Diduga Akan Bikin Kerusuhan, Empat Orang Pembawa Sejumlah Senjata Dibekuk Polisi

Kompas.com - 20/03/2018, 21:07 WIB
Polres Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, berhasil menangkap empat orang pelaku yang hendak membuat kerusuhan di dalam Kota Baubau. Saat ditangkap, keempat pelaku itu kedapatan membawa satu pucuk senapan angin, satu replika senjata api jenis airsoft gun, dan berbagai jenis senjata tajam yang tersimpan di dalam mobil. KOMPAS.com / DEFRIATNO NEKEPolres Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, berhasil menangkap empat orang pelaku yang hendak membuat kerusuhan di dalam Kota Baubau. Saat ditangkap, keempat pelaku itu kedapatan membawa satu pucuk senapan angin, satu replika senjata api jenis airsoft gun, dan berbagai jenis senjata tajam yang tersimpan di dalam mobil.


BAUBAU, KOMPAS.com – Polres Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, berhasil menangkap empat orang pelaku yang hendak membuat kerusuhan di dalam Kota Baubau.

Saat ditangkap, keempat pelaku yang berinisial RT, FT, GT, dan LN kedapatan membawa satu pucuk senapan angin, satu replika senjata api jenis airsoft gun, dan berbagai jenis senjata tajam yang tersimpan di dalam mobil.

“Para pelaku yang sudah kami amankan diindikasi akan melakukan penyerangan ke sebuah kelompok masyarakat tertentu yang masih dalam wilayah Kota Baubau,” kata Kasat Reskrim Polres Baubau, AKP Haris Ahmad Basuki, Selasa (20/3/2018).

Penangkapan keempat pelaku ini bermula saat polisi mendapatkan informasi bahwa terdapat satu kendaraan roda empat yang membawa berbagai senjata tajam melintas dalam Kota Baubau tanpa menggunakan pelat nomor kendaraan.


Baca juga: Gerebek Kamp Sabu di Perbatasan, Petugas Temukan Senjata Siap Tembak

Setelah dilakukan pengembangan, Polres Baubau berhasil menemukan kendaraan tersebut dan langsung mengejarnya.

“Kami berhasil mencegat kendaraan roda empat tersebut berwarna putih di daerah lorong nasional, Kecamatan Lanto, Kecamatan Batupoaro,” ujar Haris.

Polisi kemudian melakukan penggeledahan di dalam minibus tersebut dan menemukan satu pucuk senapan angin, satu replika airsoft gun, tiga bilah parang panjang, dua bilah badik, satu katapel dan busur, serta penutup kepala.

Diduga keempat pelaku tersebut merupakan pelaku kerusuhan dan tawuran di Pelabuhan Jembatan Batu Kota Baubau, Sabtu (17/3/2018).

Baca juga: Tawuran dan Bawa Senjata Tajam, Seorang Pelajar SMK di Kendal Ditangkap

“Pada saat diamankan, pengakuan dari mereka (pelaku), tidak menuju arah (tawuran) di Pelabuhan Jembatan Batu. Namun, dalam hal ini penyidik masih terus melakukan pengembangan lebih jauh terkait kaitan, kaitannya yang kemarin terjadi pada hari Sabtu,” tutur Haris.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, keempat pelaku tersebut kini diamankan di ruang tahanan Mapolres Baubau.

Keempat pelaku terancam Pasal 2 ayat 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gubernur NTT: Belum Ada Kabupaten yang Serius Urus Tanaman Kelor

Gubernur NTT: Belum Ada Kabupaten yang Serius Urus Tanaman Kelor

Regional
Longsor di Sejumlah Daerah, Tewaskan Warga Pasaman hingga Rumah di Kulon Progo Jebol

Longsor di Sejumlah Daerah, Tewaskan Warga Pasaman hingga Rumah di Kulon Progo Jebol

Regional
TKI di Hong Kong Minta Masker Melalui Medsos, Bupati Magetan Akan Kirim 20.000 Masker

TKI di Hong Kong Minta Masker Melalui Medsos, Bupati Magetan Akan Kirim 20.000 Masker

Regional
Penipuan CPNS di Kebumen, Mantan Dosen dan Pensiunan PNS Jadi Tersangka

Penipuan CPNS di Kebumen, Mantan Dosen dan Pensiunan PNS Jadi Tersangka

Regional
Ini Modus Ayah Perkosa Anak Tiri dan Keponakan di Lampung

Ini Modus Ayah Perkosa Anak Tiri dan Keponakan di Lampung

Regional
Api Muncul dari Bekas Longsoran Tanah Hebohkan Warga di NTT

Api Muncul dari Bekas Longsoran Tanah Hebohkan Warga di NTT

Regional
Lima Warga Diterjang Banjir dan Longsor di Pasaman, Satu Tewas dan Satu Hilang

Lima Warga Diterjang Banjir dan Longsor di Pasaman, Satu Tewas dan Satu Hilang

Regional
Polisi Gerebek Tambang Emas Ilegal di Sungai Melawi, Satu Penambang Ditangkap Sisanya Kabur

Polisi Gerebek Tambang Emas Ilegal di Sungai Melawi, Satu Penambang Ditangkap Sisanya Kabur

Regional
5 Fakta Penipuan Wedding Organizer di Cianjur, Tergiur Harga Murah hingga Korban Terus Bertambah

5 Fakta Penipuan Wedding Organizer di Cianjur, Tergiur Harga Murah hingga Korban Terus Bertambah

Regional
Tebing Longsor di Sukabumi, 5 Kepala Keluarga Diungsikan

Tebing Longsor di Sukabumi, 5 Kepala Keluarga Diungsikan

Regional
Dalam 4 Tahun, 81.686 Koperasi di Indonesia Dibubarkan, Ini Sebabnya

Dalam 4 Tahun, 81.686 Koperasi di Indonesia Dibubarkan, Ini Sebabnya

Regional
Riau Bakal Hadapi Kemarau Panjang, TNI Gunakan Alat Canggih Atasi Karhutla

Riau Bakal Hadapi Kemarau Panjang, TNI Gunakan Alat Canggih Atasi Karhutla

Regional
Bupati Bogor Tawarkan Liburan kepada Yusuf Sepulang dari Wuhan

Bupati Bogor Tawarkan Liburan kepada Yusuf Sepulang dari Wuhan

Regional
Bocah 2 Tahun Asal Aceh Diduga Dijual di Malaysia, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Asal Aceh Diduga Dijual di Malaysia, Ini Kronologinya

Regional
Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Tergiur Potongan Harga 50 Persen

Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Tergiur Potongan Harga 50 Persen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X