Seorang Pensiunan Polisi Ditahan karena Sewakan Aset PT KAI Tanpa Izin

Kompas.com - 21/03/2018, 17:57 WIB
PT KAI Daop 6 Yogyakarta melaporkan, RMT, pensiunan polisi, atas dugaan penipuan dengan menyewakan aset milik PT KAI, Rabu (21/3/2018). KOMPAS.com/IKA FITRIANA PT KAI Daop 6 Yogyakarta melaporkan, RMT, pensiunan polisi, atas dugaan penipuan dengan menyewakan aset milik PT KAI, Rabu (21/3/2018).

MAGELANG, KOMPAS.com - PT KAI (persero) Daop 6 Yogyakarta melaporkan seseorang berinisial RMT (52), warga Jalan Magangan Kulon II, RT 3 RW 1, Kelurahan Patehan, Kraton, Yogyakarta, ke Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah atas dugaan tindak pidana menyewakan tanah aset tanpa seizin PT KAI.

Akibat perbuatan tersebut, negara mengalami kerugian lebih dari Rp 527 juta dalam kurun waktu dua tahun terakhir.

Manajer Humas PT KAI (persero) Daop 6 Yogyakarta, Eko Budiyanto, menjelaskan, pelaku telah diserahkan ke Polda Jawa Tengah dengan surat tanda terima laporan polisi STTLP/83/VI/2017SPKT tertanggal 22 Juni 2017 lalu.

Pelaku yang merupakan purnawirawan Polri itu diduga telah menarik uang sewa sejumlah aset milik PT KAI kepada warga. Bahkan, pelaku juga menerbitkan sertifikat tanah atau kekancingan versinya sendiri atas nama penyewa sebagai bukti menempati.

"Dalam melancarkan aksinya pelaku merekrut orang lain dengan surat tugas untuk melakukan pengurusan tanah yang diklaim miliknya. Kemudian, memasang plang dan menggunakan tanah milik PT KAI tanpa izin sebagai kantor pelaku," jelas Eko di kantor PNA dan Aset PT KAI Daop 6 Yogyakarta di Kota Magelang, Jawa Tengah, Rabu (21/3/2018).

Baca juga : PT KAI Daop 2 Bandung Siapkan 61.764 Kursi Setiap Hari untuk Pemudik

Adapun tanah milik PT KAI yang disewakan oleh pelaku antara lain terletak di Desa Pucung, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang. Lalu di Kecamatan Temanggung, Kabupaten Temanggung atas hak ground kaart dan tanah di Kelurahan Rejowinangun, Kecamatan Magelang Selatan, Kota Magelang.

Eko menyebut modus pelaku adalah dengan menawarkan tanah atau aset itu dengan harga yang lebih murah dibanding harga ketentuan sewa PT KAI. Sementara PT KAI sendiri memiliki ketentuan harga sewa kepada masyarakat umum sesuai dengan nilai jual objek pajak (NJOP), luasan tanah, dan pemanfaatannya.

"Pelaku telah melanggar Pasal 385 ayat 4c dan Pasal 378 KUHP tentang penipuan. Dia telah ditahan di Kejaksaan Negeri Magelang per 20 Maret 2018," tandas Eko.

Eko menambahkan, langkah hukum yang ditempuh PT KAI ini bertujuan untuk memberikan peringatan bahwa siapapun yang mencari keuntungan dengan mengaku memiliki atau berhak atas aset negara akan ditindak sesuai hukum yang berlaku. Pihaknya menjamin semua aset pemerintah yang dikelola PT KAI selalu dilaporkan secara transparan.

"Semua aset di Jawa Tengah, termasuk di Magelang, sampai Temanggung merupakan aset pemerintah yang dikelola oleh PT KAI. Siapapun orang yang mengaku memiliki atau berhak atas aset itu akan kami laporkan ke pihak berwajib," ungkapnya.

Pada kesempatan ini, Eko juga mengimbau kepada masyarakat yang merasa menjadi korban pelaku untuk melapor ke PT KAI, termasuk jika ada oknum internal PT KAI yang ikut terlibat dalam praktik sewa-menyewa secara ilegal itu.

