Pilkada Sudah Dekat, 37.793 Pemilih di Magelang Belum Rekam KTP-el

Kompas.com - 15/03/2018, 11:58 WIB
Rapat Pleno Terbuka Penetapan Daftar Pemilih Sementara Pemilihan Bupati dan Gubernur Jawa Tengah, KPU Kabupaten Magelang, di Artos Hotel, Rabu (14/3/2018). KOMPAS.com/Ika Fitriana Rapat Pleno Terbuka Penetapan Daftar Pemilih Sementara Pemilihan Bupati dan Gubernur Jawa Tengah, KPU Kabupaten Magelang, di Artos Hotel, Rabu (14/3/2018).

MAGELANG, KOMPAS.com - Sebanyak 37.793 orang pemilih potensial pada Pilkada Jawa Tengah 2018 belum melakukan rekam data untuk KTP elektronik (KTP-el). Mereka tersebar merata di 21 kecamatan di Kabupaten Magelang.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Magelang, Afiffudin, memaparkan, jumlah tersebut diperoleh dari hasil pencocokan dan penelitian (coklit) yang berakhir pada 20 Februari 2018.

"Data ini sudah kami sampaikan ke dinas terkait, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), supaya segera ditindaklanjuti karena pilkada sudah dekat," kata Afif, Kamis (15/3/2018).

Dia mengatakan, salah satu syarat warga dapat mencoblos saat pilkada, baik pemilihan bupati maupun gubernur Jawa Tengah, yaitu memiliki KTP-el atau setidaknya sudah melakukan rekam data di Disdukcapil setempat. Jika tidak maka warga akan kehilangan hak politiknya.

"Data ini terus bergerak, kemungkinan sudah semakin berkurang (jumlahnya) karena Disdukcapil sendiri juga terus bergerak melakukan rekam KTP-el," ungkap Afif.

Baca juga: Di Kabupaten Semarang, 54.000 Pemilih Tidak Memenuhi Syarat

Adapun berdasarkan hasil Rapat Pleno Penetapan Daftar Pemilih Sementara yang dilakukan Rabu (14/3/2018), tercatat ada 969.704 orang pemilih sementara. Mereka tersebar di 2.629 TPS di seluruh Kabupaten Magelang.

"Jumlah tersebut lebih banyak dari jumlah pemilih pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 lalu, yakni 959.936 orang. Peningkatan ini karena jumlah pemilih pemula juga bertambah," papar Afif.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Disdukcapil Kabupaten Magelang, M Ali Faiq, mengaku terus melakukan upaya agar perekaman data KTP-el selesai sebelum pilkada pada Juni 2018.

Pihaknya terjun langsung ke desa-desa, kecamatan, hingga ke sekolah-sekolah untuk perekaman data.

“Kami mendatangi desa, sekolahan, dan kecamatan untuk pendataan dan perekaman KTP-el. Hal agar bisa lebih cepat proses perekaman dan segera mendapatkan kepingan KTP-el,” ujar Faiq.

Baca juga: 24.521 Pemilih Surakarta Dinyatakan Tak Memenuhi Syarat

Jika sampai pada waktu pencoblosan tetapi KTP-el belum diterima, kata Faiq, maka yang bersangkutan akan diberi Surat Keterangan (Suket) sebagai pengganti KTP-el sementara. Sejauh ini, pihaknya sudah mengeluarkan Suket sebanyak 11.338 lembar.

Selain jemput bola, masyarakat di wilayah ini juga sudah sadar dengan sendirinya datang ke kantor Disdukcapil untuk mengajukan permohonan pembuatan KTP-el. Setidaknya 800 - 1.000 lembar blangko permohonan KTP-el yang disediakan selalu habis.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X