Murid SD Dicabuli 4 Anak di Bawah Umur hingga Hamil

Kompas.com - 03/04/2018, 18:27 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

POSO KOMPAS.com - Seorang siswa kelas 6 SD di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, diketahui hamil. H (13) hamil setelah dicabuli 4 laki-laki di bawah umur, berkisar 13-15 tahun. 

Polres Poso mencatat, pelaku berinisial A, D, A, dan F, warga Desa Tiwaa, Kecamatan Poso, Pesisir Utara. Keempatnya mencabuli korban selama satu tahun terakhir.

Kasus ini terbongkar setelah nenek korban membaca surat dari H yang ditujukan kepada seorang di antara para pelaku. H menjelaskan jika dirinya hamil 3 bulan .

H sendiri tinggal bersama neneknya. Kedua orangtuanya telah lama tinggal di Kendari, Sulawesi Tengara untuk mencari nafkah.

Kasus pencabulan ini akhirnya dilaporkan sang nenek ke Mapolres Poso, 26 Maret 2018. Saat ini, kasus tengah ditangani unit PPA (Perlindungan Perempuan Anak) Satuan Reserse Kriminal Polres Poso.

(Baca juga : Diduga Cabuli Delapan Muridnya, Seorang Oknum Guru Mengaji Jadi Buron )

Kapolres Poso AKBP Bogiek Sugiyarto membenarkan kejadian tersebut. Dari hasil penyelidikan, korban mengakui dirinya telah dicabuli empat anak secara bergiliran hingga hamil.

"Jadi telah masuk laporan ke unit PPA Satreskrim Polres Poso atas dugaan 4 anak laki-laki menyetubuhi anak di bawah umur secara bergiliran hingga hamil. Kita masih terus melakukan pengembangan," ungkap Bogieq Sugiyarto.

Bogieq menambahkan, ada pengakuan mengejutkan dari dari pihak korban. Keempat pelaku telah melakukan aksi bejatnya sejak awal 2016 silam dan terbongkar pada Desember 2017.

Dari 4 orang pelaku, pelaku yang paling sering menyetubuhinya adalah laki-laki berinisial D. D merupakan siswa SMP di wilayah Poso pesisir utara. Saat ini usianya baru 15 tahun. 

“Karena korban dan pelaku sama-sama di bawah umur maka akan berlaku Undang-undang Perlindungan Anak dengan sistem peradilan anak. Kita masih mendengarkan kesaksian korban. Keterangan pelaku masih dijadwalkan dalam waktu dekat," jelas Bogiek. 

(Baca juga : Dua Pelaku Pencabulan Anak di Aceh Dihukum Cambuk Lebih dari 100 Kali )

Terungkapnya kasus pencabulan anak di bawah umur ini menambah daftar kasus kekerasan seksual terhadap anak-anak di wilayah Poso.

Sebelumnya, awal Maret 2018, Polres Poso mengungkap kasus pencabulan terhadap 12 anak oleh seorang oknum guru mengaji. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Ingin Eks Keraton Agung Sejagat Jadi Desa Wisata

Ganjar Ingin Eks Keraton Agung Sejagat Jadi Desa Wisata

Regional
Masih Ada Sistem Noken di Pilkada 2020, Ini Antisipasi Bawaslu Papua

Masih Ada Sistem Noken di Pilkada 2020, Ini Antisipasi Bawaslu Papua

Regional
Dua Siswi Korban Pencabulan Guru Olahraga di Bali Alami Trauma

Dua Siswi Korban Pencabulan Guru Olahraga di Bali Alami Trauma

Regional
Cegah Diskriminasi dan Intoleransi, Ganjar Minta Sekolah Awasi Ekstrakurikuler

Cegah Diskriminasi dan Intoleransi, Ganjar Minta Sekolah Awasi Ekstrakurikuler

Regional
Setor 150 Juta ke MeMiles, Adjie Notonegoro: Kalau Enggak Kembali Diikhlaskan Saja

Setor 150 Juta ke MeMiles, Adjie Notonegoro: Kalau Enggak Kembali Diikhlaskan Saja

Regional
Polisi Sebut Hasil Otopsi Mantan Istri Sule Akan Keluar Satu atau Dua Hari ke Depan

Polisi Sebut Hasil Otopsi Mantan Istri Sule Akan Keluar Satu atau Dua Hari ke Depan

Regional
Demam, 2 Turis China yang Berkunjung ke Bintan Langsung Dilarikan ke RS

Demam, 2 Turis China yang Berkunjung ke Bintan Langsung Dilarikan ke RS

Regional
Suami Kerja, Istri Selingkuh di Sebuah Penginapan

Suami Kerja, Istri Selingkuh di Sebuah Penginapan

Regional
Viral Sumber Air Tercemar Limbah Babi, PDAM Kabupaten Semarang: Kami Jamin Aman

Viral Sumber Air Tercemar Limbah Babi, PDAM Kabupaten Semarang: Kami Jamin Aman

Regional
Dinkes Jatim Mulai Antisipasi Virus Corona di Bandara dan Pelabuhan

Dinkes Jatim Mulai Antisipasi Virus Corona di Bandara dan Pelabuhan

Regional
Kronologi Pasutri Dibacok Tetangga gara-gara Kentut

Kronologi Pasutri Dibacok Tetangga gara-gara Kentut

Regional
Korban Tewas Kecelakaan Bus di Subang Bertambah Jadi 9 Orang

Korban Tewas Kecelakaan Bus di Subang Bertambah Jadi 9 Orang

Regional
Guru Olahraga yang Cabuli Dua Siswi SD di Bali Terancam 20 Tahun Penjara

Guru Olahraga yang Cabuli Dua Siswi SD di Bali Terancam 20 Tahun Penjara

Regional
Sidang Pembunuhan Satu Keluarga di Banyumas, Saksi Mengira Temukan Tengkorak Kucing

Sidang Pembunuhan Satu Keluarga di Banyumas, Saksi Mengira Temukan Tengkorak Kucing

Regional
Kapok Divonis 2 Bulan karena Sisa Getah Karet Seharga Rp 17 Ribu, Kakek Samirin: Tidak Lagi

Kapok Divonis 2 Bulan karena Sisa Getah Karet Seharga Rp 17 Ribu, Kakek Samirin: Tidak Lagi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X