Di Karawang, Buat Akta Kelahiran Bisa Melalui WhatsApp

Kompas.com - 04/04/2018, 13:15 WIB
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Karawang Yudi Yudiawan menunjukkan poster persyaratan pembuatan Akta Kelahiran melalui WhatsApp, Rabu (4/4/2018). KOMPAS.com/Farida FarhanKepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Karawang Yudi Yudiawan menunjukkan poster persyaratan pembuatan Akta Kelahiran melalui WhatsApp, Rabu (4/4/2018).

KARAWANG, KOMPAS.com - Membuat akta Kelahiran di Karawang kini tak perlu datang ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Pendaftaran dan pengiriman berkas bisa dilakukan melalui pesan WhatsApp.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Karawang Yudi Yudiawan mengatakan, program akta kelahiran melalui WhatsApp dibuka sejak Senin (2/4/2018). Masyarakat yang ingin membuat akta kelahiran tidak perlu datang ke Disdukcapil Karawang.

"Jadi volume orang yang datang ke Disdukcapil akan berkurang," ujar Yudi ditemui di kompleks Gedung DPRD Karawang, Rabu ( 4/4/2018).

Yudi mengatakan, persyaratan pembuatan Akta Kelahiran bisa difoto atau dipindai (scan), kemudian dikirim ke nomor WhatsApp 081293509999. Warga juga bisa menanyakan informasi dan formulir ke nomor tersebut.

"Scan atau foto persyaratan harus jelas dan bisa dibaca," katanya.

Yudi menambahkan, jika persyaratan lengkap, akta kelahiran akan diproses. Sedangkan jika belum lengkap, akan diinformasikan melalui WhatsApp.

Baca juga : Kasus Pungli Pembuatan Akta Kelahiran, Pejabat Disdukcapil Diperiksa

Kutipan Akta Kelahiran yang siap diambil, tambah Yudi, akan diinformasikan melalui WhatsApp. "Masyarakat dapat mengambil kutipan akta kelahiran dengan membawa persyaratan fisiknya," tandasnya.

Sebenarnya, Yudi berharap pembuatan Kartu Keluarga (KK) juga menggunakan sistem serupa. Hanya saja, pihaknya masih mengalami keterbatasan personel, terutama pegawai negeri sipil (PNS).

"PNS cuma ada 37," katanya.

Kartu identitas anak

Yudi mengatakan, untuk yang akan datang, anak-anak umur 0 hingga 17 tahun di Karawang akan memperoleh kartu identitas anak (KIA). Sebab, Karawang bersama enam kabupaten dan kota lainnya di Jawa Barat menjadi daerah penerapan KIA. Pasalnya, pembuatan akta kelahiran di Karawang mencapai 90 persen atau melebihi target nasional sebesar 87 persen. Jumlah anak di Kabupaten Karawang sekitar 600.000.

"Anak-anak umur 0 hingga lima tahun akan mendapat KIA tanpa foto. Sementara umur enam hingga 17 tahun, sebelum memperoleh KTP, akan memperoleh KIA berfoto," katanya.

Baca juga : Puluhan Ribu Anak di Kabupaten Semarang Belum Punya Akta Kelahiran

Ke depan, pihaknya akan berkoordinasi dengan sejumlah pihak perihal keuntungan mempunyai KIA, misalnya diskon naik kereta dan membeli buku.

Kompas TV Polres Serang Kota, membongkar jaringan pembuatan dokumen negara palsu di Serang, Banten.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Alasan Gibran Tak Langsung Tempati Rumah Dinas Usai Dilantik Jadi Wali Kota Solo

Ini Alasan Gibran Tak Langsung Tempati Rumah Dinas Usai Dilantik Jadi Wali Kota Solo

Regional
Hendak Menyeberang Jalan, Anak 11 Tahun Ditabrak Mobil Dinas Bupati Sambas, Ini Kata Polisi

Hendak Menyeberang Jalan, Anak 11 Tahun Ditabrak Mobil Dinas Bupati Sambas, Ini Kata Polisi

Regional
Ibu Muji Kembali ke Rumah yang Terbakar karena Anaknya Masih di Dalam, tapi Keduanya Tak Pernah Keluar

Ibu Muji Kembali ke Rumah yang Terbakar karena Anaknya Masih di Dalam, tapi Keduanya Tak Pernah Keluar

Regional
Lantik 17 Kepala Daerah di Jateng, Ganjar: Jabatan Ini Mandat, Tuannya Rakyat

Lantik 17 Kepala Daerah di Jateng, Ganjar: Jabatan Ini Mandat, Tuannya Rakyat

Regional
Dipanggil KPK Jelang Hari Pelantikan, Bupati Semarang Minta Penjadwalan Ulang

Dipanggil KPK Jelang Hari Pelantikan, Bupati Semarang Minta Penjadwalan Ulang

Regional
Tiba di Kepri, Ansar Ahmad dan Marlin Langsung Ikut Tepuk Tepung Tawar

Tiba di Kepri, Ansar Ahmad dan Marlin Langsung Ikut Tepuk Tepung Tawar

Regional
Pesan Khusus Gubernur Banten Saat Lantik Wali Kota Cilegon, Segera Tangani Kemaksiatan

Pesan Khusus Gubernur Banten Saat Lantik Wali Kota Cilegon, Segera Tangani Kemaksiatan

Regional
Dalam 6 Jam, Gunung Merapi Keluarkan 6 Kali Guguran Lava Pijar dan 1 Kali Awan Panas

Dalam 6 Jam, Gunung Merapi Keluarkan 6 Kali Guguran Lava Pijar dan 1 Kali Awan Panas

Regional
Hari Kedua Vaksinasi Massal di Banten, Terjadi Kerumunan Ratusan Guru Antre Disuntik

Hari Kedua Vaksinasi Massal di Banten, Terjadi Kerumunan Ratusan Guru Antre Disuntik

Regional
Suami Pembunuh Bayi 9 Bulan Tak Tahu Istrinya Selingkuh, Tak Curiga Pelaku Pamit ke Rumah Bibi

Suami Pembunuh Bayi 9 Bulan Tak Tahu Istrinya Selingkuh, Tak Curiga Pelaku Pamit ke Rumah Bibi

Regional
Tak Terima Anak Gadisnya Disebut Hamil Sebelum Menikah, Pria Ini Bacok Besannya

Tak Terima Anak Gadisnya Disebut Hamil Sebelum Menikah, Pria Ini Bacok Besannya

Regional
Polisi: Kades di Tasikmalaya Korupsi Dana Desa Rp 256 Juta untuk Perkaya Diri

Polisi: Kades di Tasikmalaya Korupsi Dana Desa Rp 256 Juta untuk Perkaya Diri

Regional
Bupati dan Wabup Trenggalek Resmi Dilantik, Nur Arifin: Kami Siap Menjalankan Amanah

Bupati dan Wabup Trenggalek Resmi Dilantik, Nur Arifin: Kami Siap Menjalankan Amanah

Regional
Pergerakan Tanah di Sindanglangu Cianjur Sebabkan Sawah Bergeser, Tiap Hari Maju Sedikit-sedikit

Pergerakan Tanah di Sindanglangu Cianjur Sebabkan Sawah Bergeser, Tiap Hari Maju Sedikit-sedikit

Regional
Diwarnai Hujan, Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Blora Berjalan Lancar dan Khidmat

Diwarnai Hujan, Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Blora Berjalan Lancar dan Khidmat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X