"Mas AHY Ini Pemimpin Muda, Layak Bertarung dalam Pilpres"

Kompas.com - 04/04/2018, 18:03 WIB
AHY disambut ribuan santri di Ponpes Badriduja Kraksaan Kabupaten Probolinggo. KOMPAS.com/A FaisolAHY disambut ribuan santri di Ponpes Badriduja Kraksaan Kabupaten Probolinggo.

PROBOLINGGO, KOMPAS.com - Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY) mulai memanaskan mesin partai. AHY melakukan safari politik selama seminggu di 17 daerah di Jatim.

Salah satu konsolidasi politiknya jelang Pemilu 2019 dengan berkunjung ke Ponpes Badriduja Kabupaten Probolinggo, Rabu (4/4/2018). Di sana dia disambut bacaan shalawat dan bertemu ribuan santri dan sejumlah ulama.

“Saya kesini bersilaturahmi ke kiai dan ulama. Sekaligus berinteraksi dengan masyarakat. Komunikasi lewat teknologi kurang afdol tanpa tatap muka langsung,” tukas AHY yang mengenakan kopiah dan baju biru muda.

AHY menambahkan, selama seminggu penuh, ia akan safari politik di Jatim dengan mendatangi 17 daerah. Tujuannya, konsolidasi menyambut Pemilu.

(Baca juga : SBY Sekarang Bukan Presiden Republik Indonesia Lagi, Cuma Pensiunan Presiden )

“Mesin partai sudah harus dipanaskan. Tujuannya agar Demokrat berhasil dengan baik dalam Pemilu. Di Jawa Timur dan Kabupaten Probolinggo ada pasangan calon yang didukung Demokrat. Semoga mereka sukses jadi pemimpin,” tuturnya.

Ketua DPC Demokrat Kabupaten Probolinggo Kusnadi berharap dengan kedatangan AHY ke Kabupaten Probolinggo, bisa mendongkrak perolehan kursi di Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019.

“Mas AHY ini pemimpin muda, ganteng dan berkualitas. Layak bertarung dalam Pilpres. Semoga sukses, Mas AHY!” pungkasnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

RSU dr Slamet Garut Minta Tempat Tinggal Sementara untuk Tenaga Medis

RSU dr Slamet Garut Minta Tempat Tinggal Sementara untuk Tenaga Medis

Regional
Hadapi Corona, Ganjar Minta Desa Hidupkan Lagi Tradisi Jimpitan untuk Lumbung Pangan

Hadapi Corona, Ganjar Minta Desa Hidupkan Lagi Tradisi Jimpitan untuk Lumbung Pangan

Regional
9 Kasus Positif Covid-19 di Jayapura, Pemda Pertimbangkan Karantina Wilayah

9 Kasus Positif Covid-19 di Jayapura, Pemda Pertimbangkan Karantina Wilayah

Regional
Meski Ditolak Warga, Pasien Positif Covid-19 Tetap Dimakamkan di Lahan Pemprov Sulsel di Gowa

Meski Ditolak Warga, Pasien Positif Covid-19 Tetap Dimakamkan di Lahan Pemprov Sulsel di Gowa

Regional
Gedung Bekas Rumah Sakit di Kota Kediri Kembali Difungsikan Rawat ODP

Gedung Bekas Rumah Sakit di Kota Kediri Kembali Difungsikan Rawat ODP

Regional
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sebut Anggaran untuk Corona Sekitar Rp 200 Miliar

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sebut Anggaran untuk Corona Sekitar Rp 200 Miliar

Regional
Masker Langka dan Mahal, Alumni BLK di Pekalongan Jahit 1000 Lembar

Masker Langka dan Mahal, Alumni BLK di Pekalongan Jahit 1000 Lembar

Regional
Mayoritas Pasien Corona di RSHS Berusia 50 Tahun dan Punya Riwayat Penyakit

Mayoritas Pasien Corona di RSHS Berusia 50 Tahun dan Punya Riwayat Penyakit

Regional
Pemkot Pontianak Kucurkan Dana Rp 37 Miliar untuk Tangani Virus Corona

Pemkot Pontianak Kucurkan Dana Rp 37 Miliar untuk Tangani Virus Corona

Regional
5 Hal Penting Soal Dua Pocong yang Viral hingga Korea Selatan, Foto Tahun 2019 dan Hanya Iseng

5 Hal Penting Soal Dua Pocong yang Viral hingga Korea Selatan, Foto Tahun 2019 dan Hanya Iseng

Regional
Cegah Corona di Lapas Tegal, 57 Narapidana Dibebaskan

Cegah Corona di Lapas Tegal, 57 Narapidana Dibebaskan

Regional
KNPI Jabar Siapkan Pilot untuk Drone Penyemprot Disinfektan

KNPI Jabar Siapkan Pilot untuk Drone Penyemprot Disinfektan

Regional
ODP Covid-19 yang Meninggal Saat Hendak Melahirkan Diduga Keracunan, Bukan Positif Corona

ODP Covid-19 yang Meninggal Saat Hendak Melahirkan Diduga Keracunan, Bukan Positif Corona

Regional
Sempat Ingin Lari, Pasien Sembuh Covid-19: Saya Harus Menyelamatkan Diri, Keluarga, Masyarakat

Sempat Ingin Lari, Pasien Sembuh Covid-19: Saya Harus Menyelamatkan Diri, Keluarga, Masyarakat

Regional
Pemda DIY Siapkan Dua lokasi untuk Karantina Pasien Covid-19

Pemda DIY Siapkan Dua lokasi untuk Karantina Pasien Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X