Cerita Sripun Ajari Bahasa Jawa hingga Bikin David Beckham Tertawa (2) - Kompas.com

Cerita Sripun Ajari Bahasa Jawa hingga Bikin David Beckham Tertawa (2)

Kompas.com - 29/03/2018, 08:20 WIB
Duta Kehormatan UNICEF David Beckham tertawa bersama Sripun (15) di rumahnya di Semarang, Jawa Tengah, Indonesia, 27 Maret 2018. Sripun diunjuk oleh lingkungannya untuk menjadi agen perubahan dan berpartisipasi dalam program anti-bullying yang diinisiasi UNICEF.dok. UNICEF/Indonesia/Modola Duta Kehormatan UNICEF David Beckham tertawa bersama Sripun (15) di rumahnya di Semarang, Jawa Tengah, Indonesia, 27 Maret 2018. Sripun diunjuk oleh lingkungannya untuk menjadi agen perubahan dan berpartisipasi dalam program anti-bullying yang diinisiasi UNICEF.

SEMARANG, KOMPAS.com— Sri Pundati yang biasa disapa Sripun (15) tak pernah menyangka akan ditemui pesepak bola legendaris David Beckham.

Beckham datang bersama rombongan Unicef menemui Sripun dan teman-temannya di sekolahnya di SMP Negeri 17 Semarang untuk mendukung kegiatan mereka dalam mengampanyekan anti-bullying (perundungan) di sekolah dan di lingkungan sehari-hari mereka.

Nama Sripun lalu mendadak tenar. Pasalnya, fotonya bersama Beckham diunggah sang bintang di akun Instagram miliknya. Beckham menyebutnya agen perubahan untuk melawan perundungan.

Beckham, lanjut Sripun, bertanya kepada dirinya tentang partisipasinya sebagai agen perubahan itu. Suami VIctoria Beckham itu ingin tahu perubahan yang dapat dilakukannya, cita-citanya, lalu caranya bergabung sebagai agen perubahan anti-perundungan itu.

“Beckham itu orangnya lucu, dia humoris,” ucap Sripun.

Di sekolah, Beckham tidak hanya mendengar cerita. Dia juga bermain bola bersama anak-anak dan tentu saja unjuk kebolehan memainkan si kulit bundar.

(Baca selengkapnya: Cerita Sripun, Dara Asal Semarang yang Taklukkan Hati David Beckham (1))

***

Belum selesai kaget karena dikunjungi Beckham di sekolah, Sripun lagi-lagi terkejut karena Bekcham ingin mengunjungi rumahnya di Jalan Jangli Gabeng, Jangli, Semarang, Jawa Tengah.

Di rumah Sripun, Beckham bercengkerama dengan Sripun dan keluarganya. Menurut Sripun, suasana lebih hangat dan mereka berkali-kali tertawa terbahak-bahak.

Duta Kehormatan UNICEF David Beckham berfoto bersama Sripun (15) dan para siswa di SMPN 17 di Semarang, Jawa Tengah, Indonesia, 27 Maret 2018. Sripun diunjuk oleh lingkungannya untuk menjadi agen perubahan dan berpartisipasi dalam program anti-bullying yang diinisiasi UNICEF.dok. UNICEF/Indonesia/Modola Duta Kehormatan UNICEF David Beckham berfoto bersama Sripun (15) dan para siswa di SMPN 17 di Semarang, Jawa Tengah, Indonesia, 27 Maret 2018. Sripun diunjuk oleh lingkungannya untuk menjadi agen perubahan dan berpartisipasi dalam program anti-bullying yang diinisiasi UNICEF.
Sripun lalu bercerita mengajari Beckham sedikit bahasa Jawa. Hanya dua kata, tetapi cukup membuat Beckham tergelak.

“Dia (Beckham) ta ajari bahasa Jawa. Dia bilang, rapopo (tidak apa-apa) sama matur suwun (terima kasih). Dia lalu tertawa,” ucap putri pasangan Sarjono dan Yunani itu.

Mereka lalu kembali berfoto-foto. Kesempatan itu tak dilewatkan pula oleh keluarganya.

"Foto-foto di ruang tamu (rumah)," tambah Sripun.

Curhat Beckham

Di ujung pertemuan, Beckham memberi semangat kepada Sripun untuk tidak berhenti belajar dan juga mengampanyekan anti-perundungan.

Semangat itu ditularkan Beckham dengan bercerita soal masa kecilnya yang pernah mengalami perundungan dari tetangga soal impian menjadi pemain bola.

Beckham lalu membuktikan bahwa cibiran tetangganya tidak terbukti. Dia lalu bekerja keras hingga mampu menembus skuat Manchester United.

"Beckham cerita waktu kecilnya, dia punya cita-cita tinggi ingin jadi pemain bola. Lalu, dibilangin tetangga saat usia 14 tahun enggak bisa. Lalu, dia membuktikan bisa jadi pemain bola," ucap Sripun saat ditemui Kompas.com di sekolahnya, Rabu (28/3/2018).

(Baca juga: Kisah Mas Rinto, Tukang Bakso Berdasi yang Terinspirasi James Bond)

Duta Kehormatan UNICEF David Beckham tertawa bersama Sripun (15) di dekat rumahnya di Semarang, Jawa Tengah, Indonesia, 27 Maret 2018. Sripun diunjuk oleh lingkungannya untuk menjadi agen perubahan dan berpartisipasi dalam program anti-bullying yang diinisiasi UNICEF.dok. UNICEF/Indonesia/Modola Duta Kehormatan UNICEF David Beckham tertawa bersama Sripun (15) di dekat rumahnya di Semarang, Jawa Tengah, Indonesia, 27 Maret 2018. Sripun diunjuk oleh lingkungannya untuk menjadi agen perubahan dan berpartisipasi dalam program anti-bullying yang diinisiasi UNICEF.
Setelah puas mengobrol di rumah Sripun, Beckham menuju rumah Ego Krisna Yulianto, salah satu siswa SMPN 17 lainnya di wilayah Pancursari, Tembalang.

