Seorang Bayi Usia Delapan Bulan di Banda Aceh Positif Difteri

Kompas.com - 22/03/2018, 13:42 WIB
Tim medis dari Puskesmas Ulee Kareng, Kota Banda Aceh, memberikan imunisasi difteri massal kepada  956 siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN)  5 Kota Banda Aceh, Selasa (20/2/2018). KOMPAS.com/RAJA UMARTim medis dari Puskesmas Ulee Kareng, Kota Banda Aceh, memberikan imunisasi difteri massal kepada 956 siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Kota Banda Aceh, Selasa (20/2/2018).

BANDA ACEH, KOMPAS.com - Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh menemukan seorang anak balita berusia delapan bulan menderita difteri di Kota Banda Aceh.

Penemuan kasus bayi penderita difteri ini menambah angka penderita mulai dari Januari 2018 sebanyak 13 kasus.

“Dua hari lalu kami menemukan kasus baru. Ada seorang bayi berusia delapan bulan penderita difteri, jadi jumlah penderita sejak Januari sampai Maret 2018 ada 13 kasus,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Dr Warqah Helmi, Kamis (22/3/2018).

Menurut Warqah, seorang bayi laki-laki berusia delapan bulan yang ditemukan positif menderita difteri itu kini mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSUZA) Banda Aceh.

“Bayi tersebut sekarang masih menjalani perawatan di RSUZA Banda Aceh,” ujar Warqah.

Baca juga: Ada Enam Kasus Difteri, Dinkes Banda Aceh Berikan Vaksin kepada Siswa

Dia menyebutkan, orangtua bayi tersebut belum pernah mendapatkan imunisasi difteri dasar (DPP) usia nol sampai dengan lima tahun. Padahal, Dinas Kesehatan telah melakukan pencegahan imunisasi difteri di wilayah ring tempat tinggal bayi tersebut.

“Bayi itu belum mendapat imunisasi dasar, padahal seharusnya anak usia nol hingga lima tahun wajib mendapat imunisasi. Dengan berbagai alasan dan pertimbangan keluarga, kami tidak tahu,” jelas Warqah.

Untuk pencegahan terhadap difteri, Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh akan kembali melakukan imunisasi secara menyeluruh kepada warga di Banda Aceh mulai dari usia 4 hingga 18 tahun.

“Dari kasus baru itu, kita ketahui kesadaran warga terhadap imunisasi masih kurang sehingga nantinya kami akan melakukan imunisasi. Tidak hanya menunggu, tapi sistem menjemput bola, dan tentu harus didukung oleh semua keluarga,” tuturnya.

Baca juga: Anak Balita Lumpuh seusai Diberi Vaksin Difteri, Dokter Sebut karena Virus GBS

Kompas TV Di Medan, Sumatera Utara, Rumah Sakit Umum Pusat Adam Malik membantah tudingan lamban saat menangani pasien difteri.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria Mabuk Dihajar hingga Pingsan gara-gara Pegang Kemaluan Seorang Nenek di Jalan

Pria Mabuk Dihajar hingga Pingsan gara-gara Pegang Kemaluan Seorang Nenek di Jalan

Regional
Pasien Sembuh dari Covid-19 di Sultra Capai 2.675 Orang

Pasien Sembuh dari Covid-19 di Sultra Capai 2.675 Orang

Regional
Wakil Bupati Dompu Arifuddin Dinyatakan Positif Covid-19

Wakil Bupati Dompu Arifuddin Dinyatakan Positif Covid-19

Regional
7 Daerah di Jateng Masih Zona Merah, Ganjar Terjunkan Tim Pendampingan

7 Daerah di Jateng Masih Zona Merah, Ganjar Terjunkan Tim Pendampingan

Regional
Wali Kota Jadi Tersangka karena Arahkan Warga Pilih Paslon Tertentu di Pilkada Jambi

Wali Kota Jadi Tersangka karena Arahkan Warga Pilih Paslon Tertentu di Pilkada Jambi

Regional
Santri Jember Laporkan Gus Nur karena Dianggap Menghina NU

Santri Jember Laporkan Gus Nur karena Dianggap Menghina NU

Regional
Zona Merah Covid-19 di Jabar Tinggal 2 Daerah

Zona Merah Covid-19 di Jabar Tinggal 2 Daerah

Regional
Ganjar Sebut Klaster Pesantren Penyumbang Kasus Covid-19 Tertinggi di Jateng

Ganjar Sebut Klaster Pesantren Penyumbang Kasus Covid-19 Tertinggi di Jateng

Regional
Gubernur Banten Sesalkan Penyaluran Bantuan Presiden Tanpa Protokol Kesehatan

Gubernur Banten Sesalkan Penyaluran Bantuan Presiden Tanpa Protokol Kesehatan

Regional
Masyarakat DIY Diminta Waspadai Penularan Covid-19 di Lingkungan Keluarga

Masyarakat DIY Diminta Waspadai Penularan Covid-19 di Lingkungan Keluarga

Regional
Meski Pandemi Corona, Produksi Padi di Jatim Meningkat, Naik Dibanding Tahun Lalu

Meski Pandemi Corona, Produksi Padi di Jatim Meningkat, Naik Dibanding Tahun Lalu

Regional
Mobil Ambulans Disalahgunakan untuk Antarkan Pengantin, Dinkes Turun Tangan

Mobil Ambulans Disalahgunakan untuk Antarkan Pengantin, Dinkes Turun Tangan

Regional
Konsumen Bayar Tunai Diberi Motor Kredit, Oknum Sales Ditangkap Polisi

Konsumen Bayar Tunai Diberi Motor Kredit, Oknum Sales Ditangkap Polisi

Regional
Viral Video Calon Wali Kota Semarang Petahana Nyanyi Tanpa Masker, Ganjar: Sudah Minta Maaf

Viral Video Calon Wali Kota Semarang Petahana Nyanyi Tanpa Masker, Ganjar: Sudah Minta Maaf

Regional
Ada Lima Warga Bernama “Tuhan” Dalam DPT Pilkada Jember 2020

Ada Lima Warga Bernama “Tuhan” Dalam DPT Pilkada Jember 2020

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X