Api dan Asap Membumbung di Balikpapan, Wali Kota Imbau Warga Tak Panik

Kompas.com - 31/03/2018, 12:17 WIB
Asap hitam yang diduga dari kapal tangki minyak terlihat di kawasan pusat perbelanjaan e-Walk Balikpapan Super Block (BSB), Jalan Jenderal Sudirman, Sabtu (31/3/2018) pagi. TRIBUN KALTIM/BUDI SUSILOAsap hitam yang diduga dari kapal tangki minyak terlihat di kawasan pusat perbelanjaan e-Walk Balikpapan Super Block (BSB), Jalan Jenderal Sudirman, Sabtu (31/3/2018) pagi.

BALIKPAPAN, KOMPAS.com - Plt Wali Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Rahmad Mas'ud, mengimbau warga untuk tidak panik setelah api muncul di perairan sekitar Dermaga Telaga Emas, Balikpapan Barat, Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu (31/3/2018), dan diikuti asap hitam membumbung tinggi.

"Warga Balikpapan diimbau tidak panik. Tim BPBD dari Pemkot, Chevron dan Pertamina sedang menangani," demikian tulis Rahmad pada akun Instagram Story, Sabtu, sekitar sejam lalu.

Pada story yang lain, Rahmad mengunggah video petugas sedang mengarahkan selang air ke arah perairan dan menyemprotkan air.

(Baca juga: Asap Hitam Tiba-tiba Membumbung di Dermaga Balikpapan, Warga Terkejut)

Sementara itu, di akun Instagram miliknya, Wali Kota non-aktif Rizal Effendi mengunggah foto asap hitam di atas perairan di Balikpapan. Diduga, asap itu dari api yang membakar sebuah kapal.

"Siang ini pukul 11.00,muncul asap tebal dari wilayah Teluk Balikpapan. Ini diduga dari tumpahan minyak yang terbakar di perairan tersebut sejak subuh tadi. Mohon warga kota untuk dapat tenang dan untuk pencegahan bagi warga yang beraktivitas di luar rumah untuk mengenakan masker," tulis Rizal.

"Pemerintah Kota Balikpapan yang dikomandoi Plt Walikota Pak @rrahmadmasud beserta seluruh petugas dan aparat berwenang sedang menindaklanjuti kejadian ini. Kita doakan agar petugas kita bisa mengatasi dan diberi keselamatan," tambahnya.

(Baca juga: Cerita Ego, Siswa SMP Penganyam yang Tasnya Dibeli David Beckham)

Sebelumnya diberitakan, api dan asap hitam yang membumbung tinggi muncul di langit di atas perairan sekitar Dermaga Telaga Emas, Balikpapan Barat, Balikpapan, Kalimantan Timur.

"Tiba-tiba saja. Enggak ada kapal. Itu kayaknya dari minyak yang tumpah," kata Rudiansyah, warga yang memancing di sekitar dermaga.

Sebelumnya diduga ada tumpahan limbah minyak atau solar yang tertangkap. Saat warga mengarahkan cahaya, air laut tampak berkilat-kilat.

Seorang warga Marga Sari, Nurjana, yang rumahnya tak jauh dari insiden kebakaran, mengaku panik ketika melihat atas rumahnya gelap dipenuhi asap tebal.

"Kami takut terjadi apa-apa, karena rumah kami sangat dengan dengan kilang dan laut," katanya.



Sumber
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Pria yang Videonya Viral Jambret Uang Pengemis Tua Ditangkap, 1 Masih Buron

2 Pria yang Videonya Viral Jambret Uang Pengemis Tua Ditangkap, 1 Masih Buron

Regional
Sejumlah Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di Kota Malang Penuh

Sejumlah Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di Kota Malang Penuh

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 30 November 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 30 November 2020

Regional
Nekat Mudik ke Solo Saat Libur Panjang, Siap-siap Dikarantina 14 Hari di Benteng Vastenburg

Nekat Mudik ke Solo Saat Libur Panjang, Siap-siap Dikarantina 14 Hari di Benteng Vastenburg

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 30 November 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 30 November 2020

Regional
Sempat Ditangkap, 2 Pelaku Money Politics Diduga Kabur ke Malaysia

Sempat Ditangkap, 2 Pelaku Money Politics Diduga Kabur ke Malaysia

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 30 November 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 30 November 2020

Regional
Erupsi Gunung Ile Lewotolok, Pemkab Lembata Tetapkan Status Darurat Bencana

Erupsi Gunung Ile Lewotolok, Pemkab Lembata Tetapkan Status Darurat Bencana

Regional
Kasus Pembakaran Resto Legian, Polisi Cocokkan Wajah 5 Terduga Pelaku

Kasus Pembakaran Resto Legian, Polisi Cocokkan Wajah 5 Terduga Pelaku

Regional
Berita Terbaru Kasus Dugaan Penganiayaan Ojek Online oleh Bahar Bin Smith

Berita Terbaru Kasus Dugaan Penganiayaan Ojek Online oleh Bahar Bin Smith

Regional
Pemerintah Desa Blokade 5 Rumah Pasien Positif Covid-19 Pakai Bambu, Ini Penjelasan Kades

Pemerintah Desa Blokade 5 Rumah Pasien Positif Covid-19 Pakai Bambu, Ini Penjelasan Kades

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 30 November 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 30 November 2020

Regional
Angka 'Stunting' di Sumedang Naik 3,28 Persen Akibat PSBB

Angka "Stunting" di Sumedang Naik 3,28 Persen Akibat PSBB

Regional
Video Viral 2 Pria Jambret Uang Pengemis Tua, Korban: Saya Siapkan untuk Beli Kain Putih

Video Viral 2 Pria Jambret Uang Pengemis Tua, Korban: Saya Siapkan untuk Beli Kain Putih

Regional
Upaya YLP Membantu Napi Terorisme Kasim Khow agar Kembali Diterima di Masyarakat

Upaya YLP Membantu Napi Terorisme Kasim Khow agar Kembali Diterima di Masyarakat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X