Viral, Video Pasangan Mesum Digerebek Warga dan Dipaksa Peragakan Ulang

Kompas.com - 23/03/2018, 18:25 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

SAMBAS, KOMPAS.com - Video pasangan yang seolah sedang berhubungan intim sambil dikelilingi sejumlah orang viral di media sosial.

Video berdurasi 22 detik itu menunjukkan aksi sejumlah warga memaksa pasangan ini untuk memeragakan ulang aksi mesum yang diduga dilakukan oleh kedua orang ini sebelumnya.

Saat dipaksa memeragakannya dalam video, pasangan ini tidak mengenakan bawahan, sedangkan sejumlah orang di sekitar mereka berteriak-teriak meminta keduanya difoto.

Video berakhir dengan niat sejumlah warga membawa pasangan ini ke Ketua RT. Namun, tidak diketahui kemudian apakah dilakukan atau tidak.

(Baca juga: Viral, Warga Beli Motor Honda CRF Pakai Uang Koin Rp 1.000 Hasil Tabungan Anak)

Kasat Reskrim Polres Sambas AKP Raden Real Mahendra mengatakan, kejadian tersebut terjadi di Dusun Merbau, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.

Sesuai video viral, polisi langsung mendatangi kediaman perempuan yang diduga ada di dalam video itu pada Senin (19/3/2018).

"Korban perempuan berinisial AN (bukan inisial sebenarnya) saat ini sudah berusia 17 tahun, warga dari salah satu desa di Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas," ungkapnya, Jumat (23/3/2018).

"Telah kami peroleh keterangan dari korban AN, dia membenarkan bahwa wanita yang ada di dalam video tersebut memang dirinya," lanjutnya.

(Baca juga: Kakek Pengayuh Becak Dilarikan ke Rumah Sakit, di Bawah Jok Ditemukan Uang Rp 48 Juta)

Selain itu, lanjut Real, korban bercerita bahwa pasangannya dalam video tersebut baru dikenalnya.

"Seorang pria yang mengenakan baju merah tersebut dikenalnya. Pria ini berinisial NT (bukan inisial sebenarnya) yang baru dikenal olehnya sejak 4 hari sebelum kejadian," ujarnya.

Real menyebut keduanya mengalami persekusi oleh belasan orang. Mereka diminta memeragakan ulang hubungan badan di depan belasan orang tersebut.

"Peristiwa tersebut terjadi, berawal saat korban wanita berinisial AN (bukan inisial sebenarnya) bersama pasangan prianya, NT (bukan inisial sebenarnya) pergi ke tempat kejadian yang selanjutnya melakukan perbuatan asusila di tempat tersebut. Tidak lama kemudian, sekitar belasan orang memergoki atau menggrebek keduanya yang saat itu sedang melakukan perbuatan asusila," tutur Real.

"Yang selanjutnya direkam atau divideokan oleh seorang dari kelompok orang tersebut dengan menggunakan kamera HP," sambungnya.

(Baca juga: Sarden Kaleng Mengandung Cacing, Begini Penjelasan BPOM)

Artikel ini telah tayang di tribunpontianak.co.id dengan judul Tragis! Pasangan Video Mesum Ternyata Dipersekusi Belasan Orang, Ini Kronologinya dan Video Mesum Sambas Ternyata Video Lama Baru Viral di Medsos 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kampanye Protokol Kesehatan, Khofifah Gowes Bersarung di Situbondo

Kampanye Protokol Kesehatan, Khofifah Gowes Bersarung di Situbondo

Regional
Fakta Terkini Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, 1 Rumah di Ciamis Rusak, Getaran Terasa hingga Banyumas

Fakta Terkini Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, 1 Rumah di Ciamis Rusak, Getaran Terasa hingga Banyumas

Regional
Bacok Istri dan Mertua karena Digugat Cerai, Residivis Pembunuhan Tewas Ditembak Polisi

Bacok Istri dan Mertua karena Digugat Cerai, Residivis Pembunuhan Tewas Ditembak Polisi

Regional
Tiga Perumahan di Kabupaten Bogor Terendam Banjir, 1.100 Jiwa Mengungsi

Tiga Perumahan di Kabupaten Bogor Terendam Banjir, 1.100 Jiwa Mengungsi

Regional
Akhir Perjalanan Perwira Polisi yang Jadi Kurir Sabu 16 Kilogram

Akhir Perjalanan Perwira Polisi yang Jadi Kurir Sabu 16 Kilogram

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Satu Rumah Warga di Ciamis Rusak

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Satu Rumah Warga di Ciamis Rusak

Regional
Wali Kota Tasikmalaya: Biarlah Saya Ditahan KPK, tapi...

Wali Kota Tasikmalaya: Biarlah Saya Ditahan KPK, tapi...

Regional
Diharapkan Ungguli Thailand, Sirkuit MotoGP Mandalika Incar 2 Hal Ini

Diharapkan Ungguli Thailand, Sirkuit MotoGP Mandalika Incar 2 Hal Ini

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Ini Penjelasan PVMBG

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Ini Penjelasan PVMBG

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Getaran Terasa hingga Banyumas

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Getaran Terasa hingga Banyumas

Regional
Gempa Pangandaran Magnitudo 5,9 Terasa hingga Sukabumi, Belum Ada Laporan Kerusakan

Gempa Pangandaran Magnitudo 5,9 Terasa hingga Sukabumi, Belum Ada Laporan Kerusakan

Regional
Oknum Perwira Polisi Jadi Kurir Sabu 16 Kg, Kapolda Riau: Dia Penghianat Bangsa

Oknum Perwira Polisi Jadi Kurir Sabu 16 Kg, Kapolda Riau: Dia Penghianat Bangsa

Regional
Hidup dengan Ibu ODGJ, 4 Anak Gizi Buruk Tak Kenal Lauk, Hanya Makan Nasi dengan Sayur Rebus

Hidup dengan Ibu ODGJ, 4 Anak Gizi Buruk Tak Kenal Lauk, Hanya Makan Nasi dengan Sayur Rebus

Regional
Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Kurir Sabu 16 Kilogram, Alami Luka Tembak hingga Langsung Dipecat

Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Kurir Sabu 16 Kilogram, Alami Luka Tembak hingga Langsung Dipecat

Regional
Fakta Lengkap Soal Fatwa Hukum Cambuk Bagi Pemain PUBG di Aceh...

Fakta Lengkap Soal Fatwa Hukum Cambuk Bagi Pemain PUBG di Aceh...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X