Kompas.com - 22/03/2018, 18:09 WIB
Calon gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, saat melakukan kampanye ke wilayah Pasar Cisarua, Puncak, Bogor, Jawa Barat, Kamis (15/3/2018). KOMPAS.com/Ramdhan Triyadi BempahCalon gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, saat melakukan kampanye ke wilayah Pasar Cisarua, Puncak, Bogor, Jawa Barat, Kamis (15/3/2018).

BANDUNG, KOMPAS.com - Kandidat gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, banjir bandang yang terjadi di kawasan Cicaheum pada Selasa (20/3/2018) lalu merupakan dampak dari pembangunan di kawasan Bandung Utara (KBU) yang tidak sesuai tata ruang.

Kondisi itu turut dipengaruhi kondisi Sungai Cipamokolan, Kabupaten Bandung, yang tak mampu menampung tingginya volume air usai hujan lebat turun pasa Selasa sore. Sementara lumpur yang terbawa air berasal dari area perkebunan di dataran tinggi Cimenyan.

"Kota Bandung dalam hal ini menjadi korban dari meluapnya air sungai di wilayah Kabupaten Bandung," kata Ridwan melalui siaran tertulisnya, Kamis (23/3/2018).

Menanggapi persoalan di KBU, Ridwan menilai setiap aktivitas pembangunan di kawasan pegunungan mesti dikendalikan. Sebab, wilayah Jabar sangat rentan terhadap bencana longsor atau pergeseran tanah.

"Jika tidak sesuai tata ruang, maka izinnya jangan dikeluarkan, ini untuk menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan," ucap Emil, sapaan akrabnya.

Jika terpilih sebagai gubernur, dia berkomitmen aktivitas pembangunan di KBU disesuaikan dengan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) atau zonasi sesuai dengan undang-undang.

Baca juga : Pemkot Bandung Bagikan 8,7 Ton Beras Premium untuk Korban Banjir Bandang

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Emil mengatakan, penataan wilayah KBU memang menjadi kewenangan Provinsi Jabar sesuai dengan Perda khusus KBU Nomor 2 Tahun 2016. Gubernur, sambung Emil, memiliki kewenangan mengatur tata ruang yang merupakan Kawasan Strategis Provinsi (KSP) sesuai dengan Perda Nomor 22 Tahun 2010 tentang RTRW.

"Jangan sampai terjadi perubahan alih fungsi lahan di kawasan tersebut yang tidak hanya merusak lingkungan di sekitar KBU, tapi juga akan membuat bencana di daerah cekungan Bandung," tuturnya.

Agar pembangunan tata ruang terus terpantau, Emil pun menggagas pembentukan satgas pengendalian pemanfaatan ruang dengan melibatkan aparat penegak hukum, komunitas, dan lain-lain untuk sama-sama mengawasi KBU.

Baca juga : Banjir Bandang di Bandung, Rumah Roboh hingga Status Darurat Bencana

Kolaborasi lintas lembaga seperti BMKG, PVMBG, dan LAPAN, dirasa penting agar setiap jengkal pembangunan di KBU bisa lebih terkendali.

"Tujuannya agar kebijakan yang dikelurakan oleh gubernur sesuai dengan wewenangnya. Ditambah aplikasi untuk memantau kesesuaian tata ruang berbasis GIS (Geographic Information System atau Sistem Informasi Geografis ) yang bisa diakses publik," jelasnya.

Kompas TV Warga dan tim gabungan membuat tanggul darurat untuk mencegah gerusan air di sekitar tanggul yang jebol.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.