Diduga Akan Mencuri Ikan di Perairan Aceh, Kapal Asing Buronan Interpol Ditangkap

Kompas.com - 07/04/2018, 22:05 WIB
30 orang Anak Buah Kapal (ABK) Kapal Asing berbendera Togo, Afrika buronan Interpol, diantaranya 2 warga negara Australia, 8 Rusia dan 20 warga Indonesia. Sabtu (07/04/18). RAJAUMAR/KOMPAS.COM30 orang Anak Buah Kapal (ABK) Kapal Asing berbendera Togo, Afrika buronan Interpol, diantaranya 2 warga negara Australia, 8 Rusia dan 20 warga Indonesia. Sabtu (07/04/18).

BANDA ACEH, KOMPAS.com - Kapal asing berbendera Togo, Afrika buronan Interpol ditangkap TNI-AL Lanal Sabang saat berada di perairan laut Aceh, Jum’at (6/4/2018) sekitar pukul 16.00.

Kapal STS-50 itu diduga akan mencuri ikan di perairan laut Aceh.

"Kapal ikan asing buronan Interpol berhasil ditangkap tim WFQR Lantamal I dengan KAL Simeulue Lanal Sabang, kemarin sore sekitar pukul 16.35," kata Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat Laksamana Muda TNI Yudo Margono kepada wartawan, Sabtu (7/4/2018).

Baca juga: TNI AL Tangkap Kapal Pencuri Ikan Buruan Interpol

Ia mengatakan, dari kapal itu juga diamankan sebanyak 30 orang anak buah kapal (ABK).

Puluhan ABK itu terdiri dari 20 warga negara Indonesia (WNI), 2 warga negara Australia, dan 8 warga negara Rusia. 

"20 warga Indonesia dari berbagai daerah di Jawa. Ada yang dari Pasuruan, Pemalang, dan Pekalongan," ujarnya. 

Baca juga: Bersihkan Tumpahan Minyak di Teluk Balikpapan, Pertamina Tambah Kapal

Kapal itu menjadi buronan Interpol karena sebelumnya melarikan diri dari China pada Mei 2016 dan Mozambik pada Februari 2017.

"Kami menerima informasi dari jalur Interpol untuk menangkap kapal itu. Seminggu lalu sudah kami lacak keberadaanya di sebelah barat laut Sumatera, dan kemarin saat melintasi perairan laut Sabang langsung ditangkap," ujar Yudo.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Ambruknya Pondok Pesantren di Cianjur, Santri Sedang Shalat Magrib, Diduga Kelebihan Beban

Fakta Ambruknya Pondok Pesantren di Cianjur, Santri Sedang Shalat Magrib, Diduga Kelebihan Beban

Regional
Polisi Periksa 5 Saksi Kasus Tewasnya Perempuan Tanpa Busana di 'Homestay' Bali

Polisi Periksa 5 Saksi Kasus Tewasnya Perempuan Tanpa Busana di "Homestay" Bali

Regional
Penumpang KM Dobonsolo Tujuan Ambon Terjatuh ke Laut, Tim SAR Masih Lakukan Pencarian

Penumpang KM Dobonsolo Tujuan Ambon Terjatuh ke Laut, Tim SAR Masih Lakukan Pencarian

Regional
Pengungsi Banjir Menginap di Kandang Ayam, Bupati Tanah Laut Sebut Mereka Tak Mau Pindah

Pengungsi Banjir Menginap di Kandang Ayam, Bupati Tanah Laut Sebut Mereka Tak Mau Pindah

Regional
Barter Tanam Hias dengan Rumah, Hidmat: Dibilang Pencitraan, Padahal Saya Bukan Politikus

Barter Tanam Hias dengan Rumah, Hidmat: Dibilang Pencitraan, Padahal Saya Bukan Politikus

Regional
Bupati Manggarai Timur Terkonfirmasi Positif Usai Rapid Test Antigen

Bupati Manggarai Timur Terkonfirmasi Positif Usai Rapid Test Antigen

Regional
DPR RI Soroti Penolakan Digitalisasi Aksara Jawa oleh Lembaga Internet Dunia

DPR RI Soroti Penolakan Digitalisasi Aksara Jawa oleh Lembaga Internet Dunia

Regional
Perempuan di Bali Tewas Tanpa Busana dan Berlumuran Darah di 'Homestay', Diduga Dibunuh

Perempuan di Bali Tewas Tanpa Busana dan Berlumuran Darah di "Homestay", Diduga Dibunuh

Regional
Banjir di Tanah Laut Kalsel Sebabkan Tanah Longsor, 5 Tewas

Banjir di Tanah Laut Kalsel Sebabkan Tanah Longsor, 5 Tewas

Regional
Bangunan Pondok Pesantren di Cianjur Ambruk, 11 Santri Terluka

Bangunan Pondok Pesantren di Cianjur Ambruk, 11 Santri Terluka

Regional
Hujan Deras, Lereng Gunung Longsor, 6 Orang di Tanah Laut Ditemukan Tewas Tertimbun

Hujan Deras, Lereng Gunung Longsor, 6 Orang di Tanah Laut Ditemukan Tewas Tertimbun

Regional
Cerita PNS Diturunkan Pangkatnya Selama 3 Tahun, Bermula Ketahuan Mabuk Ditemani LC

Cerita PNS Diturunkan Pangkatnya Selama 3 Tahun, Bermula Ketahuan Mabuk Ditemani LC

Regional
Dalam 6 Jam, Gunung Merapi Keluarkan 36 kali Guguran Lava Pijar

Dalam 6 Jam, Gunung Merapi Keluarkan 36 kali Guguran Lava Pijar

Regional
Rumah Terendam Banjir, Bayi Berusia Sehari Dievakusi Gunakan Perahu, Ibu: Tidak Bisa Lagi Bertahan

Rumah Terendam Banjir, Bayi Berusia Sehari Dievakusi Gunakan Perahu, Ibu: Tidak Bisa Lagi Bertahan

Regional
Tim SAR Lanjutkan Pencarian Korban Longsor Manado, Evakuasi dengan Cara Manual

Tim SAR Lanjutkan Pencarian Korban Longsor Manado, Evakuasi dengan Cara Manual

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X