Jelang Lebaran, Pemudik Bisa Nikmati Tol Solo-Ngawi - Kompas.com

Jelang Lebaran, Pemudik Bisa Nikmati Tol Solo-Ngawi

Kompas.com - 15/03/2018, 06:21 WIB
Pintu Tol Solo Ngawi di Desa Ngasem, Boyolali, Minggu (18/6/2017)M Wismabrata/KOMPAS.com Pintu Tol Solo Ngawi di Desa Ngasem, Boyolali, Minggu (18/6/2017)


SOLO, KOMPAS.com - Menjelang Lebaran tahun ini, pemudik bisa menikmati ruas jalan tol baru Solo- Ngawi sepanjang 90 kilometer.

"Kalau Lebaran insya Allah sudah bisa dilewati dan beroperasi penuh ruas jalan tol Solo-Ngawi. Panjang ruas Solo-Ngawi sepanjang 90 km," ujar Direktur Utama PT Solo Ngawi Jaya, David Wijayatno, yang dihubungi Kompas.com, Rabu (14/3/2018) petang.

Menurut David, pembangunan ruas jalan tol Solo-Ngawi terbagi menjadi dua bagian, yakni Solo-Sragen dan Sragen-Ngawi. Ia memperkirakan ruas jalan tol Solo sampai Sragen sepanjang 35 km akhir bulan konstruksi sudah selesai.

"Kalau sudah selesai maka ruas ini pada April sudah bisa operasional," ungkap David.


Baca juga: Dikritik, Syahrini Berfoto di Bahu Jalan Tol di Surabaya Tanpa Izin

Sementara untuk ruas jalan tol Sragen-Ngawi, kata David, pihaknya terkendala pembebasan lahan offerit overpass. Setidaknya ada tujuh offerit overpass yang belum bisa bangun.

Untuk itu, SNJ mendorong PPK lahan dan BPN untuk segera menuntaskan. Bila dalam waktu dekat tuntas maka awal Mei sudah selesai kontruksinya.

"Sehingga, insya Allah sebelum puasa itu sudah bisa beroperasi," tutur David.

Untuk jumlah gerbang tol ruas tol Solo-Ngawi direncanakan delapan gerbang, tetapi pengerjaannya dilakukan bertahap.

Tahap pertama, kata David, jumlahnya lima gerbang mulai dari Ngasem-Kartasura, Klodran, Karanganyar, Sragen, hingga Ngawi. Tahap selanjutnya akan dibuka gerbang lagi di Bandara Adi Soemarmo dan Jalan Solo Purwodadi, tepatnya di Gondangrejo.

Baca juga: Akhir Maret, Tol Ngawi-Kertosono Beroperasi

Terakhir, ujar David, muncul usulan dari Pemkab Sragen yang sudah disetujui menteri PU untuk pembukaan gerbang tol di Sragen Timur, tepatnya di Sambung Macan.

"Jadi totalnya ada delapan gerbang tol ruas jalan tol Solo-Ngawi," ungkap David.

Sementara jumlah rest area, David menjelaskan, terdapat delapan rest area. Delapan rest area itu terbagi empat, dari arah Solo Ngawi dan sisanya dari arah Ngawi ke Solo.

"Delapan ini empat tipe besar dan sisanya kecil. Rest area yang besar memiliki fasilitas SPBU," jelas David.

David menambahkan, sesuai perencanaan, semestinya pada Januari 2018 sudah selesai dan bisa dioperasikan. Lantaran lahan belum siap, maka penyelesaiannya mundur.

Ditanya soal anggaran yang dibutuhkan, David menjelaskan, total investasi pembangunan ruas tol Solo-Ngawi sekitar Rp 11 triliun. Anggaran itu termasuk untuk pembangunan ruas jalan tol Kartasura-Salatiga sudah 50 persen selesai konstruksinya.


Terkini Lainnya


Close Ads X