GP Ansor Jatim: Sukmawati Minta Maaf, Kami Diperintah Cabut Laporan

Kompas.com - 07/04/2018, 07:29 WIB
Sekretaris GP Ansor Jatim, Abid Umar Faruq KOMPAS.com/Achmad FaizalSekretaris GP Ansor Jatim, Abid Umar Faruq

SURABAYA, KOMPAS.com - Pengurus Gerakan Pemuda Ansor Nahdatul Ulama (NU) Jawa Timur mengaku mendapat intruksi untuk mencabut laporan kasus penodaan agama oleh Sukmawati di Mapolda Jatim. Perintah pencabutan itu disebut datang dari Pengurus Pusat Pemuda Ansor NU.

"Kami diperintah pengurus pusat untuk mencabut laporan di Mapolda Jatim, karena Ibu Sukmawati sudah minta maaf," kata Sekretaris Pemuda Ansor Jawa Timur, Abid Umar Faruq, Jumat (6/4/2018).

Baca juga : Polri Pastikan Kasus Sukmawati Akan Ditangani Profesional

Menurut dia, arahan yang sama datang dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang meminta laporan terhadap Sukmawati dicabut.

Sebelumnya, pengurus Ansor Jatim melaporkan salah satu putri Presiden Bung Karno itu terkait dugaan penodaan agama.

Sukmawati disebut melanggar Pasal 156 huruf a KUHPidana tentang Penodaan Agama dan atau Pasal 18 UU RI No 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis.

Dalam kesempatan yang sama, Sukmawati juga dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan penistaan agama terkait puisi berjudul "Ibu Indonesia" yang dibacakannya. 

Baca juga : Pendemo Sukmawati Membubarkan Diri, Jalan Medan Merdeka Timur Kembali Dibuka

Dua orang yang melaporkan Sukmawati yakni pengacara Denny AK, dan Ketua DPP Partai Hanura Amron Asyhari. Laporan mereka telah diterima oleh Polda Metro Jaya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemuda Tantang Polisi di Arena Sabung Ayam Ternyata Anak Anggota DPRD Toraja Utara

Pemuda Tantang Polisi di Arena Sabung Ayam Ternyata Anak Anggota DPRD Toraja Utara

Regional
Anaknya Tak Lolos PPDB SMP, Orangtua Kejar dan Cegat Mobil Kadisdik

Anaknya Tak Lolos PPDB SMP, Orangtua Kejar dan Cegat Mobil Kadisdik

Regional
Orangutan Juga Harus Dites Covid-19, Contohnya Maria...

Orangutan Juga Harus Dites Covid-19, Contohnya Maria...

Regional
68 Santri Pondok Gontor Rapid Test, Tiga Reaktif

68 Santri Pondok Gontor Rapid Test, Tiga Reaktif

Regional
Dikeroyok Koalisi Besar di Pilkada Surabaya, PDI-P Tetap Target Menang

Dikeroyok Koalisi Besar di Pilkada Surabaya, PDI-P Tetap Target Menang

Regional
Bupati Gresik: Tegas Bukan Hanya kepada Pemilik Warung, tapi Juga ke Aparatur Pemerintah

Bupati Gresik: Tegas Bukan Hanya kepada Pemilik Warung, tapi Juga ke Aparatur Pemerintah

Regional
ASN di NTT Diduga Hina Kapolsek di Medsos, Ini Akibatnya

ASN di NTT Diduga Hina Kapolsek di Medsos, Ini Akibatnya

Regional
Awal Mula Kasus Corona di Kanwil BRI Malang dari Karyawan PDP Meninggal

Awal Mula Kasus Corona di Kanwil BRI Malang dari Karyawan PDP Meninggal

Regional
Kabar Baik, 120 Pasien Positif Corona di Kalsel Sembuh dalam Sehari

Kabar Baik, 120 Pasien Positif Corona di Kalsel Sembuh dalam Sehari

Regional
Pelajar Dikeroyok Sekelompok Pesepeda, Berawal dari Pelaku Bergerombol di Jalan Raya

Pelajar Dikeroyok Sekelompok Pesepeda, Berawal dari Pelaku Bergerombol di Jalan Raya

Regional
3 Hari Jelang Deadline Jokowi, Kasus Covid-19 di Jatim Justru Naik

3 Hari Jelang Deadline Jokowi, Kasus Covid-19 di Jatim Justru Naik

Regional
Napi yang Alami Luka di Sekujur Tubuh Ternyata Dianiaya Teman Satu Sel

Napi yang Alami Luka di Sekujur Tubuh Ternyata Dianiaya Teman Satu Sel

Regional
'New Normal', 6 Kecamatan di Karawang Malah Jadi Zona Hitam

"New Normal", 6 Kecamatan di Karawang Malah Jadi Zona Hitam

Regional
Pilkada di Tengah Pandemi, Kang Emil Sarankan Pembagian Jadwal Pencoblosan

Pilkada di Tengah Pandemi, Kang Emil Sarankan Pembagian Jadwal Pencoblosan

Regional
303 Penonton Rhoma Irama Jalani 'Rapid Test' dan Hasilnya Non Reaktif

303 Penonton Rhoma Irama Jalani "Rapid Test" dan Hasilnya Non Reaktif

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X