Kompas.com - 08/04/2018, 07:54 WIB
Tiga pasangan calon Pilkada Kota Malang saat debat kandidat di Hotel Harris, Kota Malang, Sabtu (7/4/2018) malam. Dua calon wali kota Malang absen karena ditahan KPK akibat kasus suap. KOMPAS.com / Andi HartikTiga pasangan calon Pilkada Kota Malang saat debat kandidat di Hotel Harris, Kota Malang, Sabtu (7/4/2018) malam. Dua calon wali kota Malang absen karena ditahan KPK akibat kasus suap.

MALANG, KOMPAS.com - Debat kandidat Pilkada Kota Malang 2018 yang berlangsung Sabtu (7/4/2018) malam, terasa tidak lengkap tanpa kehadiran dua calon wali kota dari tiga pasangan yang bertarung.

Digelar di Hotel Harris, Kota Malang, debat itu tidak dihadiri oleh dua calon wali kota Malang karena ditahan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akibat terjerat kasus korupsi.

Kedua calon wali kota Malang itu adalah peserta Pilkada Kota Malang 2018 dengan nomor urut 1, anggota DPRD Kota Malang Yaqud Ananda Gudban atau Nanda; dan peserta nomor urut 2, Wali Kota Malang yang juga calon petahana, Mochamad Anton.

Nanda dan Anton menjadi tersangka dalam kasus suap pembahasan APBD-P Kota Malang Tahun Anggaran 2015. Akibatnya, debat hanya dihadiri oleh calon wakil wali kota nomor urut 1 dan 2, yaitu Ahmad Wanedi dan Syamsul Mahmud.

Lain halnya dengan pasangan nomor urut 3. Calon wali kota dan calon wakil wali kota Malang, Sutiaji - Sofyan Edi Jarwoko hadir untuk mengikuti debat kandidat.

(Baca juga: Dugaan Suap Bersamaan, Pimpinan DPRD Kota Malang Kosong Pascaditahan KPK)

Di awal debat, Wanedi menyampaikan permohonan maaf karena pasangannya tidak bisa hadir akibat menghadapi kasus hukum di KPK. Wanedi mengajak kepada masyarakat Kota Malang untuk mengedepankan asas praduga tak bersalah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Untuk itu marilah kita menghargai proses hukum dan mengedepankan asas praduga tak bersalah," kata Wanedi.

Begitu juga dengan Syamsul. Di akhir debat, ia menyampaikan bahwa pasangannya sedang menjalani proses hukum di KPK. Namun, ia meminta pendukungnya untuk tetap solid.

"Mari kita bergandeng tangan bersama untuk mewujudkan Malang sebagai kota pendidikan, Malang kota wisata, Malang kota industri," kata dia.

Tanpa isu korupsi

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Regional
Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Regional
Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Regional
Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.