Petugas Gakkum Ciduk Otak Pelaku Pembalakan Liar di Taman Nasional

Kompas.com - 23/03/2018, 21:05 WIB
Kondisi Taman Nasional Bogani Nani Wartabone yang diserobot oleh warga KOMPAS.COM/ROSYID AZHARKondisi Taman Nasional Bogani Nani Wartabone yang diserobot oleh warga

GORONTALO, KOMPAS.com – Seorang aktor intelektual pembukaan lahan Taman Nasional Bogani Nani Wartabone (TNBNW) ditetapkan sebagai tersangka.

TM (40) diamankan petugas Balai Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan karena memerintahkan YM dan RS, warga Desa Tapadaka Utara, Kabupaten Bolaang Mongondow, untuk menggunduli hutan taman nasional.

Akibat ulahnya ini, kawasan konservasi di wilayah Tapa Linow ini gundul tanpa pepohonan.

“Selama 1 bulan kami mengumpulkan data dan keterangan, akhirnya ditemukan fakta bahwa YM dan RS merupakan buruh pekerja yang dibayar oleh saudara TM untuk membuka taman nasional,” kata William Tengker, kepala Seksi Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan Wilayah Sulawesi Wilayah III, Jumat (23/3/2018).

Temuan penggundulan taman nasional ini berawal dari patroli rutin petugas polisi kehutanan Balai TN Bogani Nani Wartabone Kamis, 8 Februari 2018 di lokasi Tapa Linow Desa Tapadaka Utara. Mereka menemukan kegiatan pembukaan lahan baru dan mengamankan 2 orang pelaku, yakni YM dan RS.

Baca juga : Angin Kencang Rusak Fasilitas Resort di Taman Nasional Kelimutu

Keduanya kemudian dijadikan saksi kunci dalam kasus pembukaan lahan ini.

Aktor intelektual ini rencananya dijerat dengan Pasal 92 Ayat (1) huruf a Jo. Pasal 17 Ayat (2) Huruf b UU NO 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Perusakan Hutan dengan ancaman hukuman pidana penjara paling singkat 3 tahun dan paling lama 10 tahun.

Baca juga : Cuaca Buruk, Taman Nasional Kelimutu Ditutup Sementara

Ancaman lainnya adalah pidana denda paling sedikit Rp 1,5 miliar dan paling banyak Rp 5 miliar.

Kompas TV Ratusan Kubik Kayu Diduga Hasil Pembalakan Liar Disita
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.