Kompas.com - 08/04/2018, 08:38 WIB

BANDA ACEH, KOMPAS.COM - Sebanyak 20 orang anak buah kapal (ABK) yang bekerja di kapal ikan berbendera Togo, Afrika, mengaku tidak tahu bahwa mereka selama ini bekerja di sebuah kapal ikan yang sedang diburu Interpol. Para ABK itu berasal dari Jawa Barat dan Jawa Tengah dan telah 10 bulan menjadi ABK di kapal yang ditangkap TNI –AL Lanal Sabang di perairan laut Aceh, Sabtu(7/4/2018).

Kru kapal itu semuanya 30 orang. Sebanyak 10 orang lainnya merupakan warga Australia (2 orang) dan Rusia (8 orang).

“Kami sudah 10 bulan bekerja di kapal itu melalui agen resmi di Indonesia, kontraknya ada yang setahun ada yang dua tahun,” kata Santoso, salah seorang ABK kepada wartawan, Sabtu kemarin.

Baca juga : Masuk Perairan Kepri, TNI AL Amankan Kapal Ikan Berbendera Asing

Santoso mengatakan, selama 10 bulan menjadi ABK Kapal STS-50 Sea Breeze Andrey Dolgov STD No 2 itu, mereka memburu ikan di perairan laut Vetnam, Filipina, China, Korea, Jepang, Rusia, China, Monzabik, Singapura, dan Malaysia.

“Selama ini menangkap ikan di wilayah perairan Antartik. Kemarin ikannya dijual ke China, sempat juga dibawa ke Vetnam, tapi tidak bisa. Kami main di peairan saja tidak pernah bersandar” kata dia.

Masih kata Santoso, 20 ABK asal Indonesia yang bekerja di kapal itu digaji dalam mata uang dolla AS. Setelah dua bulan pertama bekerja, gaji mereka langsung ditranfer ke rekening keluarga mereka yang berada di Indonesia.

Sebanyak 20 orang anak buah kapak (ABK) asal Jawa Tengah dan Jawa Barat yang bekerja dikapal asing buronan Interpol diamankan TNI-AL Sabang, Sabtu (7/4/18)RAJAUMAR/KOMPAS.COM Sebanyak 20 orang anak buah kapak (ABK) asal Jawa Tengah dan Jawa Barat yang bekerja dikapal asing buronan Interpol diamankan TNI-AL Sabang, Sabtu (7/4/18)

“Saya 10 bulan bekerja, sudah digaji 8 kali, karena 2 bulan gaji kami ditahan sebagai jaminan oleh agen,” katannya.

Sebelum ditangkap tim WFQR Lantamal I dengan menggunkan KAL Simeulue Lanal Sabang di perairan laut Aceh, kapal ikan itu menggunakan bendera Ponte.

Baca juga : Diduga Akan Mencuri Ikan di Perairan Aceh, Kapal Asing Buronan Interpol Ditangkap

“Waktu awal saya kerja, kapal ini berbendera Ponte, kemudian bendera Togo, Afrika. (Itu) diganti saat berada di Vetnam,” katanya.

Para ABK itu masih tahan bersama barang bukti kapal di markas Lanal Sabang untuk menjalani pemeriksaan.

“Barang bukti kapal dan seluruh ABK kami amankan, termasuk 20 orang ABK Indonesia, sepertinya mereka memang tenaga kerja resmi dari agen Indonesia. Nanti setelah kami proses akan kami pulangkan ke Jawa,” kata Laksamana Muda TNI Yudo Margono, Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat, Sabtu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Atasi Dampak Kenaikan Harga BBM, Pemkot Medan Gelontorkan Subsidi untuk 900 Unit Angkot

Atasi Dampak Kenaikan Harga BBM, Pemkot Medan Gelontorkan Subsidi untuk 900 Unit Angkot

Regional
Banyak Investasi Masuk ke Jateng, Ganjar: Tingkat Layanan Kita Sangat Serius

Banyak Investasi Masuk ke Jateng, Ganjar: Tingkat Layanan Kita Sangat Serius

Regional
Tekan Inflasi di Wonogiri, Bupati Jekek Sebut Akan Buka Banyak Lapangan Pekerjaan

Tekan Inflasi di Wonogiri, Bupati Jekek Sebut Akan Buka Banyak Lapangan Pekerjaan

Regional
Pemprov Jabar Siap Tawarkan 17 Proyek Energi Terbarukan pada Gelaran WJIS 2022

Pemprov Jabar Siap Tawarkan 17 Proyek Energi Terbarukan pada Gelaran WJIS 2022

Regional
Terapkan Materi Pemahaman Wawasan Kebangsaan, Disdik Jabar Dapat Apresiasi dari Lemhannas

Terapkan Materi Pemahaman Wawasan Kebangsaan, Disdik Jabar Dapat Apresiasi dari Lemhannas

Regional
Kenduri Riau 2022 sebagai Daya Kejut Pemulihan Parekraf di Bumi Lancang Kuning

Kenduri Riau 2022 sebagai Daya Kejut Pemulihan Parekraf di Bumi Lancang Kuning

Regional
Capaian Gubernur Arizal Selama 3 Tahun Memimpin Lampung, Nilai Ekspor Tumbuh sampai Angka Kemiskinan Turun

Capaian Gubernur Arizal Selama 3 Tahun Memimpin Lampung, Nilai Ekspor Tumbuh sampai Angka Kemiskinan Turun

Regional
Pelajaran dari Tragedi Kanjuruhan

Pelajaran dari Tragedi Kanjuruhan

Regional
Jawa Barat Raih Penghargaan Provinsi Terbaik Pertama Se-Indonesia

Jawa Barat Raih Penghargaan Provinsi Terbaik Pertama Se-Indonesia

Regional
Capai 80 Juta Vaksinasi, Kang Emil Buka Bandung Bike Festival 2022

Capai 80 Juta Vaksinasi, Kang Emil Buka Bandung Bike Festival 2022

Regional
Kang Emil Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2022

Kang Emil Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2022

Regional
Sumedang Raih Penghargaan Pembangunan Terbaik Kedua Tingkat Nasional

Sumedang Raih Penghargaan Pembangunan Terbaik Kedua Tingkat Nasional

Regional
Penurunan Kemiskinan Jatim 2022 Terbaik Nasional, Khofifah Siap Tancap Gas Lagi

Penurunan Kemiskinan Jatim 2022 Terbaik Nasional, Khofifah Siap Tancap Gas Lagi

Regional
Adu Nyali Menghuni Kota Kendari

Adu Nyali Menghuni Kota Kendari

Regional
Berkat Inovasi, Bupati Jekek Sebut Wonogiri Raih PPD Kabupaten Terbaik III Nasional 2022

Berkat Inovasi, Bupati Jekek Sebut Wonogiri Raih PPD Kabupaten Terbaik III Nasional 2022

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.