Kompas.com - 25/03/2018, 09:15 WIB
Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (kiri) dan Uu Ruzhanul Ulum menyampaikan visi dan misi saat Debat Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat di Sabuga, Bandung, Jawa Barat, Senin (12/3/2018). Debat pertama calon gubernur dan wakil gubernur Jabar tersebut mengangkat sejumlah isu seperti politik, hukum, ekonomi, pemerintahan daerah, UMKM, dan infrastruktur. ANTARA FOTO/M AGUNG RAJASAPasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (kiri) dan Uu Ruzhanul Ulum menyampaikan visi dan misi saat Debat Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat di Sabuga, Bandung, Jawa Barat, Senin (12/3/2018). Debat pertama calon gubernur dan wakil gubernur Jabar tersebut mengangkat sejumlah isu seperti politik, hukum, ekonomi, pemerintahan daerah, UMKM, dan infrastruktur.

BANDUNG, KOMPAS.com - Calon gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berharap agar kaum milenial dapat menggunakan hak pilihnya dalam Pilkada Jawa Barat 2018.

Hal itu dikatakan Ridwan saat diskusi dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Jabar di Kafe Banyu Leisure, Bandung, Sabtu (24/3/2018).

"Millenial itu sebenarnya aktif, tapi sebagian dari mereka suka golput. Jadi kampanye kita akan memastikan mereka datang ke TPS. Bahasa saya, cuekmu hari ini adalah deritamu di masa depan," kata Emil, sapaan akrabnya.

Emil pun mengaku akan melakukan safari kepada kalangan milenial untuk merangkul anak muda memakai hak politiknya. Apalagi jumlah kaum milenial di Jabar mencapai 30 persen dari 31 juta pemilih.

Baca juga : Komentar Ridwan Kamil soal Elektabilitasnya Tersalip dalam Survei Kompas

"Saya akan lakukan safari Milenial agar mereka tahu kalau pasangan RINDU (Ridwan-Uu) adalah yang paling dekat secara usia dengan mereka. Saya akan sangat antusias untuk memenuhi undangan diskusi dari mahasiswa, organisasi kepemudaan, atau ormas," ucapnya.

Emil menjelaskan, safari milenial juga menjadi wadah untuk menampung aspirasi anak muda yang akan diimplementasikan dalam programnya. Emil pun akan menawarkan beberapa solusi persoalan kaum muda yang sering dibahas seperti ekonomi, pekerjaan, eksistensi diri, hingga persiapan masa depan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga : Komentar Ridwan Kamil soal Banjir Bandang di Kota Bandung

"Program RINDU banyak, misalnya satu daerah satu produk, sekolah di pabrik agar orang lokal bisa kerja, reorientasi kurikulum sekolah digital, kredit tanpa agunan. Jawaban dari RINDU (untuk masalah para Millenial) itu pragmatis, mudah dieksekusi dan dapat menyelesaikan masalah,” tuturnya.

Mengingat besarnya potensi suara dari kaum milenial, Emil menargetkan dapat meraup 70 persen suara.

"Sekitar 50 persen suara di Jawa Barat adalah kaum Milenial. Mudah-mudahan 70 persen dari mereka memilih kita," kata Emil. (K106-15)



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X