Demi Selembar SK Bupati, Ratusan Guru Tidak Tetap Datangi DPRD Kabupaten Semarang

Kompas.com - 29/03/2018, 23:50 WIB
Menuntut SK Bupati, ratusan Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) di Sekolah Dasar Negeri mendatangi DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (29/3/2018) siang. Kompas.com/ syahrul munirMenuntut SK Bupati, ratusan Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) di Sekolah Dasar Negeri mendatangi DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (29/3/2018) siang.

UNGARAN, KOMPAS.com - Ratusan guru tidak tetap (GTT) dan pegawai tidak tetap (PTT) di sekolah dasar negeri mendatangi kantor DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (29/3/2018) siang.

Kedatangan mereka merupakan upaya untuk memperjuangkan legalitas dari Pemkab Semarang. Sebab, dengan dengan diterbitkannya surat keputusan (SK) Bupati atau kepala dinas, diharapkan kesejahteraan GTT dan PTT akan lebih baik.

Ketua Forum GTT PTT SD Negeri Kabupaten Semarang Tri Mulyanto mengungkapkan, kondisi riil GTT/PTT SD negeri di Kabupaten Semarang benar-benar dibutuhkan.

Sebab, moratorium pengangkatan PNS dan banyaknya guru yang pensiun membuat sekolah mau tidak mau harus merekrut guru dan pegawai honorer agar operasional sekolah berjalan.

"Kalau mengandalkan guru PNS jelas tidak mungkin. Artinya, GTT/PTT ini memang benar-benar sangat dibutuhkan. Tapi kesejahteraan GTT ini masih jauh dari layak," ujar Tri.

Baca juga: Heboh, Guru Tidak Tetap Disuruh Kembalikan Uang Transportasi Selama Setahun

Tri yang menjadi juru bicara para GTT/PTT tersebut meminta perhatian serius dari Pemkab Semarang agar analisis kebutuhan guru di SD Negeri diprioritaskan dengan mengacu data riil di lapangan.

Secara mandiri, pihaknya sudah melakukan pendataan dan menelusuri di lapangan untuk memastikan sekolah benar-benar membutuhkan guru dan pegawai honorer.

"Kami sudah mendata secara valid, berdasarkan data dari Dapodik (data pokok pendidikan). Kebutuhan riil SD negeri untuk guru kelas yang linier 748 orang, guru Pendidikan Agama Islam (PAI) kebutuhan 236 orang, untuk PJOK 68 orang. Kemudian guru Agama non-Muslim 20 orang. Kami ada dokumennya semua," jelas Tri.

Dalam kesempatan itu, Tri yang menjadi juru bicara mewakili GTT/PTT menegaskan, kedatangannya tidak menuntut untuk diangkat menjadi PNS, tetapi pengakuan sebagai GTT/PTT dari Pemkab Semarang yang dibuktikan dengan SK Bupati maupun kepala dinas.

Selembar SK Bupati ini sangat penting bagi GTT karena bisa menjadi modal pembinaan peningkatan kompetensi.

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral, Video Bendera Merah Putih dan Sikat WC, Dibakar hingga Dimasak

Viral, Video Bendera Merah Putih dan Sikat WC, Dibakar hingga Dimasak

Regional
Caleg Gagal Cabuli Korban Prostitusi Saat Dititipkan di Rumah Aman

Caleg Gagal Cabuli Korban Prostitusi Saat Dititipkan di Rumah Aman

Regional
Empat Peserta Reaktif Covid-19 Ikuti Ujian SKB CPNS di Ruangan Khusus

Empat Peserta Reaktif Covid-19 Ikuti Ujian SKB CPNS di Ruangan Khusus

Regional
Detik-detik Tim SAR Temukan Helikopter yang Hilang Kontak, Semua Kru Selamat

Detik-detik Tim SAR Temukan Helikopter yang Hilang Kontak, Semua Kru Selamat

Regional
Melihat Kehidupan Isolasi di Wisma Atlet, dari Order Makanan hingga Tangisan

Melihat Kehidupan Isolasi di Wisma Atlet, dari Order Makanan hingga Tangisan

Regional
Erdi Dabi Tabrak Polwan hingga Tewas, PKB Pertimbangkan Tarik Dukungan di Pilkada

Erdi Dabi Tabrak Polwan hingga Tewas, PKB Pertimbangkan Tarik Dukungan di Pilkada

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 18 September 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 18 September 2020

Regional
Bos PO Pelangi Diduga Terlibat Sindikat Narkoba, Modifikasi Bus Simpan Sabu 13 Kilogram

Bos PO Pelangi Diduga Terlibat Sindikat Narkoba, Modifikasi Bus Simpan Sabu 13 Kilogram

Regional
93 Pasien Corona di Kepri Dinyatakan Sembuh

93 Pasien Corona di Kepri Dinyatakan Sembuh

Regional
Sultan HB X soal Konser Musik Diizinkan untuk Kampanye: Terserah KPU Saja

Sultan HB X soal Konser Musik Diizinkan untuk Kampanye: Terserah KPU Saja

Regional
Orang Pertama di Klaster Corona RSUD Pontianak Jarang Pakai Masker

Orang Pertama di Klaster Corona RSUD Pontianak Jarang Pakai Masker

Regional
Kronologi Sopir Taksi Online Dibegal Penumpang, Sempat Melawan Lalu Lompat dari Mobil

Kronologi Sopir Taksi Online Dibegal Penumpang, Sempat Melawan Lalu Lompat dari Mobil

Regional
Dari 1.000 Penumpang Pesawat hanya 90 Orang Tes Swab Gratis di Bandara Minangkabau

Dari 1.000 Penumpang Pesawat hanya 90 Orang Tes Swab Gratis di Bandara Minangkabau

Regional
Kepala Satpol PP Minta Maaf 6 Mahasiswa Terluka Saat Demo di Kantor Bupati Bogor

Kepala Satpol PP Minta Maaf 6 Mahasiswa Terluka Saat Demo di Kantor Bupati Bogor

Regional
Khofifah: Saya Tahu Beban Guru Tambah Berat Menyiapkan Materi Belajar Daring

Khofifah: Saya Tahu Beban Guru Tambah Berat Menyiapkan Materi Belajar Daring

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X