Sama dengan Sripun, Ego juga merupakan agen perubahan program anti-perundungan di sekolah mereka.

Kepala SMPN 17 Semarang Hariyanto mengatakan, Sripun dan Ego adalah dua anak yang aktif dalam program anti-perundungan di sekolah yang dikembangkan bersama Unicef. Sripun menjadi pemimpin tim.

Hariyanto yakin, kedatangan Beckham ke sekolahnya memberi semangat dan kepercayaan diri yang lebih kepada para siswanya. Apalagi, menurut dia, Beckham sangat ramah dan mau bermain dengan anak-anak.

“David terlibat ikut anak. Kami guru di luar dan tidak ikut campur. Ada 40 anak agen perubahan, nyanyi, berdiskusi. Dia (Beckham) betul-betul masuk dalam acara itu dan menikmati. Habis itu, dia lihat anak main sepak bola, dia ikut bermain,” ujar Hariyanto.

Pihak sekolah juga tahu, Beckham mendatangi rumah Sripun dan Ego. Namun, mereka tidak ikut.

Hariyanto berharap agar kedatangan Beckham mampu menumbuhkan sikap positif tidak hanya bagi siswanya, tetapi juga siswa di seluruh Indonesia, untuk melawan perundungan sehari-hari.

“Orang hebat seperti Beckham saja peduli pada bullying. Masa kita tidak,” ucapnya.

 

Duta Kehormatan UNICEF David Beckham tertawa bersama Sripun (15) dan temannya, Ego, di rumah nenek Ego di Semarang, Jawa Tengah, Indonesia, 27 Maret 2018. Sripun diunjuk oleh lingkungannya untuk menjadi agen perubahan dan berpartisipasi dalam program anti-bullying yang diinisiasi UNICEF.dok. UNICEF/Indonesia/Modola Duta Kehormatan UNICEF David Beckham tertawa bersama Sripun (15) dan temannya, Ego, di rumah nenek Ego di Semarang, Jawa Tengah, Indonesia, 27 Maret 2018. Sripun diunjuk oleh lingkungannya untuk menjadi agen perubahan dan berpartisipasi dalam program anti-bullying yang diinisiasi UNICEF.


Terkini Lainnya

Menurut Timses, Prabowo-Sandiaga Sudah Kampanyekan Visi Misi, tetapi...

Menurut Timses, Prabowo-Sandiaga Sudah Kampanyekan Visi Misi, tetapi...

Nasional
Belum Didistribusikan, Bantuan Gempa Sulteng Bertumpuk di Parepare

Belum Didistribusikan, Bantuan Gempa Sulteng Bertumpuk di Parepare

Regional
Menlu Retno: Australia dan ASEAN Dukung Indonesia soal Gagasan Indo-Pasifik

Menlu Retno: Australia dan ASEAN Dukung Indonesia soal Gagasan Indo-Pasifik

Nasional
Ulang Tahun ke-70, Begini Potret Pangeran Charles Bersama Keluarga

Ulang Tahun ke-70, Begini Potret Pangeran Charles Bersama Keluarga

Internasional
Camat Menteng Akui PKL Sabang Liar, tetapi Tak Dipermasalahkan Keberadaannya

Camat Menteng Akui PKL Sabang Liar, tetapi Tak Dipermasalahkan Keberadaannya

Megapolitan
Lucas Pertanyakan Nama-nama yang Ikut Bantu Pelarian Eddy Sindoro dalam Dakwaan

Lucas Pertanyakan Nama-nama yang Ikut Bantu Pelarian Eddy Sindoro dalam Dakwaan

Nasional
INFOGRAFIK: Jadwal Libur Sepanjang 2019

INFOGRAFIK: Jadwal Libur Sepanjang 2019

Nasional
Kapolri Lantik Kepala Divisi Humas dan Kapolda Kepulauan Bangka Belitung

Kapolri Lantik Kepala Divisi Humas dan Kapolda Kepulauan Bangka Belitung

Nasional
'Aku Tak Tahu Rencana Allah, Hanya Berdoa agar Tahu di Mana Anak-anak Sekarang...' (3)

"Aku Tak Tahu Rencana Allah, Hanya Berdoa agar Tahu di Mana Anak-anak Sekarang..." (3)

Regional
Kerabat Keluarga Tewas di Bekasi: Tunjukkan Pembunuhnya, Tuhan...

Kerabat Keluarga Tewas di Bekasi: Tunjukkan Pembunuhnya, Tuhan...

Megapolitan
China Unjuk Kemampuan Jet Siluman J-20 Miliknya

China Unjuk Kemampuan Jet Siluman J-20 Miliknya

Internasional
Polda Jabar Bentuk Empat Satgas Bantu Daerah Terkena Bencana

Polda Jabar Bentuk Empat Satgas Bantu Daerah Terkena Bencana

Regional
Kebiasaan Mencuri Antar Tutor Bahasa di Kampung Inggris ke Jeruji Besi

Kebiasaan Mencuri Antar Tutor Bahasa di Kampung Inggris ke Jeruji Besi

Regional
Advokat Lucas Anggap Pengadilan Tipikor Tak Berwenang Adili Perkaranya

Advokat Lucas Anggap Pengadilan Tipikor Tak Berwenang Adili Perkaranya

Nasional
Kematian Bocah 13 Tahun usai Laga Muay Thai Picu Perdebatan di Thailand

Kematian Bocah 13 Tahun usai Laga Muay Thai Picu Perdebatan di Thailand

Internasional

Close Ads X