Usai Diperkosa Pensiunan ASN, Gadis Ini Pingsan di Depan Kantor Polisi

Kompas.com - 28/03/2018, 13:38 WIB
Ilustrasi KOMPAS.com/LAKSONO HARI WIWOHOIlustrasi

KUPANG, KOMPAS.com - Seorang gadis berinisial TVGW (17) melaporkan MDD alias AM, pensiunan aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), karena diperkosa.

Usai diperkosa di kediaman AM, TVGW kemudian nekat mendatangi kantor Markas Polsek Wewewa Timur, Sumba Barat Daya, untuk melapor.

"Sekitar pukul 18. 30 Wita, korban (TVGW), berjalan kaki dari arah kilometer 12 menuju ke Polsek Wewewa Timur. Sesampainya dekat pintu Gerbang Kantor Polsek, korban yang saat itu belum diketahui identitasnya jatuh dan tidak sadarkan diri," ungkap Kapolres Sumba Barat AKBP Gusti Maychandra kepada Kompas.com, Rabu (28/3/2018) pagi.

Selanjutnya, warga dan anggota polisi yang melihat hal itu kemudian membawa korban ke Rumah Sakit Umum Waikabubak untuk mendapatkan perawatan medis.

Baca juga : Usai Bermimpi Anaknya Diperkosa hingga Hamil, Bakri Bakar Mobil Tetangga

Setelah sadar, korban menceritakan kepada petugas rumah sakit bahwa dia telah diperkosa oleh AM.

"Korban kemudian memberitahu alamat orang tuanya. Orang tua korban lalu datang ke rumah sakit dan korban menceritakan semua peristiwa pemerkosaan itu," ucap Gusti.

Kejadian itu, kata Gusti, bermula ketika TVGW pergi membeli mi, sabun, dan sampo, di kios milik AN, Senin (26/3/2018) sore sekitar pukul 15.00 Wita.

"Saat itu, pelaku (AN) sedang menjaga kiosnya. Setelah korban selesai membeli dan hendak pulang, tiba-tiba pelaku langsung menarik tangan korban dan membawa korban masuk ke dalam rumah pelaku," ujar Gusti.

Saat itu, lanjut Gusti, rumah dalam keadaan kosong, sehingga pelaku kemudian menarik korban menuju ke dapur.

Korban sempat melakukan perlawanan, namun pelaku tetap memaksa menarik tangan korban dan selanjutnya memerkosa korban.

Usai memerkosa korban, pelaku kemudian menyuruhnya pulang. Pelaku sempat berpesan kepada korban bahwa besok datang lagi ke kios.

"Korban lalu melaporkan kejadian itu ke polisi," ucapnya.

Baca juga : Saat Hendak Belanja, Gadis Ini Diseret dan Diperkosa Pemilik Kios

Setelah menerima laporan, polisi bergerak dan menangkap pelaku di rumahnya, Selasa (27/3/2018) dini hari sekitar pukul 2.30 Wita.

"Selanjutnya pelaku dibawa ke Polres Sumba Barat untuk proses lebih lanjut sesuai prosedur hukum yang berlaku," tutupnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bukannya Kabur Saat Dipergoki Polisi, Belasan Pembalak Liar Malah Santai

Bukannya Kabur Saat Dipergoki Polisi, Belasan Pembalak Liar Malah Santai

Regional
120 Boks Masker di Dinkes Cilegon Hilang Dicuri, Pelakunya PNS dan Honorer di Dinkes

120 Boks Masker di Dinkes Cilegon Hilang Dicuri, Pelakunya PNS dan Honorer di Dinkes

Regional
Saat Akan Ditangkap, Pelaku Ini Kelabui Polisi dengan Alasan Buang Air Kecil Lalu Melarikan Diri

Saat Akan Ditangkap, Pelaku Ini Kelabui Polisi dengan Alasan Buang Air Kecil Lalu Melarikan Diri

Regional
Enam Bulan Diselidiki,  Kapal Pengangkut Kayu Ilegal Berhasil Ditangkap di Riau

Enam Bulan Diselidiki, Kapal Pengangkut Kayu Ilegal Berhasil Ditangkap di Riau

Regional
Update Tracing Pelatihan Petugas Haji di Surabaya: 11 Orang Positif Covid-19, 1 Meninggal

Update Tracing Pelatihan Petugas Haji di Surabaya: 11 Orang Positif Covid-19, 1 Meninggal

Regional
Elemen Sipil Sebut Jam Malam Timbulkan Trauma Masa Konflik Aceh

Elemen Sipil Sebut Jam Malam Timbulkan Trauma Masa Konflik Aceh

Regional
Tiba di Solo, Pemudik Dijemput Bus Menuju Tempat Karantina

Tiba di Solo, Pemudik Dijemput Bus Menuju Tempat Karantina

Regional
Kronologi Puluhan Warga Kampung Hadang Polisi Setelah Pergoki Belasan Pembalak Liar

Kronologi Puluhan Warga Kampung Hadang Polisi Setelah Pergoki Belasan Pembalak Liar

Regional
Komunitas Kopi Jabar Bagikan 1.000 Botol Kopi ke Tenaga Medis Covid-19

Komunitas Kopi Jabar Bagikan 1.000 Botol Kopi ke Tenaga Medis Covid-19

Regional
Data Covid-19 Pemprov Sumbar Beda dengan Nasional

Data Covid-19 Pemprov Sumbar Beda dengan Nasional

Regional
Wali Kota Tasikmalaya Larang RW Tarik Pungutan Semprot Disinfektan ke Warga

Wali Kota Tasikmalaya Larang RW Tarik Pungutan Semprot Disinfektan ke Warga

Regional
Kesal Tak Diberi Uang untuk Beli Motor, Pemuda di Cianjur Bakar Rumah Orangtuanya

Kesal Tak Diberi Uang untuk Beli Motor, Pemuda di Cianjur Bakar Rumah Orangtuanya

Regional
Bantah Nikahi Anak 7 Tahun, Syekh Puji: Ada Skenario Permintaan Uang Rp 35 M dan Ancaman

Bantah Nikahi Anak 7 Tahun, Syekh Puji: Ada Skenario Permintaan Uang Rp 35 M dan Ancaman

Regional
Pergoki Pembalak Liar, Polisi Malah Dihadang Puluhan Warga Kampung

Pergoki Pembalak Liar, Polisi Malah Dihadang Puluhan Warga Kampung

Regional
65 Napi di Nusakambangan Dibebaskan akibat Wabah Corona

65 Napi di Nusakambangan Dibebaskan akibat Wabah Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X