Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jual Obat Terlarang, Seorang Nenek Ditangkap Polisi

Kompas.com - 27/03/2018, 14:44 WIB
Abdul Haq ,
Reni Susanti

Tim Redaksi

GOWA, KOMPAS.com - Seorang nenek di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, digelandang polisi lantaran mengedarkan obat terlarang kepada pelajar. Polisi juga membekuk tiga pelaku lainnya lantaran menjadi bandar dan pengedar narkona jenis sabu.

AKP Maulud, Kepala Satuan (Kasat) Narkoba Polres Gowa mengatakan, sasaran dari barang haram tersebut adalah para pelajar sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA). 

"Dalam pekan ini kami berhasil mengamankan empat orang pengedar dan bandar baik itu obat terlarang maupun narkotika. Satu di antaranya, wanita paruh baya. Satu lainnya redivis yang baru dua bulan bebas dari penjara," ujar Maulud, dalam konferensi persnya, Selasa (27/3/2018).

Tiga pelaku lainnya masing-masing berinisial MF (19), HR (38), dan RL (34). Ketiga pelaku merupakan pengedar dan bandar. Dari tangan ketiganya, polisi berhasil mengamankan 92 gram sabu siap edar dengan nilai Rp 100 juta.

(Baca juga : Isap Sabu, Pilot Lion Air Divonis 1 Tahun Penjara)

Nenek NJ (50) sendiri ditangkap di rumahnya di Dusun Soreang, Desa Jipang, Kecamatan Bontompo Selatan bersama barang bukti 89 butir obat daftar G jenis tradol. Sasaran penjualan obat terlarang ini adalah pelajar dengan keuntungan Rp 1.000 perbutir.

"Saya beli sendiri dan jual ke anak sekolah dan saya dapat untung Rp 1.000 perbutir," tutur NJ yang mengaku menjual barang haram tersebut guna membiayai cucunya.

Para pelaku dijerat pasal yang berbeda. Nenek NJ diancam pasal 196 junto pasal 98 ayat 2 dan ayat 3 Undang-undang No 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. 

Kompas TV Polisi masih mengembangkan asal narkoba yang didapat pelaku dan siapa pembelinya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Pj Gubri Ajak Pemkab Bengkalis Kolaborasi Bangun Jembatan Sungai Pakning-Bengkalis

Pj Gubri Ajak Pemkab Bengkalis Kolaborasi Bangun Jembatan Sungai Pakning-Bengkalis

Regional
Diskominfo Kota Tangerang Raih Penghargaan Perangkat Daerah Paling Inovatif se-Provinsi Banten

Diskominfo Kota Tangerang Raih Penghargaan Perangkat Daerah Paling Inovatif se-Provinsi Banten

Regional
Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Regional
Komunikasi Politik 'Anti-Mainstream' Komeng yang Uhuyy!

Komunikasi Politik "Anti-Mainstream" Komeng yang Uhuyy!

Regional
Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Regional
Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Regional
Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Regional
Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Regional
Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Regional
Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Regional
Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Regional
BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

Regional
Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Regional
Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di 'Night Market Ngarsopuro'

Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di "Night Market Ngarsopuro"

Regional
Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com