Kompas.com - 26/03/2018, 17:57 WIB
Tim gabungan mengevakuasi mayat pria tak dikenal yang ditemukan tewas bunuh diri di Hargo Dalem, salah satu puncak Gunung Lawu, Senin (26/3/2018). KOMPAS.com/Ferry Yoga Saputra Tim gabungan mengevakuasi mayat pria tak dikenal yang ditemukan tewas bunuh diri di Hargo Dalem, salah satu puncak Gunung Lawu, Senin (26/3/2018).

MAGETAN, KOMPAS.com - Pria tak dikenal ditemukan tewas di puncak Gunung Lawu dalam posisi gantung diri. Tim gabungan pun menduga, pria itu tewas karena bunuh diri

"Saat ditemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia gantung diri di puncak Gunung Lawu," ujar Kapolres Magetan, AKBP Muslimin kepada Kompas.com, Senin (26/3/2018).

Muslimin mengatakan, Slamet, seorang pencari jamu tradisional menemukan jasad pria tak dikenal itu di puncak Gunung Lawu, Minggu (25/3/2018) siang.

Padahal sebelumnya, Sabtu (24/3/2018) malam, Slamet sempat bertemu korban dan membuat api unggun di puncak Gunung Lawu untuk menghangatkan badan.

Setelah mengetahui korban meninggal, sambung Muslimin, Slamet yang merupakan warga Desa Blumbang, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah itu turun melapor ke petugas di Pos Cemorosewu.

(Baca juga : Seorang Pendaki Tak Dikenal Ditemukan Tewas di Puncak Gunung Lawu )

Jenazah pendaki itu baru dilakukan hari ini setelah cuaca membaik. Jenazah berhenis kelamin laki-laki, diperkirakan berusia 65 tahun. Saat ini, jasad dititipkan di ruang jenazah Rumah Sakit Umum Dr Sayidiman, Kabupaten Magetan. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bagi warga yang merasa kehilangan anggota keluarga, lanjut Muslimin, dapat mengecek langsung ke ruang jenazah RSU Dr Sayidiman Magetan.

Sementara itu, Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan, Fery Yoga Saputra mengatakan, evakuasi jenazah korban dilakukan secara estafet.

Evakuasi jenazah korban dilakukan tim gabungan dari BPBD Magetan dan Karanganyar, Basarnas, SAR Trenggalek, TNI, Polri, dan relawan.

"Jenazah korban sudah berhasil dievakuasi. Saat ini jenazahnya berada di rumah sakit. Hasil visum tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," tutur Ferry.

(Baca juga : Inilah Asal Mitos Anis Gunung, Penunjuk Jalan Gunung Lawu )

Diberitakan sebelumnya, Seorang pria tak dikenal ditemukan tewas di puncak Gunung Lawu, Minggu (25/3/2018). Belum diketehui penyebab tewasnya pria itu. 

Kompas TV Napi bernama Bisan Azhari meninggal setelah sempat dirawat di RS Muhammad Hoesin, Palembang.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
TIPS, TRIK, DAN TUTORIAL
Pria Perlu Tahu, Ini Jenis Makanan Berprotein yang Bisa Tambah Massa Otot
Pria Perlu Tahu, Ini Jenis Makanan...
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Regional
Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Regional
Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Regional
Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Regional
Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Regional
Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Regional
Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Regional
Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Regional
Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.