Sakit di Malaysia, TKI Nikolas Habiskan Gaji untuk Pulang ke Indonesia

Kompas.com - 20/03/2018, 06:21 WIB
Sejumlah kerabat, petugas dari BP3TKI, pengurus Rumah Pengharapan Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) dan Anggota DPRD Kabupaten TTS, menggotong jenazah Nikolaus Banunaek dari kamar jenazah RSU WZ Johannes, menuju mobil jenazah, Senin (19/3/2018). KOMPAS.com/Sigiranus Marutho BereSejumlah kerabat, petugas dari BP3TKI, pengurus Rumah Pengharapan Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) dan Anggota DPRD Kabupaten TTS, menggotong jenazah Nikolaus Banunaek dari kamar jenazah RSU WZ Johannes, menuju mobil jenazah, Senin (19/3/2018).

KUPANG, KOMPAS.com - Tenaga Kerja Indonesia ( TKI) Nikolas Banunaek, yang bekerja di Malaysia, meninggal di Rumah Sakit Umum (RSU) WZ Johannes Kupang, Nusa Tenggara Timur ( NTT), Senin (19/3/2018).

Nikolas yang berasal dari Desa Boking, Kecamatan Boking, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), NTT, meninggal setelah menjalani perawatan medis, akibat penyakit paru-paru akut atau tuberkulosis yang dideritanya.

Enny Banunaek, adik kandung Nikolas mengaku, sang kakak bekerja di perkebunan kelapa sawit Sibu, di daerah Tamoko, Malaysia.

"Januari 2018, kakak kami Yuliana Banunaek mendapat informasi dari Mama Nenabu (warga TTS yang bekerja di Malaysia) menyampaikan informasi bahwa Nikolas dalam keadaan sakit dan sementara ini ditampung dalam rumah majikan Mama Nenabu," jelas Enny kepada Kompas.com, Senin siang.


(Baca juga : Saya Dengar Abah Telah Meninggal Dieksekusi Tadi Malam di Arab Saudi... )

Mama Nenabu, lanjut Enny, kemudian meminta kepada keluarga untuk menyiapkan dana sebesar Rp 2,5 juta untuk biaya pemulangan Nikolas dari Malaysia.

"Tapi karena keluarga belum sanggup menggirimkan dana itu, awal Bulan Maret, oleh majikannya Mama Nenabu yang juga menjadi tempat terakhir Nikolas bekerja selama lima bulan, oleh majikan gaji lima bulan tersebut diambil dan digunakan untuk membiayai kepulangan Nikolas," imbuhnya.

Setelah itu, Nikolas diantar Yoyo dan Yudith ke NTT. Sebelum tiba di kampung halamannya, Nikolas sempat menjalani perawatan medis di Pontianak, Kalimantan Barat selama dua hari.

Selanjutnya diterbangkan ke Kupang dan setelah tiba pada 8 Maret 2018, Nikolas dilarikan ke rumah sakit dan dirawat hingga akhirnya meninggal.

Saat ini, jenazah Nikolas telah dibawa ke rumah duka di Desa Boking, Kecamatan Boking untuk disemayamkan.

Kompas TV Dalam video yang beredar di media sosial tampak seorang perempuan yang diduga tki terbaring lemas karena sakit.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kembali ke Rutan Kabanjahe, 167 Warga Binaan dapat Perlengkapan Mandi dan Tidur

Kembali ke Rutan Kabanjahe, 167 Warga Binaan dapat Perlengkapan Mandi dan Tidur

Regional
Warga Gunungkidul yang Tewas Terbakar Setelah Tabrak Kabel yang Menjuntai Hendak ke Pantai

Warga Gunungkidul yang Tewas Terbakar Setelah Tabrak Kabel yang Menjuntai Hendak ke Pantai

Regional
Gibran: Yang Penting Pilkada Solo Dinamis, Meriah, dan Suka Cita

Gibran: Yang Penting Pilkada Solo Dinamis, Meriah, dan Suka Cita

Regional
4 Warga di NTT Tersambar Petir, 2 Orang Tewas Seketika

4 Warga di NTT Tersambar Petir, 2 Orang Tewas Seketika

Regional
Sistem Imigrasi di Bandara Ngurah Rai Bermasalah, Petugas Data Manual

Sistem Imigrasi di Bandara Ngurah Rai Bermasalah, Petugas Data Manual

Regional
Jatuh Cinta pada Cokelat, Priscilla Jual Cokelat Rasa Rendang, Kopi, dan Kelapa

Jatuh Cinta pada Cokelat, Priscilla Jual Cokelat Rasa Rendang, Kopi, dan Kelapa

Regional
Dugaan Penyebab Remaja di Magetan Nekat Curi Motor Milik Ustaz

Dugaan Penyebab Remaja di Magetan Nekat Curi Motor Milik Ustaz

Regional
Kendalikan Inflasi, Pemprov Jabar Siap Bangun Pusat Distribusi Kebutuhan Pokok

Kendalikan Inflasi, Pemprov Jabar Siap Bangun Pusat Distribusi Kebutuhan Pokok

Regional
Diusung PDI-P, Tomy Yakin Menang di Pilkada Bulukumba, Kini Kumpulkan Dukungan Partai Lain

Diusung PDI-P, Tomy Yakin Menang di Pilkada Bulukumba, Kini Kumpulkan Dukungan Partai Lain

Regional
Presiden Jokowi Berpesan kepada Kapolda Maluku yang Baru

Presiden Jokowi Berpesan kepada Kapolda Maluku yang Baru

Regional
Ada Tugas Lain, Rektor Unnes Tak Hadiri Debat dengan Dosen yang Diduga Hina Jokowi

Ada Tugas Lain, Rektor Unnes Tak Hadiri Debat dengan Dosen yang Diduga Hina Jokowi

Regional
Gelar Pilkada, KPU Kabupaten Mojokerto Dibekali Anggaran Rp 52 Miliar

Gelar Pilkada, KPU Kabupaten Mojokerto Dibekali Anggaran Rp 52 Miliar

Regional
Kejati Babel Telusuri Kredit BRI Rp 39 Miliar yang Diduga Bermasalah

Kejati Babel Telusuri Kredit BRI Rp 39 Miliar yang Diduga Bermasalah

Regional
Perampokan dan Penyekapan di Toko Tesktil di Prabumulih Ternyata Rekayasa ART

Perampokan dan Penyekapan di Toko Tesktil di Prabumulih Ternyata Rekayasa ART

Regional
Senjata TNI Korban Helikopter MI-17 Belum Ditemukan, Polda Papua Minta Masyarakat Tak Sepelekan Imbauan

Senjata TNI Korban Helikopter MI-17 Belum Ditemukan, Polda Papua Minta Masyarakat Tak Sepelekan Imbauan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X