Karangan Bunga Belasungkawa Hiasi Rumah Duka Besan Presiden Jokowi

Kompas.com - 03/04/2018, 22:32 WIB
Karangan bunga ucapan belasungkawa berjejer di rumah duka Jalan Kutai Barat Perum Kutai Harmony 2 RT 004/ RW 016 Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Selasa (3/4/2018). KOMPAS.com/Labib ZamaniKarangan bunga ucapan belasungkawa berjejer di rumah duka Jalan Kutai Barat Perum Kutai Harmony 2 RT 004/ RW 016 Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Selasa (3/4/2018).

SOLO, KOMPAS.com - Karangan bunga ucapan belasungkawa menghiasi rumah duka besan Presiden Jokowi, Didit Supriyadi, di Jalan Kutai Barat Perum Kutai Harmony 2 RT 004/ RW 016 Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Selasa (3/4/2018).

Pantauan Kompas.com, karangan bunga ucapan belasungkawa berjejer di jalan tak jauh dari rumah duka.

Pantauan Kompas.com, pengirim karangan bunga berasal dari berbagai instansi. Mulai dari Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, KSAU Marsekal TNI Yuyu Sutisna, Waka Polri Komjen Pol Syafruddin.

Kemudian Kepala BIN Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan, Waka BIN Letjen TNI (Purn) Teddy Lhaksmana, Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Polri Komjen Pol Lutfi Lubihanto.

(Baca juga : Besan Presiden Jokowi di Solo Meninggal Dunia )

Lalu Graha Saba Buana, Loji Hotel Solo, Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang, dan karangan bunga ucapan belasungkawan lainnya. Karangan bunga ucapan belasungkawa memenuhi sepanjang jalan sekitar rumah duka.

Untuk diketahui, besan Presiden Jokowi, Didit Supriyadi meninggal dunia di RSUD Dr Moewardi Solo karena sakit, Selasa (3/4/2018) sekitar pukul 09.00 WIB. Sebelum meninggal almarhum Didit dirawat selama dua pekan.

"Saya atas nama keluarga almarhum Bapak Didit Supriyadi menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas doa dan simpati dari seluruh sahabat dan keluarga," kata Gibran Rakabuming Raka, menantu yang juga juru bicara keluarga almarhum.

Gibran menjelaskan, almarhum sebelum meninggal dunia sempat menjalani perawatan di RSUD Dr Moewardi Solo. Gibran tidak menjelaskan secara detail sakit yang dialami mertuanya tersebut.

"Namun Tuhan berkehendak lain. Karena itu dengan kerendahan hati kami mohon kiranya dibukakan pintu maaf atas segala kesalahan yang dilakukan almarhum selama beliau bersama kita semua," ucap Gibran tak kuasa menahan air matanya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2.500 Anggota Polda Bali Terima Vaksin Covid-19, Kapolda: Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

2.500 Anggota Polda Bali Terima Vaksin Covid-19, Kapolda: Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Regional
Wacana KLB Digelar di Bali, Demokrat Bali: Itu Ilegal, Kami Menolak Tegas

Wacana KLB Digelar di Bali, Demokrat Bali: Itu Ilegal, Kami Menolak Tegas

Regional
Pemilik Toko di Blitar Tewas akibat Hantaman Benda Tumpul di Kepala

Pemilik Toko di Blitar Tewas akibat Hantaman Benda Tumpul di Kepala

Regional
Jokowi Berharap Setelah Vaksinasi Ekonomi dan Pariwisata di DIY Tumbuh

Jokowi Berharap Setelah Vaksinasi Ekonomi dan Pariwisata di DIY Tumbuh

Regional
Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal di Yogyakarta, Menkes Klaim Pelaksanaannya Lebih Rapi

Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal di Yogyakarta, Menkes Klaim Pelaksanaannya Lebih Rapi

Regional
Fakta Perempuan Muda Tewas di Kamar Hotel, Tergeletak di Lantai dan Alami Luka di Kepala

Fakta Perempuan Muda Tewas di Kamar Hotel, Tergeletak di Lantai dan Alami Luka di Kepala

Regional
Kasus Sembuh Covid-19 Salatiga Tertinggi di Jateng, Wali Kota Gelar Sayembara

Kasus Sembuh Covid-19 Salatiga Tertinggi di Jateng, Wali Kota Gelar Sayembara

Regional
Kenang Sosok Artidjo Alkostar, Haedar Nashir: Sederhana dan Bersahaja

Kenang Sosok Artidjo Alkostar, Haedar Nashir: Sederhana dan Bersahaja

Regional
Koper dan Alat Kontrasepsi Jadi Barang Bukti Kasus Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel

Koper dan Alat Kontrasepsi Jadi Barang Bukti Kasus Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel

Regional
Mayat Perempuan Muda di Kamar Hotel, Ada Luka di Belakang Kepala

Mayat Perempuan Muda di Kamar Hotel, Ada Luka di Belakang Kepala

Regional
Fenomena Desa Miliarder, Adakah yang Berubah di Masyarakat?

Fenomena Desa Miliarder, Adakah yang Berubah di Masyarakat?

Regional
Cerita Penjual Es Krim di Lampung, Kestabilan Pasokan Listrik Pengaruhi Omzet Penjualan

Cerita Penjual Es Krim di Lampung, Kestabilan Pasokan Listrik Pengaruhi Omzet Penjualan

Regional
Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Regional
Bocah 7 Tahun di Kotabaru Kalsel Tewas Digigit King Kobra Saat Mandi di Sungai

Bocah 7 Tahun di Kotabaru Kalsel Tewas Digigit King Kobra Saat Mandi di Sungai

Regional
447 Rumah Rusak akibat Gempa M 5,2 di Halmahera Selatan

447 Rumah Rusak akibat Gempa M 5,2 di Halmahera Selatan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X