Di Trenggalek, Puti Janjikan Jaminan Kesehatan dan Pendidikan bagi Kaum Buruh

Kompas.com - 02/04/2018, 13:31 WIB
Calon wakil gubernur Jawa Timur, Puti Guntur Soekarno, ketika turut serta bergabung bersama ratusan peserta senam Kabeh Sedulur Kabeh Makmur di Stadion Menak Sopal, Trenggalek, Jawa Timur, Senin (2/4/2018). Kompas.com/Slamet WidodoCalon wakil gubernur Jawa Timur, Puti Guntur Soekarno, ketika turut serta bergabung bersama ratusan peserta senam Kabeh Sedulur Kabeh Makmur di Stadion Menak Sopal, Trenggalek, Jawa Timur, Senin (2/4/2018).

TRENGGALEK, KOMPAS.com - Calon wakil gubernur Jawa Timur, Puti Guntur Soekarno, Senin (2/4/2018), melakukan rangkaian kampanye di Kabupaten Trenggalek. Jaminan kesehatan bagi kaum buruh perempuan serta pendidikan gratis menjadi program utama kampanye ini.

Salah satunya kegiatan kampanye calon wakil gubernur Jawa Timur nomor urut dua itu adalah menghadiri kegiatan lomba senam bertajuk “Kabeh Sedulur Kabeh Makmur”, yang diselenggarakan di Stadion Menak Sopal, Trenggalek.

“Senam ini diselenggarakan di seluruh kabupaten kota di Jawa Timur, termasuk Trenggalek sekarang ini. Pemenang dari setiap daerah akan dilombakan kembali pada tanggal tujuh nanti,” terang Puti.

Puti datang ke area Stadion Menak Sopal dengan mengendarai becak. Setiba di area stadion, calon wakil gubernur Jawa Timur yang akrab disapa Mbak Puti ini langsung disambut oleh ratusan peserta lomba senam tersebut.

“Saya sengaja naik becak dari seputar alun-alun Kota Trenggalek menuju kemari (stadion) untuk menikmati kesejukan suasana Trenggalek sambil menyapa warga,” ujar Puti.

Baca juga: Selama Kampanye, Puti Mengaku Hanya Tidur 3 Jam

Dalam jadwal kampanyenya, Puti juga diikuti oleh para ketua partai pendukung yang ada di wilayah Kabupaten Trenggalek.

Program utama dalam kampanye di Trenggalek ini yaitu memberi jaminan kesehatan bagi kaum buruh atau disebut dengan Jatim Sehat, utamanya buruh perempuan.

Selain itu, pendidikan secara gratis akan diberikan kepada putra-putri buruh guna meringankan beban ekonomi mereka.

Tidak hanya itu, pendidikan di yayasan pondok pesantren juga masuk program pasangan nomor urut dua ini. Nantinya akan ada ditambah madrasah dinniyah plus, serta dibangun balai latihan kerja (BLK) maupun sekolah menengah kejuruan mini di setiap yayasan pondok pesantren.

“Madrasah dinniyah plus serta bantuan operasional sekolah daerah (Bosda) akan diperluas dan ditambah. Selain itu, balai latihan kerja mini, serta SMK mini, juga disiapkan di setiap yayasan pondok pesantren,” terang Puti.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pascabanjir Bandang, Agro Wisata Gunung Mas Puncak Bogor Ditutup

Pascabanjir Bandang, Agro Wisata Gunung Mas Puncak Bogor Ditutup

Regional
Sederet Fakta Bocornya Puluhan Ribu Data Mahasiswa Undip, Diunggah Mahasiswa Teknik, Investigasi Libatkan UGM dan UI

Sederet Fakta Bocornya Puluhan Ribu Data Mahasiswa Undip, Diunggah Mahasiswa Teknik, Investigasi Libatkan UGM dan UI

Regional
Perkosa Penyandang Disabilitas dan Ancam Sebar Videonya, 2 Pemuda di Makassar Ditangkap

Perkosa Penyandang Disabilitas dan Ancam Sebar Videonya, 2 Pemuda di Makassar Ditangkap

Regional
686 Pengungsi Gempa Sulbar Tiba di Makassar, Dinsos Sulsel Siapkan Lokasi Penampungan

686 Pengungsi Gempa Sulbar Tiba di Makassar, Dinsos Sulsel Siapkan Lokasi Penampungan

Regional
Kristen Gray: Saya Berkomentar Mengenai LGBT dan Saya Dideportasi karena LGBT

Kristen Gray: Saya Berkomentar Mengenai LGBT dan Saya Dideportasi karena LGBT

Regional
Khofifah: Pemecatan Sekda Jember oleh Bupati Tidak Sah dan Cacat Prosedur

Khofifah: Pemecatan Sekda Jember oleh Bupati Tidak Sah dan Cacat Prosedur

Regional
Kristen Gray dan Pasangannya Dideportasi, Jalani Tes Swab Sebelum Dipulangkan ke AS

Kristen Gray dan Pasangannya Dideportasi, Jalani Tes Swab Sebelum Dipulangkan ke AS

Regional
4 Remaja Tipu Warga, Modus Minta Sumbangan Korban Gempa, Uangnya untuk Beli Minuman Keras

4 Remaja Tipu Warga, Modus Minta Sumbangan Korban Gempa, Uangnya untuk Beli Minuman Keras

Regional
Fakta Video Tiktok Perempuan Berdaster Pamer Celana Dalam di Tugu Pangkalpinang, Polisi Tangkap 3 Waria

Fakta Video Tiktok Perempuan Berdaster Pamer Celana Dalam di Tugu Pangkalpinang, Polisi Tangkap 3 Waria

Regional
Pelihara 15 Ekor Kasturi Tanpa Izin, Pemuda Asal Mempawah Kalbar Ditangkap Polisi

Pelihara 15 Ekor Kasturi Tanpa Izin, Pemuda Asal Mempawah Kalbar Ditangkap Polisi

Regional
2 Bocah Berusia 7 Tahun Tewas Tenggelam di Kubangan

2 Bocah Berusia 7 Tahun Tewas Tenggelam di Kubangan

Regional
Wali Kota Sutiaji Sebut Puluhan Warga Malang Terinfeksi Covid-19 akibat Libur Akhir Tahun

Wali Kota Sutiaji Sebut Puluhan Warga Malang Terinfeksi Covid-19 akibat Libur Akhir Tahun

Regional
Ruang Publik dan Tempat Wisata di Wonogiri Tutup Selama Zona Merah

Ruang Publik dan Tempat Wisata di Wonogiri Tutup Selama Zona Merah

Regional
Jalan Trans Flores Tertutup Material Longsor, Akses Transportasi Lumpuh 5 Jam

Jalan Trans Flores Tertutup Material Longsor, Akses Transportasi Lumpuh 5 Jam

Regional
14 Daerah di Jabar Masuk Kategori Bencana Tinggi, BPBD Ingatkan Ini

14 Daerah di Jabar Masuk Kategori Bencana Tinggi, BPBD Ingatkan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X