TKI dari Malaysia Bawa "Rice Cooker" Berisi Bawang dan Narkoba

Kompas.com - 27/03/2018, 13:56 WIB
2 penyelundup narkoba diserahkan ke polisi untuk diproses hukum.KOMPAS.com/Achmad Faizal 2 penyelundup narkoba diserahkan ke polisi untuk diproses hukum.

SURABAYA, KOMPAS.com - Penyelundupan narkoba jenis sabu dari Malaysia digagalkan di Bandara Internasional Juanda Surabaya. Seorang TKI Malaysia membawa hampir sekilo sabu sabu dalam kotak rice cooker yang dicampur bawang putih dan bawang merah.

Sulimah (36), seorang TKI perempuan asal Kabupaten Sampang, Jawa Timur itu diamankan petugas Bandara Internasional Juanda Surabaya, Jumat (16/3/2018) lalu sekitar pukul 15.15 WIB.

Saat itu, dia baru saja mendarat dari pesawat Air Asia (XT-327) rute Kuala lumpur Malaysia - Surabaya.

"Dalam kotak rice cooker yang dibawa, terdapat sabu-sabu seberat 925 gram yang dibungkus plastik. Narkoba itu disimpan bersama bungkusan bawang merah dan bawang putih," kata Kepala Kantor Bea Cukai Juanda, Budiharjanto, Selasa (27/3/2018).


(Baca juga : Selamatkan 114.000 Jiwa, Polres Karimun Musnahkan 19 Kg Sabu )

Kepada petugas, Sulimah hanya mengaku diberi titipan barang oleh rekannya sesama TKI. "Dia mengaku tidak mengetahui jika barang tersebut adalah narkoba," ujarnya.

Empat hari sebelum Sulimah diamankan, petugas keamanan bandara juga menangkap Pauzi (26). Dia membawa 137 gram sabu yang disimpan dalam tubuhnya. Dia turun dari pesawat Air Asia yang terbang Kuala Lumpur, Malaysia.

"Pauzi juga dari Madura, dia berasal dari Kabupaten Pamekasan," jelasnya.

Kedua pembawa penyelundup narkoba itu dijerat pasal 113 ayat 1 dan 2 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara 15 tahun. 

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Jadi Korban Kekerasan Kelompok SMB, Kades Minta Polisi Tangkap Pelaku

Jadi Korban Kekerasan Kelompok SMB, Kades Minta Polisi Tangkap Pelaku

Regional
Risma Alokasikan APBD Sebanyak 32 Persen untuk Pendidikan, Ini Alasannya

Risma Alokasikan APBD Sebanyak 32 Persen untuk Pendidikan, Ini Alasannya

Regional
Walhi Sebut Kalsel Tak layak Jadi Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Walhi Sebut Kalsel Tak layak Jadi Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Regional
Tertangkap Curi Sapi, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga

Tertangkap Curi Sapi, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga

Regional
Istri Korban Mutilasi Gelisah Pelaku Lain Belum Ditangkap

Istri Korban Mutilasi Gelisah Pelaku Lain Belum Ditangkap

Regional
Ini Alasan Ayah Aniaya Anaknya yang Derita Gizi Buruk hingga Patah Tulang

Ini Alasan Ayah Aniaya Anaknya yang Derita Gizi Buruk hingga Patah Tulang

Regional
DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua dan Anggota KPU Cianjur

DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua dan Anggota KPU Cianjur

Regional
Jerat Kawat Sling Masih Melekat di Kaki Depan, Harimau Palas Akan Dioperasi

Jerat Kawat Sling Masih Melekat di Kaki Depan, Harimau Palas Akan Dioperasi

Regional
Aturan Tes Narkoba Sebelum Menikah, Ini Kata Para Calon Pengantin hingga Alasan Kemenag Jatim

Aturan Tes Narkoba Sebelum Menikah, Ini Kata Para Calon Pengantin hingga Alasan Kemenag Jatim

Regional
Pesawat Garuda Bermasalah, Ribuan Calon Jemaah Haji di Asrama Sudiang Makassar Terlantar

Pesawat Garuda Bermasalah, Ribuan Calon Jemaah Haji di Asrama Sudiang Makassar Terlantar

Regional
4 Kota Ini Segera Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

4 Kota Ini Segera Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

Regional
Berikut 7 Poin Fatwa MPU Aceh tentang Hukum Permainan PUBG

Berikut 7 Poin Fatwa MPU Aceh tentang Hukum Permainan PUBG

Regional
Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Regional
Puluhan Polisi Gendut Digembleng Program Diet di SPN Mojokerto

Puluhan Polisi Gendut Digembleng Program Diet di SPN Mojokerto

Regional
Viral Bangunan Sekolah Miris di Minahasa Selatan, Ini Penjelasan Wabup

Viral Bangunan Sekolah Miris di Minahasa Selatan, Ini Penjelasan Wabup

Regional
Close Ads X