Kompas.com - 24/03/2018, 10:48 WIB
Motif Geblek Renteng itu mengadopsi bentuk geblek, makanan khas asal Kulon Progo, Yogyakarta. Geblek memang dibikin seperti angka 8 dan jadilah motif istimewa bagi Kulon Progo. KOMPAS.com/Dani JMotif Geblek Renteng itu mengadopsi bentuk geblek, makanan khas asal Kulon Progo, Yogyakarta. Geblek memang dibikin seperti angka 8 dan jadilah motif istimewa bagi Kulon Progo.

Lendah pun makin berkembang, pengrajin batik jadi semakin hidup, disusul kemunculan di kecamatan lain, seperti di Nanggulan hingga Samigaluh. Toko dan galeri batik tumbuh di mana-mana. Di Gulurejo saja, ada 5 galeri menojolkan diri dengan nama sendiri.

Lendah, kata Girin, sekarang sekitar 23 pengrajin batik dan yang dulu pernah mengayuh sepeda bersama Girin, kini ikut para pengrajin lokal yang terus naik daun.

“Ada yang ikut saya, Sinar Abadi, Faras Batik, dan lain-lain. Mereka tidak kerja di Yogya lagi. Sekarang sudah ada batik di sini,” kata Girin.

Pembatik terus bertambah seiring kebanggaan warga Kulon Progo pada Geblek Renteng itu. Pembelinya dari mana-mana.

“Dulunya dari 200-300 orang (pembatik) di Lendah sekarang 1500 pengrajin. Lendah itu sangat merasakan perkembangan batik ini,” kata Bupati Hasto saat meresmikan Taman Budaya Kulon Progo, belum lama.

“Ada satu kabupaten di Kalimantan Selatan, seluruh karyawannya kompak belanjanya di Kulon Progo sampai lebih Rp 2 miliar. Seragam karyawannya juga geblek renreng. Kami bersyukur,” tambahnya.

(Baca juga: Cerita Polisi Anak Pemecah Batu Cium Kaki Ayah, Dulu Tak Dianggap Kini Semua Datang Menyalami)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Karena Geblek Renteng, lanjut Girin, batik corak lain ikut terdongkrak. Selain Batik Pulo, Sembung Batik punya batik abstrak, cap kombinasi dan batik tulis.

Girin mengatakan, setiap hari libur, omsetnya naik 30 persen. Separuh produksinya corak Geblek Renteng, separuh lagi corak gaya Sumbung Batik.

Kampung-kampung batik di Lendah tak pernah sepi pembeli hingga kini. Tak cuma pembeli, banyak juga yang mampir ke sana sengaja hanya untuk wisata menyaksikan orang membatik.

Warga di sana sangat ramah memberi petunjuk dan arah tempat-tempat kelompok pembatik dan menimbulkan kesan betapa bangganya warga pada kampung mereka.

“Bule datang ke sini untuk wisata juga pernah,” kata Girin.

Lendah bisa didatangi dari Yogyakarta menuju Wates. Setelah daerah Gamping, melewati Pasar Sentolo Baru, jalan sedikit sekitar setengah kilometer, lantas belok ke kiri. Masukilah jalan aspal mulus ke desa industri.

Setelah berjalan kira-kira 7 kilometer, maka akan ketemu Pasar Ngentakrejo. Galeri Sembung Batik tak jauh dari pasar itu, dan banyak galeri lain di sana.

 

 

Kompas TV Batik trenggalek tengah bersiap untuk diperkenalkan di London Fashion Week.


 

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X