Diduga Cemarkan Nama Baik, Fahri Hamzah Dilaporkan PKS NTB ke Polisi

Kompas.com - 14/03/2018, 23:09 WIB
Ketua DPW PKS NTB, Abdul Adi besama sejumlah DPD PKS se-NTB melaprkan Fahri Hamzah ke Polda NTB atas pencemaran nama baik dan pelanggaran UU ITE, Rabu sore (14/3/2018).KOMPAS.com/Fitri Ketua DPW PKS NTB, Abdul Adi besama sejumlah DPD PKS se-NTB melaprkan Fahri Hamzah ke Polda NTB atas pencemaran nama baik dan pelanggaran UU ITE, Rabu sore (14/3/2018).

MATARAM, KOMPAS.com - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera ( PKS) Nusa Tenggara Barat ( NTB) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS se-NTB, melaporkan Fahri Hamzah ke Direktorat Kriminal Khusus (Direskrimsus) Cyber Crime Polda NTB, Rabu (14/3/2018).

Fahri diduga mencemarkan nama baik PKS. Fahri dituduh telah menyebarkan informasi menyesatkan melalui media elektronik, online, dan media sosial tentang PKS yang mengatakan anggota PKS dihalalkan melakukan tindak kejahatan asalkan tetap taat pada pimpinan partai.

Pernyataan Fahri Hamzah yang merupakan anggota DPR RI Dapil Sumbawa ini, menuai protes keras dari seluruh anggota dan kader serta simpatisan PKS, termasuk DPW PKS.

Pimpinan DPW PKS NTB, Abul Hadi bersama sejumlah pimpinan DPD PKS se-NTB, bersama-sama melaporkan Fahri Hamzah.


“Kami atas nama DPW PKS se-NTB, hari ini bersama-sama melaporkan saudara Fahri Hamzah ke Polda NTB, atas pernyataannya yang sangat menyinggung kami sebagai pengurus dan kader PKS se-NTB. Terlebih lagi Fahri adalah Dapil Pulau Sumbawa,” ungkap Hadi.

(Baca juga : Polisi Masih Selidiki Kasus Dugaan Penyebaran Hoaks oleh Fahri Hamzah dan Fadli Zon )

Mereka, sambung Hadi, bersepakat mengambil tindakan tegas terhadap Fahri Hamzah yang diduga melanggar UU Informasi dan Transaksi Elektronik serta pencemaran nama baik atau fitnah tehadap PKS atas pernyataannya di media elektronik, online, dan medsos.

“Dari 11 media online yang kami dapatkan, Fahri mengatakan kader PKS boleh melakukan tindak kejahatan apapun selama taat pada pimpinan dia tidak akan dipecat, hanya yang kritis saja yang dipecat, kira kira begitu bahasanya," tuturnya.

"Sebagai kader PKS dan PKS sebagai institusi merasa dirugikan. Bahwa partai kami sebagai partai Islam dibahasakan boleh melakukan semua tindak kejahatan ya, asal dia taat pada pimpinan partai, sungguh sangat jauh dari nilai-nilai yang ada pada partai kami,” tambahnya.

Laporan DPW PKS NTB dan DPD PKS se-NTB langsung diterima penyidik Cyber Crime Direskrimsus Polda NTB. 

Wadireskrimsus Polda NTB, AKBP I Gusti Putu Gede Ekawana Prasta mengaku telah menerima laporan PKS terhadap Fahri Hamzah. Pihaknya akan mendalami laporan terkait dugaan tindak pidana UU ITE itu.

“Kami sudah menerima laporan tersebut, berikut bukti-bukti yang mereka sertakan. Copy-an berita dari 11 media yang mereka nilai telah mencemarkan nama baik PKS, kutipan wawancara dan bukti-bukti lainnya, nanti kami akan pelajari," ungkapnya. 

