Tanya tentang Cuti, Seorang Karyawan Dianiaya Sekuriti Perusahaan

Kompas.com - 05/04/2018, 19:19 WIB
Yoppi Oktavian (26) karyawan PT Tai Cheng Development yang berada di Kawasan Industri Sekupang, Batam, Kepulauan Riau dianiaya pihak management perusahaan, Rabu (4/4/2018) malam kemarin. KOMPAS.COM/ HADI MAULANAYoppi Oktavian (26) karyawan PT Tai Cheng Development yang berada di Kawasan Industri Sekupang, Batam, Kepulauan Riau dianiaya pihak management perusahaan, Rabu (4/4/2018) malam kemarin.

BATAM, KOMPAS.com — Hanya gara-gara bertanya tentang cuti, Yoppi Oktavian (26), karyawan PT Tai Cheng Development yang berada di kawasan Industri Sekupang, Batam, Kepulauan Riau, dianiaya pihak manajemen perusahaan, Rabu (4/4/2018) malam kemarin.

Kepada Kompas.com, Yoppi mengaku kejadian ini berawal saat dirinya mengambil cuti dua setengah hari, dari Jumat (30/3/2018) hingga Selasa (3/4/2018) (Sabtu dan Minggu libur) dan Rabu (4/4/2018) masuk kerja kembali pukul 16.00 WIB.

"Namun, saat absen sidik jari, mesin tersebut malah menolak. Saya coba beberapa kali sambil saya dokumentasikan fingerprint-nya menolak. Setelah saya isi absen harian, baru saya konfirmasi sama leader, kenapa sidik jari saya ditolak," kata Yoppi, Kamis (5/4/2018).

Mendapat laporan itu, leader-nya langsung melakukkan koordinasi ke pihak managemen dan mendapatkan keterangan, ternyata cuti Yoppi diperpanjang sampai tanggal 22 April 2018.

"Karena merasa aneh, saya memutuskan untuk menemui manajemen bersama leader. Dan, saat itulah saya ditarik dan dipaksa disuruh turun oleh pihak sekuriti," ungkap Yoppi.

"Saya sempat terjatuh karena ditarik dan ditolak, bahkan leher belakang saya terbentur meja dan tangan saya mengalami luka lecet. Saya juga ditarik-tarik untuk bangun dan didorong turun ke lantai bawah," kata Yoppi menceritakan.

Baca juga : Said Assagaff Sebut Penganiayaan terhadap Wartawan By Accident

Yoppi mengaku sangat kecewa dengan perlakuan manajemen, padahal dirinya hanya ingin mengonfirmasi terkait cutinya yang diperpanjang perusahaan hingga 22 April 2018, sedangkan sesuai pengisian form dirinya hanya mengisi cuti selama dua hari setengah.

Karena tidak mendapatkan konfirmasi, yang ada malah mendapatkan kekerasan, Yoppi langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Sekupang.

"Malam itu juga saya lakukan visum karena akibat terbentur itu saya kerap pusing. Bahkan tangan saya juga mengalami luka lecet," ujarnya.

Kapolsek Sekupang Kompol Oji Fahroji yang dikonfirmasi membenarkan adanya laporan penganiayaan yang dilakukan pihak keamanan perusahaan PT Tai Cheng Development kepada karyawannya yang ingin mempertanyakan perihal cuti kerjanya.

"Benar ada laporan tentang tindak penganiayaan, tapi masih dalam proses lidik, hasil visum juga sudah keluar menunjukkan ada luka memar di bagian tangan kanan dan pipi kiri serta leher bagian belakang," kata Oji.

Saat ini, pihaknya sudah memanggil beberapa saksi dari pihak manajemen dan korban. Bahkan pelaku juga akan dipanggil untuk dimintai keterangan perihal kasus tersebut.

"Belum ada yang ditahan, masih tahap melengkapi berita acara pemeriksaan (BAP), nanti kami akan panggil lagi saksi dan pihak manajemen perusahaan," ujar Oji.

