Tersandung Kasus Kriminal, Dua Siswa SMK Ikuti UNBK dengan Dikawal Polisi

Kompas.com - 04/04/2018, 09:33 WIB


POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com – Dua siswa SMK DDI Polewali Mandar, Sulawesi Barat, yang tersandung kasus peredaran uang palsu, yaitu ADR (19), warga Tapango; dan FR (19), warga Luyo, diperbolehkan mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) sejak Selasa (3/4/2018). 

ADR dan FR ditangkap petugas karena diduga terlibat jaringan peredaran uang palsu di Polewali Mandar. Keduanya diantar jemput ke lokasi UNBK dengan pengawalan dari aparat kepolisian. Selama mengikuti UNBK, kedua pelaku dijaga petugas di depan pintu ruangan ujian. 

Kepala SMK DDI Aladin mengatakan, sepanjang ada izin dari kepolisian dan waktu dari aparat untuk mengantar dan menjemput kedua siswanya tersebut, pihaknya mempersilakan kedua siswanya mengikuti UNBK kaena sudah ada dalam daftar peserta ujian.

Namun, pihak sekolah tidak memaksakan jika kepolisian tidak memiliki waktu untuk menjaga kedua siswa tersebut.

Baca juga: Telanjur Hamil dan Menikah, Dua Siswi di Pangkal Pinang Batal Ikut UNBK

"Karena namanya telah terdaftar sebagai peserta ujian tahun 2018, kedua siswa ini punya hak untuk ujian," kata Aladin.

Menurut Aladin, meski kedua siswanya tersebut ditangkap polisi karena diduga terlibat peredaran uang palsu, pihak sekolah memberikan perlakuan khusus kepada mereka, seperti tidak mengenakan pakaian seragam sekolah ke lokasi ujian.

Soal lulus dan tidak lulus, menurut Aladin, belum ada jaminan mereka bisa 100 persen lulus. Alasannya, guru tidak mempunyai kewenangan karena UNBK ini menggunakan sistem online, semua jawaban langsung ke pusat.

"Kalau mereka lulus, syukur alhamdulillah. Kalau tidak lulus, mau diapakan, karena banyak mata pelajaran yang mereka tidak ikuti," tutur Aladin.

Seusai mengikuti ujian, kedua pelaku kembali dikawal petugas untuk kembali ke sel tahanan di kantor polisi.

Baca juga: Tak Ada Komputer dan Internet, Ratusan Siswa Tempuh UNBK ke Kota Polman

Kompas TV Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di hari pertama berlangsung lancar, meski beberapa sekolah mengalami kekurangan fasilitas.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Regional
Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Regional
Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Regional
Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Regional
Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Regional
Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Regional
Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Regional
Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Regional
Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Regional
Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Regional
Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Regional
Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Regional
Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Regional
Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.