(Baca juga : Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Ini Kata Fahri Hamzah )

Mengenai kemungkinan pemanggilan Fahri Hamzah ke Polda NTB, Ekawana mengaku akan melakukan klarifikasi terlebih dahulu baru dilakukan tindakan lanjutan.

Selain tudingan melakukan fitnah dan pencemaran nama baik dengan dugaan melanggar UU ITE, Fahri juga dilaporkan telah melakukan pencemaran nama baik dengan mengatasnamakan kader PKS yang melaporkan Presiden PKS, Sohibul Iman ke Polda Metro Jaya, 8 Maret lalu.



Terkini Lainnya

Seorang Ibu Rumah Tangga Tewas di Teras Rumah, Diduga Korban Perampokan

Seorang Ibu Rumah Tangga Tewas di Teras Rumah, Diduga Korban Perampokan

Regional
Dianggap Banyak Kecurangan, Massa Usul tes Urine untuk Komisioner KPU dan Bawaslu

Dianggap Banyak Kecurangan, Massa Usul tes Urine untuk Komisioner KPU dan Bawaslu

Regional
Asyik Ngopi di Halaman Rumah, Seorang Warga Diserang Harimau

Asyik Ngopi di Halaman Rumah, Seorang Warga Diserang Harimau

Regional
Terkait Tewasnya Anggota TNI, Polres Jayapura Kota Tetapkan Tiga Tersangka

Terkait Tewasnya Anggota TNI, Polres Jayapura Kota Tetapkan Tiga Tersangka

Regional
Selama Masa Lebaran, Peserta BPJS Kesehatan Bebas Berobat di Mana Saja

Selama Masa Lebaran, Peserta BPJS Kesehatan Bebas Berobat di Mana Saja

Regional
Di Aceh, Kereta Perintis Jadi Wisata Transportasi untuk Anak

Di Aceh, Kereta Perintis Jadi Wisata Transportasi untuk Anak

Regional
22 Titik Jalur Mudik Rawan Macet di Jatim, 6 Titik Ada di Tol

22 Titik Jalur Mudik Rawan Macet di Jatim, 6 Titik Ada di Tol

Regional
Rumah Sakit Jiwa Bengkulu Benarkan Rawat Pasien Stres karena Pemilu

Rumah Sakit Jiwa Bengkulu Benarkan Rawat Pasien Stres karena Pemilu

Regional
7 Fakta Siswa Tak Lulus Karena Kritisi Kepsek, Ingin Kuliah Hukum hingga Berpelukan dengan Kepsek

7 Fakta Siswa Tak Lulus Karena Kritisi Kepsek, Ingin Kuliah Hukum hingga Berpelukan dengan Kepsek

Regional
Begal di Jalur Mudik Aceh-Medan Libatkan Siswa SMA

Begal di Jalur Mudik Aceh-Medan Libatkan Siswa SMA

Regional
Antraks di Gunungkidul Yogyakarta Belum Menular ke Manusia

Antraks di Gunungkidul Yogyakarta Belum Menular ke Manusia

Regional
Melaut untuk Belikan Baju Lebaran Anak Istri, Nelayan Ini Hilang Terseret Gelombang

Melaut untuk Belikan Baju Lebaran Anak Istri, Nelayan Ini Hilang Terseret Gelombang

Regional
Seragam Mirip TNI Diamankan dari Lokasi Perusakan Kantor Polsek di Sampang

Seragam Mirip TNI Diamankan dari Lokasi Perusakan Kantor Polsek di Sampang

Regional
 Sebarkan Ujaran Kebencian Kepada Kepala Negara, PNS di Aceh Ditangkap

Sebarkan Ujaran Kebencian Kepada Kepala Negara, PNS di Aceh Ditangkap

Regional
Sempat Meroket, Harga Cabai Rawit di Timika Kembali Turun

Sempat Meroket, Harga Cabai Rawit di Timika Kembali Turun

Regional

Close Ads X