Baca juga : Provinsi DIY Jadi Sasaran Sindikat Pencurian Uang di ATM, Polisi Ringkus 14 Pelaku

Ida Hidayati, wakil kepala PT KAI Daop 6 Yogyakarta menambahkan bahwa dengan upaya hukum ini pihaknya ingin memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan iming-iming sewa dengan harga miring oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Sejauh ini, pihaknya baru melaporkan satu orang yang dilaporkan oleh PT KAI. Namun, dia berharap tidak ada lagi oknum yang melakukan perbuatan yang sama hingga merugikan negara.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Derita Nenek Theresia, Tinggal di Gubuk Bekas Toilet Warga Tanpa Listrik

Derita Nenek Theresia, Tinggal di Gubuk Bekas Toilet Warga Tanpa Listrik

Regional
Ketika Trayek Angkot di Tasikmalaya Jadi Istilah Transaksi Narkoba

Ketika Trayek Angkot di Tasikmalaya Jadi Istilah Transaksi Narkoba

Regional
Jenazah Tersangka Teroris Abu Alfat Dimakamkan di Medan, Sang Ibu Tak Sanggup Turun dari Mobil

Jenazah Tersangka Teroris Abu Alfat Dimakamkan di Medan, Sang Ibu Tak Sanggup Turun dari Mobil

Regional
Pabrik Sepatu Hengkang ke Jateng, Penganggurann Berpotensi Naik hingga Gubernur Banten Janjikan Investasi Baru

Pabrik Sepatu Hengkang ke Jateng, Penganggurann Berpotensi Naik hingga Gubernur Banten Janjikan Investasi Baru

Regional
Franz Magnis Suseno: Negara Harus Intoleran terhadap Intoleransi

Franz Magnis Suseno: Negara Harus Intoleran terhadap Intoleransi

Regional
Fakta Sidang Suap Bupati Muara Enim: Minta Mobil Lexus, Wakil Bupati dan 22 Anggota DPRD Ikut Terlibat

Fakta Sidang Suap Bupati Muara Enim: Minta Mobil Lexus, Wakil Bupati dan 22 Anggota DPRD Ikut Terlibat

Regional
[POPULER NUSANTARA] Cerita di Balik Perjuangan Hidup Dewi | 10 Pabrik Sepatu Pilih Hengkang ke Jateng

[POPULER NUSANTARA] Cerita di Balik Perjuangan Hidup Dewi | 10 Pabrik Sepatu Pilih Hengkang ke Jateng

Regional
Korban Robohnya Aula SMKN 1 Miri Dapat Bantuan Pengobatan dari Pemkab Sragen

Korban Robohnya Aula SMKN 1 Miri Dapat Bantuan Pengobatan dari Pemkab Sragen

Regional
Waspada, 'The Silent Killer' Penurunan Muka Tanah Ancam Wilayah Semarang

Waspada, "The Silent Killer" Penurunan Muka Tanah Ancam Wilayah Semarang

Regional
Fakta Pria 70 Tahun Ditemukan Tewas di Balikpapan, Diduga Korban Pembunuhan hingga Masih Diselidiki

Fakta Pria 70 Tahun Ditemukan Tewas di Balikpapan, Diduga Korban Pembunuhan hingga Masih Diselidiki

Regional
Batal Jadi Pembicara di Seminar Sesko TNI, Menhan Prabowo Rapat Terbatas dengan Presiden

Batal Jadi Pembicara di Seminar Sesko TNI, Menhan Prabowo Rapat Terbatas dengan Presiden

Regional
Dituding Rugikan Mitra Individu, Grab dan PT TPI Jalani Sidang di KPPU Medan

Dituding Rugikan Mitra Individu, Grab dan PT TPI Jalani Sidang di KPPU Medan

Regional
Ini Reaksi Umar Patek Saat Istrinya Resmi Jadi WNI, Tanda Cinta 'Saranghae' hingga 2,5 Tahun Menunggu

Ini Reaksi Umar Patek Saat Istrinya Resmi Jadi WNI, Tanda Cinta "Saranghae" hingga 2,5 Tahun Menunggu

Regional
Akhir Perjalanan SN, Pelaku Pelemparan Sperma dan Begal Payudara di Tasikmalaya

Akhir Perjalanan SN, Pelaku Pelemparan Sperma dan Begal Payudara di Tasikmalaya

Regional
Aniaya Petugas Kebersihan, 4 Pemuda Mabuk Ditangkap

Aniaya Petugas Kebersihan, 4 Pemuda Mabuk Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X