Kompas.com - 03/04/2018, 14:10 WIB
Suasana di Bandara Abdulrachman Saleh Malang saat diambil beberapa waktu lalu. KOMPAS.com/Andi HartikSuasana di Bandara Abdulrachman Saleh Malang saat diambil beberapa waktu lalu.

MALANG, KOMPAS.com — Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus mematangkan rencana peningkatan status Bandara Abdulrachman Saleh, Malang, menjadi bandara internasional. Hal itu untuk menunjang pengembangan wisata di Malang Raya.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur Wahid Wahyudi mengatakan, bandara yang ada di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, itu sudah layak untuk melayani rute penerbangan ke luar negeri.

Sebab, panjang runway di bandara itu sudah sepanjang 2.500 meter. Bandara itu juga sudah dilengkapi dengan instrument landing system (ILS), sebuah peralatan yang memungkinkan ada penerbangan pada malam hari.

"Tahun ini panjang runway-nya sudah dibangun mencapai 2.500 meter. Jadi, secara infrastruktur, Bandara Abdulrachman Saleh sudah mampu dibuka sebagai bandara internasional terbatas," kata Wahid di Balai Kota Malang, Selasa (3/4/2018).

Baca juga: Lowongan Petugas Keamanan Bandara Internasional Jawa Barat Diminati 6.000 Pelamar

Pjs Wali Kota Malang itu mengaku sudah menjalin koordinasi dengan Komandan Lanud Abdulrachman Saleh untuk pembukaan rute baru tujuan luar negeri, terutama rute ke negara yang memiliki ikon wisata.

"Oleh karena itu, kami sedang melakukan koordinasi dengan Komandan Lanud kemungkinan dibuka slot untuk penerbangan internasional, khususnya ke negara-negara yang punya ikon wisata. Sebab, Malang Raya ini punya ikon wisata," ucapnya.

Saat ini, Bandara Abdulrachman Saleh sudah memiliki rute tujuan penerbangan ke sejumlah daerah di Indonesia yang menjadi ikon wisata, seperti ke Denpasar dan Bandung.

Jika dibuka rute ke negara lain yang memiliki potensi wisata, akses Malang Raya sebagai daerah potensi wisata semakin besar.

"Kami sudah ada akses ke Bali sebagai daerah tujuan wisata. Kalau penerbangan internasional bisa dibuka ke Singapura, kami sudah terhubung dengan daerah tujuan wisata Singapura dan Bali," ujar Wahid.

"Sekarang juga sudah ada penerbangan Bandung yang punya ikon wisata juga. Karena itu, potensi wisata ini bisa dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Malang Raya, khususnya Kota Malang," imbuhnya.

Baca juga: Menhub Cek Kesiapan Silangit sebagai Bandara Internasional

Selain untuk pengembangan wisata, Bandara Malang juga menjadi akses bagi daerah-daerah lain di sekitar Malang, seperti Pasuruan, Blitar, Kediri, Tulungagung, dan Trenggalek.

Wahid mengaku, Gubernur Jawa Timur Soekarwo sudah mengusulkan secara resmi peningkatan bandara itu kepada Presiden Joko Widodo dan Kementerian Perhubungan. Menurut dia, Presiden Joko Widodo merespons positif usulan itu.

"Gubernur Jawa Timur Pakde Karwo (Soekarwo) secara resmi sudah mengusulkan kepada Presiden, termasuk kepada Menteri Perhubungan. Pada kunjungan beberapa waktu yang lalu, Presiden Joko Widodo mendukung untuk dioperasikan sebagai bandara internasional. Namun, tetap menempatkan prioritas kepentingan TNI," ungkap Wahid.

Kompas TV Di tengah kritik infrastruktur yang diberikan pemerintah, salah satunya proyek Bandara Internasional Kertajati di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Regional
Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Regional
PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

Regional
Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Regional
Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.