Baca juga : KPA Dukung Proses Hukum Penganiayaan Bayi Calista Dilanjutkan

Sayangnya, pihak manajemen PT Tai Cheng enggan menemui Kompas.com yang hendak melakukan konfirmasi ke perusahaan tersebut.

"Maaf, Mas, kata pihak manajemen perusahaaan, HRD sudah tidak ada di tempat, besok saja lagi kembali ke sini," kata Nurul, sekuriti PT Tai Cheng.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Tuan Rumah Hari Aksara Internasional, Hotel di Garut Penuh

Jadi Tuan Rumah Hari Aksara Internasional, Hotel di Garut Penuh

Regional
Pemda Siapkan Bantuan untuk 1.445 Rumah Warga Bojonegoro yang Rusak

Pemda Siapkan Bantuan untuk 1.445 Rumah Warga Bojonegoro yang Rusak

Regional
Gubernur Sulbar Lupa Pakai Kacamata, Teks Pancasila Dibaca Tertukar

Gubernur Sulbar Lupa Pakai Kacamata, Teks Pancasila Dibaca Tertukar

Regional
Pengakuan Begal yang Tusuk Sopir Taksi Online 23 Kali: Saya Mau Bayar Utang Rp 1,5 Juta

Pengakuan Begal yang Tusuk Sopir Taksi Online 23 Kali: Saya Mau Bayar Utang Rp 1,5 Juta

Regional
Pemprov Kaltim Buka CPNS Lulusan SMK untuk Penyuluh Pertanian

Pemprov Kaltim Buka CPNS Lulusan SMK untuk Penyuluh Pertanian

Regional
Evaluasi Pilkada Langsung, PKB Nilai Pilkada Asimetris Lebih Rasional

Evaluasi Pilkada Langsung, PKB Nilai Pilkada Asimetris Lebih Rasional

Regional
Pemuda Cianjur Daur Ulang Kantong Kresek Jadi Paving Blok

Pemuda Cianjur Daur Ulang Kantong Kresek Jadi Paving Blok

Regional
Aksi Pelajar yang 'Prank' Jadi Pocong Berakhir Tanpa Proses Hukum

Aksi Pelajar yang "Prank" Jadi Pocong Berakhir Tanpa Proses Hukum

Regional
Terduga Teroris yang Ditangkap di Kampar Buat Tempat Persembunyian di Kebun Karet

Terduga Teroris yang Ditangkap di Kampar Buat Tempat Persembunyian di Kebun Karet

Regional
Aksi Mogok Protes Trans Jateng Berakhir, Mikrobus di Purbalingga Kembali 'Narik'

Aksi Mogok Protes Trans Jateng Berakhir, Mikrobus di Purbalingga Kembali "Narik"

Regional
Kasus Mahasiswa Unitas Palembang Tewas Saat Diksar Menwa, Polisi: Kemungkinan Tersangka Bertambah

Kasus Mahasiswa Unitas Palembang Tewas Saat Diksar Menwa, Polisi: Kemungkinan Tersangka Bertambah

Regional
Pemutaran Film 'Kucumbu Tubuh Indahku' Dihentikan Paksa di Bandar Lampung

Pemutaran Film "Kucumbu Tubuh Indahku" Dihentikan Paksa di Bandar Lampung

Regional
Bencana Angin Kencang di Bojonegoro Meluas, 1.445 Rumah Warga Rusak

Bencana Angin Kencang di Bojonegoro Meluas, 1.445 Rumah Warga Rusak

Regional
Risma Ingin Sirkuit Bung Tomo Digelar Kejuaraan Balap Internasional

Risma Ingin Sirkuit Bung Tomo Digelar Kejuaraan Balap Internasional

Regional
Satu Penumpang yang Tusuk Sopir Taksi Online 23 Kali Ditangkap

Satu Penumpang yang Tusuk Sopir Taksi Online 23 Kali Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X