Tiga Jaksa Disiapkan untuk Persidangan JR Saragih

Kompas.com - 28/03/2018, 05:55 WIB
Bakal calon Gubernur Sumatera Utara yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Sumut JR Saragih berada di dalam mobil seusai diperiksa pihak Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Sentra Gakkumdu) di kantor Bawaslu Sumut, di Medan, Sumatera Utara, Senin (19/3/2018). JR Saragih diperiksa terkait kasus dugaan pemalsuan legalisasi ijazah SMA dalam berkas pendaftaran Cagub Sumut. ANTARA FOTO/Irsan MulyadiBakal calon Gubernur Sumatera Utara yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Sumut JR Saragih berada di dalam mobil seusai diperiksa pihak Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Sentra Gakkumdu) di kantor Bawaslu Sumut, di Medan, Sumatera Utara, Senin (19/3/2018). JR Saragih diperiksa terkait kasus dugaan pemalsuan legalisasi ijazah SMA dalam berkas pendaftaran Cagub Sumut.

MEDAN, KOMPAS.com - Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara telah menerima pelimpahan berkas Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sumut Jopinus Ramli (JR) Saragih dari penyidik Polda Sumut pada Senin (26/3/2018).

JR Saragih sendiri menjadi tersangka pemalsuan legalisir ijazah SMA dan tanda tangan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Sopan Andrianto untuk Pilkada Sumut 2018.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Sumut, Sumanggar Siagian yang dikonfirmasi mengatakan, tim jaksa sedang meneliti berkas tersebut.

"Pasca-pelimpahan, kita membentuk tim jaksa yang bertugas meneliti kelengkapan berkas. Waktu kita lima hari," kata Sumanggar, Selasa (27/3/2018).

Jika dalam waktu lima hari itu jaksa menyatakan berkas tidak lengkap, maka Kejati Sumut akan mengembalikannya kepada penyidik untuk dilengkapi kembali dalam jangka waktu tiga hari.

"Setelah berkas dinyatakan lengkap, jaksa akan melimpahkan ke pengadilan untuk disidangkan. Kejati Sumut telah menyiapkan tiga jaksa Sentra Gakkumdu yaitu Amru Siregar, Haslinda dan Irma Hasibuan untuk menangani kasus ini," pungkas Sumanggar.

Baca juga : Pasangan JR Saragih: Kami Akan Terus Mencari Keadilan

Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) menetapkan JR Saragih sebagai tersangka pemalsuan dokumen saat mendaftar menjadi bakal calon gubernur Sumatra Utara pada Kamis (15/3/2018).

Penetapan ini berdasarkan keterangan saksi-saksi dan sejumlah barang bukti. JR Saragih diduga melanggar UU Nomor 10 Tahun 2016 Pasal 184 tentang Pilkada dengan ancaman hukuman enam tahun penjara.

Status tersangka yang disandang JR Saragih disikapi Partai Demokrat dengan mengangkat Herri Zulkarnain sebagai pelaksana tugas (Plt). Langkah yang diambil ini diduga untuk menyelamatkan citra partai yang tercoreng.

Baca juga : Alasan Partai Demokrat Copot JR Saragih dari Jabatan Ketua Demokrat Sumut

Alih tugas ini bentuk komitmen partai untuk terus melanjutkan roda organisasi, juga sebagai persiapan menghadapi pilkada Sumut, pemilihan legislatif dan pemilihan presiden pada 2019.

Selain itu, supaya konsentrasi JR Saragih dalam menjalani proses hukum tidak terganggu.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Petugas Berpakaian APD Diusir dan Nyaris Diamuk Warga, Pejabat Desa: Keluarga Keberatan dan Kurang Nyaman

Petugas Berpakaian APD Diusir dan Nyaris Diamuk Warga, Pejabat Desa: Keluarga Keberatan dan Kurang Nyaman

Regional
Kawasan Wisata Lombok Barat Tutup, Ratusan Kendaraan hendak Berkunjung Dipaksa Putar Balik

Kawasan Wisata Lombok Barat Tutup, Ratusan Kendaraan hendak Berkunjung Dipaksa Putar Balik

Regional
Usai Periksa Pasien Covid-19, Perawat Diancam hingga Trauma, Ganjar: Jangan Aneh-aneh, Kita Lagi Kondisi Sulit

Usai Periksa Pasien Covid-19, Perawat Diancam hingga Trauma, Ganjar: Jangan Aneh-aneh, Kita Lagi Kondisi Sulit

Regional
Dari 62 Kasus Positif Covid-19 di Sukabumi, 59 Pasien dari Klaster Institusi Negara

Dari 62 Kasus Positif Covid-19 di Sukabumi, 59 Pasien dari Klaster Institusi Negara

Regional
3 Warga Ngada NTT Tewas Keracunan Belerang Saat Bakar Sarang Lebah

3 Warga Ngada NTT Tewas Keracunan Belerang Saat Bakar Sarang Lebah

Regional
Perawat Diancam Usai Periksa Pasien Covid-19, Ganjar Minta Pelakunya Diusut

Perawat Diancam Usai Periksa Pasien Covid-19, Ganjar Minta Pelakunya Diusut

Regional
Bayi Kembar Usia 1 Tahun Terpapar Corona dari Klaster Jemaat HOG Batam

Bayi Kembar Usia 1 Tahun Terpapar Corona dari Klaster Jemaat HOG Batam

Regional
Halusinasi Kapolsek Berujung Pemecatan, Tabrak Rumah Warga hingga Tewaskan Balita

Halusinasi Kapolsek Berujung Pemecatan, Tabrak Rumah Warga hingga Tewaskan Balita

Regional
Khofifah: Siswa di Jatim Tetap Belajar di Rumah Meski Masuk Fase New Normal

Khofifah: Siswa di Jatim Tetap Belajar di Rumah Meski Masuk Fase New Normal

Regional
Pasutri di Sukabumi Positif Covid-19, Diduga Tertular dari Anaknya

Pasutri di Sukabumi Positif Covid-19, Diduga Tertular dari Anaknya

Regional
Pidato Risma di HUT Surabaya, Apresiasi Warganya yang Amalkan Pancasila Perangi Covid-19

Pidato Risma di HUT Surabaya, Apresiasi Warganya yang Amalkan Pancasila Perangi Covid-19

Regional
Pesan dan Permintaan Risma Saat HUT Surabaya ke-727, Tahun Terakhirnya Jadi Wali Kota

Pesan dan Permintaan Risma Saat HUT Surabaya ke-727, Tahun Terakhirnya Jadi Wali Kota

Regional
Karantina Pelaku Perjalanan, Kunci Sukses Pemda TTU Tekan Kasus Covid-19 Jadi Nol

Karantina Pelaku Perjalanan, Kunci Sukses Pemda TTU Tekan Kasus Covid-19 Jadi Nol

Regional
Lima Pasien Terakhir Sembuh, Wonogiri Nihil Covid-19

Lima Pasien Terakhir Sembuh, Wonogiri Nihil Covid-19

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 31 Mei 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 31 Mei 2020

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X