Korban Tewas dalam Bencana Longsor di Gorontalo Menjadi 2 Orang

Kompas.com - 30/03/2018, 22:53 WIB
Korban meninggal dunia akibat longsor di Kelurahan Tenda Kota Gorontalo. KOMPAS.COM/BPBD Kota GorontaloKorban meninggal dunia akibat longsor di Kelurahan Tenda Kota Gorontalo.

GORONTALO, KOMPAS.com –  Korban meninggal akibat longsor di Kelurahan Tenda, Kecamatan Hulontalangi, Kota Gorontalo, bertambah satu orang.

Reza Abidin yang sebelumnya menderita patah kaki akhirnya menghembuskan nafas terakhir di rumah sakit, Jumat (30/3/2018).

Nyawanya tak tertolong akibat hantaman batu yang runtuh dari tebing di samping rumah orang tuanya. Dengan demikian, jumlah korban tewas akibat longsor menjadi 2 orang anak.

Longsoran batu tebing dipicu guyuran hujan lebat yang melanda Kota Gorontalo siang hingga sore. Rumah orang tua korban yang berada tepat di sisi bukit dihantam batu yang jatuh dari atas tebing hingga menjebol atap dan tangga depan.

“Kedua korban sedang makan bersama neneknya tepat di depan rumah saat musibah batu menimpa mereka,” kata Lurah Tenda, Yusran Jibu.

Baca juga : Tebing Longsor Timpa Rumah Warga di Gorontalo, Satu Orang Tewas

Saat kejadian, kondisi cuaca sedang hujan lebat yang disertai angin kencang. Sebongkah batu yang berada di tebing terlepas dan menimpa rumah mereka.

Fatria Maiya terluka di bagian kepala yang menyebabkan meninggal dunia. Sementara Reza terkena hantaman batu di bagian kaki dan meninggal saat menjalani perawatan di rumah sakit.

"Kelurahan Tenda memang rawan longsor, sudah tiga kali terjadi bencana namun kali ini menelan korban jiwa," kata Yusran Jibu.

Baca juga : Kesaksian Warga Saat Longsor Terjadi di Perbatasan Bogor-Cianjur

Yusran mengingatkan warga di sekitar tebing agar segera mengungsi saat terjadi hujan deras. Potensi bencana longsor di wilayah ini sangat tinggi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dilaporkan ke Polisi karena Dianggap Menghina NU, Gus Nur: Biasa Saja, Sudah Sering...

Dilaporkan ke Polisi karena Dianggap Menghina NU, Gus Nur: Biasa Saja, Sudah Sering...

Regional
Pengelola Restoran di Padang Wajib Tes Swab, Jika Tak Patuh, Usahanya Akan Ditutup

Pengelola Restoran di Padang Wajib Tes Swab, Jika Tak Patuh, Usahanya Akan Ditutup

Regional
Saat  2 Orang Berbaju Hazmat Gunakan Ambulans Antar Seserahan Pernikahan di Palembang

Saat 2 Orang Berbaju Hazmat Gunakan Ambulans Antar Seserahan Pernikahan di Palembang

Regional
7 Penyusup Ditangkap Saat Demo di Banjarmasin, 3 di Antaranya Mabuk Miras

7 Penyusup Ditangkap Saat Demo di Banjarmasin, 3 di Antaranya Mabuk Miras

Regional
Polisi Bongkar Praktik Penjualan BBM Bersubsidi ke Penambang Emas Ilegal

Polisi Bongkar Praktik Penjualan BBM Bersubsidi ke Penambang Emas Ilegal

Regional
Bawa Rp 2000, Bocah 7 Tahun dengan Lugu Cerita Diberi Uang Usai Dicabuli Tetangga

Bawa Rp 2000, Bocah 7 Tahun dengan Lugu Cerita Diberi Uang Usai Dicabuli Tetangga

Regional
Oknum Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Modusnya Lakukan Penertiban

Oknum Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Modusnya Lakukan Penertiban

Regional
Kronologi Kontak Senjata TNI dan KKB yang Akibatkan 3 Prajurit Terluka

Kronologi Kontak Senjata TNI dan KKB yang Akibatkan 3 Prajurit Terluka

Regional
Siasat Pemkot Yogyakarta Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19 Saat Libur Panjang

Siasat Pemkot Yogyakarta Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19 Saat Libur Panjang

Regional
Dituding Terima Suap Rp 2 Miliar oleh KPK, Plt Bupati Muara Enim Sebut Fitnah dan Ancam Laporkan

Dituding Terima Suap Rp 2 Miliar oleh KPK, Plt Bupati Muara Enim Sebut Fitnah dan Ancam Laporkan

Regional
Dijaga Ketat TNI-Polri, Demo Tolak UU Cipta Kerja di Malang Berakhir Damai

Dijaga Ketat TNI-Polri, Demo Tolak UU Cipta Kerja di Malang Berakhir Damai

Regional
Mulai Beroperasi, Alat PCR Bantuan Pondok Gontor Mampu Diagnosa 90 Spesimen Covid-19 Dalam Sehari

Mulai Beroperasi, Alat PCR Bantuan Pondok Gontor Mampu Diagnosa 90 Spesimen Covid-19 Dalam Sehari

Regional
Polisi Sebut Ambulans Tak Boleh Angkut Barang Seserahan Pernikahan

Polisi Sebut Ambulans Tak Boleh Angkut Barang Seserahan Pernikahan

Regional
6 Pemulung Positif Covid-19, Satu Orang Melarikan Diri dan Masih Berkeliaran

6 Pemulung Positif Covid-19, Satu Orang Melarikan Diri dan Masih Berkeliaran

Regional
4 Oknum Satpol PP yang Rampas Uang Pengemis Ditangkap Polisi

4 Oknum Satpol PP yang Rampas Uang Pengemis Ditangkap Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X