Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 29/03/2018, 17:14 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com - Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Bandung meminta warga menahan diri untuk mengonsumsi ikan jenis makarel kemasan menyusul ditemukannya cacing parasit pada 27 merek produk ikan makarel.

Sebelumnya, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI menemukan 27 merek produk ikan makarel kaleng positif mengandung parasit cacing. Dari jumlah itu, 16 merek di antaranya produk impor.

Kepala BBPOM Bandung, Abdul Rohim mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap 27 produk (138 bets) di pasaran.

"Kepada masyarakat sebenarnya itu (ikan makarel kemasan) asal bukan batch yang itu (positif cacing) tidak kita dapati. Tapi kalau khawatir, lebih baik menahan diri jangan beli ikan kaleng dulu khususnya yang ikannya dari makarel," ujar Abdul saat dihubungi via, Kamis (29/3/2018).

(Baca juga : Ini Nama Produk 27 Makarel Kaleng yang Mengandung Cacing )

Abdul menjelaskan, proses pengambilan sampel telah dilakukan pekan lalu terhadap 22 merek ikan makarel kaleng yang beredar di pasaran. Dari hasil pemeriksaan pekan lalu, produk yang diperiksa aman dari cacing.

Namun untuk lebih meyakinkan masyarakat, hari ini pihaknya kembali melakukan pemeriksaan terhadap 27 produk ikan makarel kaleng di wilayah Bandung dan Cimahi.

"Jadi kan awalnya tiga merek yang pertama kali ditemukan di Pekanbaru. Minggu lalu kami sudah telusuri di Bandung tidak ada. Tapi kami melakukan sampling karena memang seluruh Indonesia diminta sampling. Baru hari ini kan teman-teman turun lagi," ungkapnya.

Abdul menuturkan, pada umumnya ikan makarel yang dipasarkan di Indonesia merupakan ikan impor.

"(Cacing) Itu biasanya memang di perairan tertentu yang kurang baik banyak larva banyak di makan ikan makarel, di ususnya berkembang seperti itu. Sebenarnya saat proses sterilisasi mati dia, cuma memang namanya cacing tidak lazim ada di makanan," jelasnya. 

Kompas TV Hasil uji laboratorium Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Pekanbaru, menemukan 3 produk impor sarden berisi cacing.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BPKH bersama Dompet Dhuafa Bagikan 250 Kitchen Kit untuk Penyintas Gempa Cianjur

BPKH bersama Dompet Dhuafa Bagikan 250 Kitchen Kit untuk Penyintas Gempa Cianjur

Regional
Gubernur Sulsel Nilai Keberhasilan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Karena Kepimimpinan Jokowi

Gubernur Sulsel Nilai Keberhasilan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Karena Kepimimpinan Jokowi

Regional
Pemkot Semarang Luncurkan BUMP, Plt Walkot Ita Harap Kesejahteraan Petani Meningkat

Pemkot Semarang Luncurkan BUMP, Plt Walkot Ita Harap Kesejahteraan Petani Meningkat

Regional
Kisah Agus Falahudin, Penyintas Gempa Cianjur yang Gotong Royong Bangun Huntara

Kisah Agus Falahudin, Penyintas Gempa Cianjur yang Gotong Royong Bangun Huntara

Regional
Tanggapi Keluhan Masyarakat, Pemkot Semarang dan BBWS Tangani Timbunan Sampah di Kampung Nelayan Tambakrejo

Tanggapi Keluhan Masyarakat, Pemkot Semarang dan BBWS Tangani Timbunan Sampah di Kampung Nelayan Tambakrejo

Regional
Dompet Dhuafa Gandeng Beramaljariyah dan Evermos Salurkan Al-Qur'an dan Alat Salat

Dompet Dhuafa Gandeng Beramaljariyah dan Evermos Salurkan Al-Qur'an dan Alat Salat

Regional
LKPP Gandeng Telkom Gagas Platform Baru Pengadaan Barang/Jasa

LKPP Gandeng Telkom Gagas Platform Baru Pengadaan Barang/Jasa

Regional
Songsong Kemajuan Desa, BUMDes Wadas Studi Banding ke 4 Desa Sekaligus

Songsong Kemajuan Desa, BUMDes Wadas Studi Banding ke 4 Desa Sekaligus

Regional
BERITA FOTO: Banjir Terjang Aceh Utara, 11.000 Warga Mengungsi

BERITA FOTO: Banjir Terjang Aceh Utara, 11.000 Warga Mengungsi

Regional
Plt Walkot Semarang Optimistis Capai Target Nol Kasus Stunting pada 2023

Plt Walkot Semarang Optimistis Capai Target Nol Kasus Stunting pada 2023

Regional
Pelayanan Publik Jateng Diapresiasi Ombudsman RI, Ganjar: Saya Senang

Pelayanan Publik Jateng Diapresiasi Ombudsman RI, Ganjar: Saya Senang

Regional
Kisah Haru Nenek Berusia 90 Tahun Alami Kelumpuhan, Selamat Berkat Kartu Jateng Sejahtera

Kisah Haru Nenek Berusia 90 Tahun Alami Kelumpuhan, Selamat Berkat Kartu Jateng Sejahtera

Regional
Tahun 2023, Pemkot Balikpapan Fokus pada Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur

Tahun 2023, Pemkot Balikpapan Fokus pada Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur

Regional
Per September 2022, Angka Kemiskinan di Jateng Turun 0,27 Persen

Per September 2022, Angka Kemiskinan di Jateng Turun 0,27 Persen

Regional
Mewaspadai Generasi Shortcut dan Nirmoral

Mewaspadai Generasi Shortcut dan Nirmoral

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.