Bawa Senjata Tajam, Ratusan Warga Bongkar Paksa Peti Jenazah Covid-19 di Jeneponto, Polisi Buru Provokotor

Bawa Senjata Tajam, Ratusan Warga Bongkar Paksa Peti Jenazah Covid-19 di Jeneponto, Polisi Buru Provokotor

Regional
Pekan Depan, Polisi Periksa Legislator Penjamin Jenazah Covid-19 di Makassar

Pekan Depan, Polisi Periksa Legislator Penjamin Jenazah Covid-19 di Makassar

Regional
8 Pasien Positif di Grobogan Sembuh, 6 di Antaranya Warga Gubug

8 Pasien Positif di Grobogan Sembuh, 6 di Antaranya Warga Gubug

Regional
Suami Bunuh Pemuda yang Baru Dikenalnya Ternyata Residivis Kasus yang Sama

Suami Bunuh Pemuda yang Baru Dikenalnya Ternyata Residivis Kasus yang Sama

Regional
Puluhan Warga Datangi RS Minta Pasien Positif Corona Dipulangkan

Puluhan Warga Datangi RS Minta Pasien Positif Corona Dipulangkan

Regional
Satgas Covid-19 Diusir Saat Jemput Pasien Positif yang Kabur di Sumenep

Satgas Covid-19 Diusir Saat Jemput Pasien Positif yang Kabur di Sumenep

Regional
Mobil dengan Kaca Pecah Ditinggal Kabur Hebohkan Warga Jember

Mobil dengan Kaca Pecah Ditinggal Kabur Hebohkan Warga Jember

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X