Gus Mus Terima Penghargaan Bidang Sastra dari Unnes

Kompas.com - 29/03/2018, 18:56 WIB
Ulama asal Rembang Gus Mus menerima penghargaan Upakarti Parama Bhujangga dari Unnes Semarang, Kamis (29/3/2018). KOMPAS.com/NAZAR NURDINUlama asal Rembang Gus Mus menerima penghargaan Upakarti Parama Bhujangga dari Unnes Semarang, Kamis (29/3/2018).

SEMARANG, KOMPAS.com - KH Ahmad Mustofa Bisri atau disapa Gus Mus menerima penghargaan dari kampus Universitas Negeri Semarang ( Unnes), Kamis (29/3/2018).

Gus Mus diberikan anugerah Upakarti Parama Bhujangga karena dinilai telah memberi kontribusi besar di bidang kesusastraan Indonesia.

Pemberian kehormatan itu diberikan dalam peringatan Dies Natalis ke-53 Unnes di auditorium kampus setempat. Selain Gus Mus, Unnes juga memberikan penghargaan Upakarti Prabaswara Mandala kepada Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi.

Rektor Unnes Faturrokhman mengatakan, penghargaan diberikan karena dua sosok itu dinilai telah berkontribusi nyata sesuai visi misi Unnes di bidang konservasi.

"Gus Mus itu seorang ulama, budayawan, sastrawan. Beliau aset nasional yang (berhasil) menembus dunia, dan itu sekarang mulai jarang. Nilai yang dimiliki Gus Mus agar dilestarikan salah satunya melalui penghargaan," kata Fatur sesuai peringatan Dies Natalis, siang tadi.

Unnes berharap, nilai yang dimiliki Gus Mus dapat diikuti baik masyakat di berbagai elemen.

"Biar menjadi motivasi agar diikuti sastrawan, budayawan di Indonesia," ucapnya.

Sementara itu, penghargaan diberikan untuk Hendrar karena kontribusinya menciptakan kawasan hijau di Semarang. Program Pemerintah Kota Semarang mengurangi kawasan kumuh dan menata bantaran kali dinilai sebagai bagian dari konservasi lingkungan.

"Award agar menjadi inspirasi bagi wali kota lain di Indonesia," ucap Fatur.

Baik Gus Mus maupun Hendrar menerima penghargaan langsung dari Unnes. Gus Mus bahkan mengangkat penghargaan itu hingga membuat suasana auditorium menjadi gemuruh.

Seusai kegiatan, Gus Mus mengatakan, penghargaan itu terlalu berlebihan baginya. Namun penghargaan justru tepat untuk Hendrar Prihadi.

"Untuk Wali Kota itu pas, kalau untuk saya sendiri itu lebay," tutur Gus Mus.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Punya Biaya Berobat, Pria Ini Selama 25 Tahun Hanya Terbaring akibat Tubuhnya Kaku seperti Kayu

Tak Punya Biaya Berobat, Pria Ini Selama 25 Tahun Hanya Terbaring akibat Tubuhnya Kaku seperti Kayu

Regional
Saiful Ilah Tersangkut Korupsi, Nur Ahmad Meninggal, Hudiyono Dilantik Jadi Penjabat Bupati Sidoarjo

Saiful Ilah Tersangkut Korupsi, Nur Ahmad Meninggal, Hudiyono Dilantik Jadi Penjabat Bupati Sidoarjo

Regional
328 Santri di Banyumas Terpapar Covid-19, Forum Ponpes: Ini Bukan Aib

328 Santri di Banyumas Terpapar Covid-19, Forum Ponpes: Ini Bukan Aib

Regional
Serunya Jelajah Museum Multatuli secara Virtual, Begini Caranya

Serunya Jelajah Museum Multatuli secara Virtual, Begini Caranya

Regional
Tubuhnya Kaku 25 Tahun, Tepu Hanya Bisa Berguling ke Lubang jika Ingin Mandi dan Buang Air

Tubuhnya Kaku 25 Tahun, Tepu Hanya Bisa Berguling ke Lubang jika Ingin Mandi dan Buang Air

Regional
Bawa Celurit supaya Dianggap Keren oleh Pacar, Pemuda Ini Gugup Saat Ditangkap Polisi

Bawa Celurit supaya Dianggap Keren oleh Pacar, Pemuda Ini Gugup Saat Ditangkap Polisi

Regional
328 Santri di Banyumas Terjangkit Covid-19, 20 Sudah Sembuh

328 Santri di Banyumas Terjangkit Covid-19, 20 Sudah Sembuh

Regional
Banyak Petahana Maju Pilkada, Bawaslu Jabar Fokus Awasi Netralitas ASN

Banyak Petahana Maju Pilkada, Bawaslu Jabar Fokus Awasi Netralitas ASN

Regional
Calon Bupati Adakan Lomba Pantun, Kampanye Sempat Dipenuhi Warga

Calon Bupati Adakan Lomba Pantun, Kampanye Sempat Dipenuhi Warga

Regional
Bocah 10 Tahun Disiksa Ayah lalu Dibuang, Kapolres Pelalawan: Daripada Dia Mati, Saya Rawat

Bocah 10 Tahun Disiksa Ayah lalu Dibuang, Kapolres Pelalawan: Daripada Dia Mati, Saya Rawat

Regional
Pasien Covid-19 di Tangerang Mayoritas OTG, Kapasitas Rumah Singgah Ditambah

Pasien Covid-19 di Tangerang Mayoritas OTG, Kapasitas Rumah Singgah Ditambah

Regional
2 Warga Kota Tegal Meninggal karena Covid-19, Salah Satunya Kepala Sekolah Dasar

2 Warga Kota Tegal Meninggal karena Covid-19, Salah Satunya Kepala Sekolah Dasar

Regional
Dalam Sehari 8 Warga Riau Meninggal Dunia akibat Covid-19

Dalam Sehari 8 Warga Riau Meninggal Dunia akibat Covid-19

Regional
Hoaks, 'Voice Note' Lampung Akan Dilanda Gempa 8 SR

Hoaks, "Voice Note" Lampung Akan Dilanda Gempa 8 SR

Regional
Disetujui Mendagri, Perda Normal Baru di Sumbar Segera Diterapkan

Disetujui Mendagri, Perda Normal Baru di Sumbar Segera Diterapkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X