440 Penumpang Berhasil Diselamatkan dari Kecelakaan Kereta Sancaka

Kompas.com - 07/04/2018, 16:18 WIB
TERBALIK--Inilah kondisi lokomotif kereta Sancaka yang terbalik pasca bertabrakan dengan truk trailer di perlintasan kereta api tanpa pintu di Desa Sambirejo, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. KOMPAS.com/Pranoto TERBALIK--Inilah kondisi lokomotif kereta Sancaka yang terbalik pasca bertabrakan dengan truk trailer di perlintasan kereta api tanpa pintu di Desa Sambirejo, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.

NGAWI, KOMPAS.com - 440 penumpang Kereta Api Sancaka tujuan Yogyakarta-Surabaya berhasil diselamatkan pasca bertabrakan dengan truk trailer di pelintasan kereta api tanpa pintu di Desa Sambirejo, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Jumat ( 6 / 4 / 2018)

"Total penumpang sebanyak 440 orang. Semuanya dalam kondisi selamat," ujar Kapolres Ngawi AKBP Pranatal Hutajulu kepada Kompas.com, Sabtu ( 7/4/2018) siang.

Hutajulu mengatakan, pada gelombang pertama, 150 penumpang dievakuasi menggunakan satu bus dan dua truk milik Polres Ngawi menuju Polsek Widodaren.

Baca juga: Kecelakaan Sancaka di Ngawi, KAI Sesalkan Kelalaian Pengemudi Truk


Ratusan penumpang kemudian melanjutkan perjalanan dengan bus yang sudah disiapkan PT KAI.

Pada gelombang kedua, 290 penumpang dievakuasi dengan gerbong pertolongan dari PT KAI dibawa menuju Stasiun Sragen.

ANGKAT--Alat berat mengangkat rangkaian kereta Sancaka yang keluar dari rel di Desa Sambirejo, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Sabtu ( 7/4/2018)KOMPAS.com/Pranoto ANGKAT--Alat berat mengangkat rangkaian kereta Sancaka yang keluar dari rel di Desa Sambirejo, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Sabtu ( 7/4/2018)
Hutajulu mengatakan, masih ada lima rangkaian kereta yang berada di lokasi.

Baca juga: Tabrakan Kereta Sancaka, Polisi Tangkap Sopir Trailer yang Mengaku Truknya Mogok

Lima rangkaian itu terdiri satu lokomotif yang masih melintang di rel kereta, satu gerbong pembangkit belum dievakuasi masih pada posisi melintang di atas rel, dan tiga gerbong penumpang eksekutif.

"Untuk tujuh gerbong sudah dievakuasi ke Stasiun Kedungbanteng, Sragen. Sementara truk trailer dan mobil Toyota Avanza masih di lokasi. Saat ini masih tahap perbaikan rel kereta yang rusak setelah dua gerbong penumpang diangkat," katanya. 

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

[POPULER DI KOMPASIANA] Insiden Asrama Papua | Anak (Baru) Ibu Kota | Spider-Man Lepas dari MCU

[POPULER DI KOMPASIANA] Insiden Asrama Papua | Anak (Baru) Ibu Kota | Spider-Man Lepas dari MCU

Regional
Hukuman Kebiri Kimia Belum Ada Juknis, Kejati Jatim Tunggu Petunjuk Jaksa Agung

Hukuman Kebiri Kimia Belum Ada Juknis, Kejati Jatim Tunggu Petunjuk Jaksa Agung

Regional
Sirkulasi 'Eddy' Picu Gelombang Setinggi 4 Meter di Sejumlah Wilayah

Sirkulasi "Eddy" Picu Gelombang Setinggi 4 Meter di Sejumlah Wilayah

Regional
50 Warga Dievakuasi Akibat Guguran Lava Gunung Karangetang

50 Warga Dievakuasi Akibat Guguran Lava Gunung Karangetang

Regional
Leprid Apresiasi Keberhasilan Hendi dalam Membina Ribuan UMKM

Leprid Apresiasi Keberhasilan Hendi dalam Membina Ribuan UMKM

Regional
Di Lhokseumawe, setiap Jumat Wajib Pakai Bahasa Aceh

Di Lhokseumawe, setiap Jumat Wajib Pakai Bahasa Aceh

Regional
Gubernur Bali Minta Pelindo III Stop Reklamasi di Pelabuhan Benoa

Gubernur Bali Minta Pelindo III Stop Reklamasi di Pelabuhan Benoa

Regional
Pemerkosa 9 Anak Dapat Hukuman Kebiri Kimia dan Baru Pertama di Mojokerto

Pemerkosa 9 Anak Dapat Hukuman Kebiri Kimia dan Baru Pertama di Mojokerto

Regional
Pemilik Kapal Ungkap Penyebab KM Mina Sejati Karam Pasca-pembantaian ABK

Pemilik Kapal Ungkap Penyebab KM Mina Sejati Karam Pasca-pembantaian ABK

Regional
Kasus di Asrama Mahasiswa Papua, 5 TNI Diskors dan Diseret ke Pengadilan Militer

Kasus di Asrama Mahasiswa Papua, 5 TNI Diskors dan Diseret ke Pengadilan Militer

Regional
Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Cilacap dan Kebumen, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Cilacap dan Kebumen, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Kebiri Kimia di Mojokerto, Kejaksaan Masih Mencari Rumah Sakit untuk Eksekusi Hukuman

Kebiri Kimia di Mojokerto, Kejaksaan Masih Mencari Rumah Sakit untuk Eksekusi Hukuman

Regional
2 Jenazah Ditemukan pada Mobil Terbakar, Diduga Korban Pembunuhan

2 Jenazah Ditemukan pada Mobil Terbakar, Diduga Korban Pembunuhan

Regional
Perusahaan Datangkan Kapal Cari Korban Pembantaian KM Mina Sejati

Perusahaan Datangkan Kapal Cari Korban Pembantaian KM Mina Sejati

Regional
Cuaca Buruk, Pencarian Kapal Kargo yang Hilang di Perairan Pulau Buru Dihentikan

Cuaca Buruk, Pencarian Kapal Kargo yang Hilang di Perairan Pulau Buru Dihentikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X