Dua Calon Wali Kota Malang Jadi Tersangka KPK, Ini Kata Tim Sukses

Kompas.com - 21/03/2018, 20:48 WIB
Wali Kota Malang M Anton saat menghadiri peresmian Kampung Biru Arema, Selasa (6/2/2018) KOMPAS.com/Andi HartikWali Kota Malang M Anton saat menghadiri peresmian Kampung Biru Arema, Selasa (6/2/2018)

MALANG, KOMPAS.com — Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) menetapkan 2 ketua dan 16 anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka, Rabu (21/3/2018), berdasarkan pengembangan kasus dugaan suap pembahasan P-APBD Tahun Anggaran 2015.

Dua di antaranya adalah calon wali kota Malang M Anton dan Yaqud Ananda Qudban atau Nanda.

Anton yang saat ini adalah calon petahana diduga memberikan hadiah atau janji kepada belasan anggota DPRD untuk pembahasan dan pengesahan P-APBD Kota Malang Tahun Anggaran 2015.

Sementara itu, Nanda yang merupakan anggota DPRD Kota Malang diduga menerima fee dari pejabat eksekutif bersama 18 anggota dan pimpinan DPRD Kota Malang lainnya.

(Baca juga: Harimau Bonita yang Misterius, Bangun Lagi Setelah Ditembak hingga Peluru Petugas yang Terus Mental)

Nanda merupakan calon Wali Kota Malang nomor urut 1 berpasangan dengan Ahmad Wanedi. Pasangan dengan tagline Menawan itu diusung Partai Hanura, PDI-P, PAN, PPP, dan didukung Partai Nasdem.

Anton merupakan calon wali kota Malang nomor urut 2 berpasangan dengan Syamsul Mahmud. Pasangan dengan tagline Asik ini diusung oleh PKB, Gerindra, dan PKS.

Satu lagi pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Malang yang tersisa adalah pasangan nomor urut 3, Sutiaji dan Sofyan Edi Jarwoko atau Sae yang diusung oleh Golkar dan Demokrat.

Sekretaris Pemenangan pasangan Anton-Syamsul, Nirianto Adnan, mengatakan, timnya akan fokus melakukan kegiatan untuk pemenangan pasangan yang didukungnya meskipun calon wali kota yang didukung menjadi tersangkan KPK.

"Kalau itu kami tetap melakukan proses kampanye. Itu tidak menggugurkan Abah (Anton) sebagai calon, kan. Secara otomatis kami tetap melakukan konsolidasi penguatan untuk memenangkan Abah Anton. Untuk masalah hukum yang dihadapi oleh Abah Anton sudah ada tim hukum untuk menangani itu," katanya.

(Baca juga: KPK Tetapkan 2 Wakil Ketua dan 16 Anggota DPRD Malang Jadi Tersangka Dugaan Suap)

Sejak menjadi tersangka, Anton belum terlihat. Rumahnya di Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur, tertutup dan dijaga sejumlah warga. Nirianto mengatakan, Anton sedang sakit karena kecapekan selama menjalani masa kampanye.

"Ada semacam kecepakan selama kampanye itu. Info yang saya depatkan," katanya.

Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

80 Boks Keran Air Stadion Jatidiri Semarang Dicuri, Kerugian Capai Rp 135 Juta

80 Boks Keran Air Stadion Jatidiri Semarang Dicuri, Kerugian Capai Rp 135 Juta

Regional
Komplotan Pencuri Material Proyek Stadion Jatidiri Semarang Ditangkap

Komplotan Pencuri Material Proyek Stadion Jatidiri Semarang Ditangkap

Regional
Pungut Sampah di Kompleks Pasar Gede Solo Bisa Dapat Kue Keranjang

Pungut Sampah di Kompleks Pasar Gede Solo Bisa Dapat Kue Keranjang

Regional
Sidang Perdana Kasus Polisi Terbakar di Cianjur Digelar, Keluarga Terdakwa Histeris

Sidang Perdana Kasus Polisi Terbakar di Cianjur Digelar, Keluarga Terdakwa Histeris

Regional
Puncak Musim Hujan Februari, Bupati Sukabumi Ingatkan Aparatnya Siaga

Puncak Musim Hujan Februari, Bupati Sukabumi Ingatkan Aparatnya Siaga

Regional
Setahun Tak Beroperasi, Garuda Indonesia Kembali Buka Penerbangan ke Baubau

Setahun Tak Beroperasi, Garuda Indonesia Kembali Buka Penerbangan ke Baubau

Regional
Tak Senang Dilirik, Pria Ini Pukuli Pengendara yang Lewat hingga Babak Belur

Tak Senang Dilirik, Pria Ini Pukuli Pengendara yang Lewat hingga Babak Belur

Regional
115 Nasabah BNI Kendari Jadi Korban Skimming

115 Nasabah BNI Kendari Jadi Korban Skimming

Regional
Pengemudi Ojek Online Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan

Pengemudi Ojek Online Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan

Regional
Satu Keluarga Dibacok Orang Tak Dikenal, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

Satu Keluarga Dibacok Orang Tak Dikenal, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

Regional
Berusaha Kabur, Bandar Judi Penculik Siswi SMA Ditembak

Berusaha Kabur, Bandar Judi Penculik Siswi SMA Ditembak

Regional
Disiksa Orangtua Kandungnya, Rizki Sering Kejang-kejang dan Teriak Kesakitan

Disiksa Orangtua Kandungnya, Rizki Sering Kejang-kejang dan Teriak Kesakitan

Regional
Mobil Lindas Pemotor di Bandung Viral, Ini Kejadian Sebenarnya

Mobil Lindas Pemotor di Bandung Viral, Ini Kejadian Sebenarnya

Regional
Agar Tetap Bernilai, Warga Diminta Jaga Keaslian Bunker Peninggalan Belanda di Klaten

Agar Tetap Bernilai, Warga Diminta Jaga Keaslian Bunker Peninggalan Belanda di Klaten

Regional
Berenang di Lubang Galian C, 4 Siswa SMP di Kudus Tewas Tenggelam

Berenang di Lubang Galian C, 4 Siswa SMP di Kudus Tewas Tenggelam

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X