Bersihkan Tumpahan Minyak, Pertamina Targetkan Hari Ini Kondisi Teluk Balikpapan Kembali Normal

Kompas.com - 05/04/2018, 10:22 WIB
Petugas dari PT Pertamina melakukan penyemprotan untuk membersihkan solar yang mengotori perairan Teluk Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu (31/3/2018). Tribun Kaltim/Fachmi RachmanPetugas dari PT Pertamina melakukan penyemprotan untuk membersihkan solar yang mengotori perairan Teluk Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu (31/3/2018).

SAMARINDA, KOMPAS.com — Masyarakat Kota Balikpapan beramai-ramai membersihkan bibir pantai di sepanjang pesisir Balikpapan selama lima hari berturut-turut setelah tragedi tumpahan minyak di Teluk Balikpapan.

Sebagai pihak yang harus bertanggung jawab, Pertamina RU V Balikpapan menargetkan hari ini Teluk Balikpapan sudah bersih dan dapat kembali berwarna biru seperti sedia kala.

Region Manager Communication and CSR Pertamina Kalimantan Yudi Nugraha mengatakan, pada hari keempat, Rabu (4/4/2018), bibir pantai di sepanjang Kota Balikpapan sudah mulai terlihat bersih. Laut sudah membiru dan nelayan-nelayan sudah mulai memancing kembali.

“Dari kemarin sudah bersih, ya, tetapi memang hari ini dibersihkan lagi yang di bagian dekat dengan rumah-rumah penduduk, kami bersihkan semua. Yang di pantai sudah bersih dan sekarang sudah bisa dilihat, anak-anak sudah mulai berenang lagi dan nelayan sudah mulai melaut lagi,” kata Yudi, Kamis (5/4/2018).

Baca juga: Pertamina Mengaku Jadi Penyebab Tumpahan Minyak di Teluk Balikpapan

Yudi menjelaskan, pembersihan yang dilakukan Pertamina menggunakan cara efektif dengan beberapa teknik pembersihan.

Di bagian pantai atau yang dekat dengan daratan dilakukan penyedotan menggunakan vacuum truck, kemudian ditampung dengan septic tank. Sementara film-film yang ada di tengah laut disemprot dengan oil spill dispersant (OSD).

“Targetnya kemarin empat hari dan hasilnya sudah lumayan. Hari ini masih tetap bersih-bersih, masyarakat dan komunitas-komunitas di Balikpapan juga turut ambil bagian menggayung secara manual di sepanjang bibir pantai. Pertamina juga terus melakukan upaya pembersihan, tumpahan minyak dikurung pakai oil boom, dikumpulkan jadi satu, lalu disedot dengan vacuum truck di kapal, lalu dikumpulkan di septic tank sementara,” ujar Yudi.

Baca juga: Berita Foto: Wajah Teluk Balikpapan karena Minyak Pertamina Tumpah

Sebelumnya, saat kejadian pada Sabtu (31/3/2018), puluhan personel langsung diturunkan oleh Pertamina untuk membersihkan dan mengikat ceceran minyak agar tidak menyebar.

Minyak yang dapat dikumpulkan kemudian dilakukan treatment sebagai limbah B3 di Pelabuhan Semayang, Jetty Pertamina, dan Kampung Atas Air Margasari.

Tidak hanya itu, Pertamina juga menurunkan personel penyelam untuk melihat kondisi bawah laut Teluk Balikpapan.

Yudi menuturkan, pihaknya tetap berupaya membersihkan semua minyak yang masih tersisa di Teluk Balikpapan.

“Kami akan terus lakukan pembersihan sampai bersih dan hari ini juga sudah bisa dilihat hasilnya,” ucapnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Perwira Polisi Bawa 16 Kg Sabu, Ditembak Saat Hendak Kabur dan Terancam Hukuman Mati

Fakta Perwira Polisi Bawa 16 Kg Sabu, Ditembak Saat Hendak Kabur dan Terancam Hukuman Mati

Regional
Hendak Lerai Keributan, Anggota DPRD Ini Malah Dibacok Warga

Hendak Lerai Keributan, Anggota DPRD Ini Malah Dibacok Warga

Regional
Klarifikasi soal Hoaks, KPU Ogan Ilir Pastikan Calon Petahana Masih Didiskualifikasi

Klarifikasi soal Hoaks, KPU Ogan Ilir Pastikan Calon Petahana Masih Didiskualifikasi

Regional
Anggota DPRD Jeneponto Dibacok, Berawal dari Masalah Knalpot Bising

Anggota DPRD Jeneponto Dibacok, Berawal dari Masalah Knalpot Bising

Regional
Usai Bertemu Calon Suami, Perempuan Ini Kehilangan Indra Penciuman, Ternyata Kena Corona

Usai Bertemu Calon Suami, Perempuan Ini Kehilangan Indra Penciuman, Ternyata Kena Corona

Regional
Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap Bawa 16 Kg Sabu, Sempat Diberondong Tembakan agar Menyerah

Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap Bawa 16 Kg Sabu, Sempat Diberondong Tembakan agar Menyerah

Regional
Awalnya untuk Usir Kebosanan, Kini Usaha Sofa Botol Plastik Andi Bisa Raup Jutaan Rupiah

Awalnya untuk Usir Kebosanan, Kini Usaha Sofa Botol Plastik Andi Bisa Raup Jutaan Rupiah

Regional
Mayat Wanita Pekerja Kafe Ditemukan di Kolam Penangkaran Buaya, Ini Dugaan Polisi

Mayat Wanita Pekerja Kafe Ditemukan di Kolam Penangkaran Buaya, Ini Dugaan Polisi

Regional
Seorang Perwira Polisi di Pekanbaru Ditangkap karena Edarkan Sabu

Seorang Perwira Polisi di Pekanbaru Ditangkap karena Edarkan Sabu

Regional
Viral, Detik-detik Polisi Tangkap Pengedar Narkoba, Diwarnai Kejar-kejaran Mobil dan Suara Tembakan

Viral, Detik-detik Polisi Tangkap Pengedar Narkoba, Diwarnai Kejar-kejaran Mobil dan Suara Tembakan

Regional
Gugus Tugas Covid-19 Klaim 70 Persen Warga Banten Patuh Protokol Kesehatan

Gugus Tugas Covid-19 Klaim 70 Persen Warga Banten Patuh Protokol Kesehatan

Regional
Kandang Ayam Kebakaran, 40.000 Ekor Ayam Hangus Terbakar

Kandang Ayam Kebakaran, 40.000 Ekor Ayam Hangus Terbakar

Regional
Banyak Layangan Dimainkan di Sekitar Bandara, Salah Satunya Tersangkut di Pesawat

Banyak Layangan Dimainkan di Sekitar Bandara, Salah Satunya Tersangkut di Pesawat

Regional
Libur Panjang Akhir Oktober, 6 Kawasan Wisata di Jateng Dijaga Ketat

Libur Panjang Akhir Oktober, 6 Kawasan Wisata di Jateng Dijaga Ketat

Regional
Pesan Terakhir Wali Kota Tasikmalaya untuk Warganya Sebelum Ditahan KPK

Pesan Terakhir Wali Kota Tasikmalaya untuk Warganya Sebelum Ditahan KPK

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X